Review Of The Expendables 3

Review Of The Expendables 3

Review Of The Expendables 3 – With the success of the last two series, the studio continues its film series by launching The Expendables 3 on August 2014. The Expendables 3 is created by American screenwriter Creighton Rothenberger and Katrin Benedikt. Even though the leaking action surrounds the existence of this series, this film still offers great story to see.

– The Cast
From the last two series, fans understand and perceive that this film offers great action from many legendary action actors. The viewers can still see the action of Sylvester Stallone, Jason Statham, and Arnold Schwarzenegger. The expendables series always brings something new and amuse the viewers with fresh action actors. In the third sequel, the spectators see the actions of Harrison Ford, Antonio Banderras, Mel Gibson and Wesley Snipes. Sadly, Jet Li are no longer exist in this sequel. Do not worry, with the new ôfreshmanö in the fourth sequel, the viewer will not disappointment with their action. Moreover, you are amazed with how they perform or act in the movie.

The Expendables 3

– The Plot
The story begins when the Ross, CIA agents, asks the team to accomplish the mission on capturing the Stonebanks in Romania. In captured attempts, the team and Ross nearly capture him in a building where Stonebanks and arms buyer Goran Vata do illegal weapon business. However, he can run away and explain to the Ross why he betray the team.

Finally, Ross can kill the Stonebanks by his own-hand. Ross can shot the Stonebank after they have evenly matched fight. Stonebanks are late to reach the weapon after they engage in hand-to-hand combat. Regardless the leaking action, there are so many fans find information from https://speedbet77.com, and The Expendables 3 is a great movie and it offers similar quality of action movie. You will be amazed and miss how Wisly Snipes, the Doctor Death, use the knives skilfully.

Para Aktor Ternama yang Terlibat dalam Film The Expendables
Blog Expendables News

Para Aktor Ternama yang Terlibat dalam Film The Expendables

Para Aktor Ternama yang Terlibat dalam Film The Expendables – Amerika Serikat merupakan salah satu negara penghasil film yang karyanya tersebar ke seluruh dunia. Salah satu film yang mendapatkan banyak perhatian dunia adalah The Expendables. Film dengan genre esemble thriller ini berada di posisi atas Box Office, Rotten Tomatoes dan IMDb. Sylvester Stallon adalah salah satu aktor ternama yang mendukung film asal Amerika ini. Tidak yang berperan sebagai tokoh utama, ia juga berperan sebagai sutradara. Yang lebih mengejutkan lagi, Sylvester Stallon juga bertindak sebagai penulis naskah. Di dalam film, ia merupakan pemimpin dari kelompok tentara bayaran. Di dalam film, ia bertindak sebagai Barney Rose. Semua misi berbahaya yang diterima oleh tentara bayaran dikepalai oleh Barney Rose.

Theexpendablesmovie – Film yang berdurasi selama 103 menit ini bercerita mengenai kelompok tentara bayaran yang harus menjalankan misinya. Setiap misi yang mereka jalankan merupakan misi yang berbahaya. Untuk menghadapi misinya, setiap anggota kelompok harus memiliki kemampuan yang baik. Jason Statham yang berperan sebagai Lee Cristmas merupakan tentara yang sangat baik dalam memainkan pisau. Jet Li sebagai Yin Yang sangat pandai melakukan aksi bela diri dan sosok Gunner Jensen yang diperankan oleh Dolph Lundgren merupakan ahli menembak. Misi utama yang ada di dalam film adalah menjatuhkan Jenderal Garza. Sebelum mendapatkan misi tersebut, Barney Rose telah bertemu dengan Trench Mauser dan Mr. Church. Trench Mauser merupakan tokoh yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger sedangkan Mr. Church diperankan oleh Bruce Willis. Misi kemudian diberikan oleh Mr. Cruch karena alasan Trench Mauser yang memiliki beberapa urusan. Setelah mendapatkan misi, Barney Rose akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pulau Vilena bersama Lee Christmast. Sosok Lee sendiri diperankan oleh Jason Statham.

Para Aktor Ternama yang Terlibat dalam Film The Expendables

Selama perjalanan menuju Pulau Vilena, mereka bertemu dengan seorang gadis bernama Sandra. Ia merupakan pemberi informasi sekaligus merupakan anak dari Jenderal Garza. Masalah di dalam film semakin seru setelah kelompok tentara bayaran ini mengetahui bahwa sang jenderal mendapatkan dukungan yang kuat dari mantan agen CIA. Eric Roberts merupakan aktor yang berperan sebagai James Munroe, sang mantan agen CIA. Di dalam film The Expendables, Jika diperhatikan dengan seksama, ada banyak aktor ternama yang memerankan tokoh penting di dalam film. Dolph Lundgren, Randy Couture, Terry Crews dan Jet Li merupakan nama tokoh ternama lainnya yang terlibat di dalam film. Aktor ternama lainnya juga dapat ditemukan pada sekual ketiga dari film The Expendables. Aktor tambahan yang memerankan tokoh di dalam film antara lain Antonio Banderas, Wesley Snipes, Kelsey Grammer, Mel Bibson, Randy Couture, Harrison Ford, Kellan Lutz, Robert Navi, Victor Ortiz, Ronda Rousey dan Glen Powell.

Baca juga : Alur Cerita Film Asal Amerika Serikat, The Expendables

Di sekuel ketiga ini, tentara bayaran pimpinan Barney Rose harus memecahkan masalah perdagangan senjata ilegal. Yang tidak disangka-sangka, tersangka dari perdagangan senjata merupakan bekas pimpinan tentara bayaran, Barney dan kawan-kawan harus kalah pada sebuah baku tembak. Meskipun kalah, tentara bayaran ini berusaha dengan keras untuk menangkap para tersangka. Misi baru yang diterima oleh tentara bayaran adalah untuk membebaskan Doctor Death yang dipenjara di penjara militer. Selama melakukan penyelidikan, Barney menemukan keterlibatan Conrads Stonebanks dalam melakukan transaksi senjata. Conrads yang disangka telah tewas justu ditemukan masih hidup dan berperan sebagai otak perdagangan senjata ilegal. Pengetahuan Conrads akan kelompok Expendables membuat Barney dan kawan-kawan kesulitan untuk mengatasinya.

Alur Cerita Film Asal Amerika Serikat, The Expendables
Blog Expendables News

Alur Cerita Film Asal Amerika Serikat, The Expendables

Alur Cerita Film Asal Amerika Serikat, The Expendables – Siapa sih yang tidak tertarik untuk menonton film yang para pemainnya merupakan bintang ternama? Jika Anda ingin menemukan aktor ternama dalam satu film, Anda dapat menyaksikan film The Expendables. Film yang berasal dari Amerika ini dibintangi oleh banyak aktor papan atas, seperti Sylvester Stallone, Jet Li, Dolph Lundgren dan Jason Statham. Anda juga dapat menemukan sosok Arnold Schwarzenegger dan Bruce Willis di dalam film. Kedua sosok ternama tersebut merupakan cameo di dalam film. Bruce Wills memerankan tokoh Mr Church yang memberikan misi kepada Barney Rose untuk menggulingkan Jenderal Garza. Sedangkan Arnold Schwarzenegger memerankan sosok Trench Mauser, rival dari Barney Rose. Sylvester tidak hanya berperan sebagai aktor utama saja di dalam film melainkan sebagai sutradara dan melibatkan diri dalam penulisan naskah film. Film yang rilis tahun 2010 ini merupakan film dengan genre esemble thriller.

The Expendables mengisahkan cerita kehidupan sekelompok tentara bayaran kelas atas. Karena merupakan tentara elit, setiap anggotanya memiliki kemampuan yang sangat luar biasa. Ada yang piawai dalam memainkan pisau, ahli olahraga bela diri, spesialis alat berat, penghancur dan penembak jitu. Mereka mengemban misi yang berbahaya, yakni menjatuhkan Jenderal Garza. Jenderal tersebut dikenal sebagai diktator yang menghuni Pantai Vilena. Film yang menjadi kesempatan para aktor ternama reuni ini mendapatkan respon yang sangat baik dari para penikmat film. Selain iMDb dan Rotten Tomatoes, The Expendabales juga cemerlang di Box Office. Di dalam film, kelompok bayaran yang dipimpin oleh Barney Rose berhasil menyelesaikan misi untuk menyelamatkan sandera yang ditahan oleh bajak laut Somalia. Selesai menyelesaikan misi tersebut, tentara mendapatkan tugas baru. Misi baru tersebut mengharuskan tentara bayaran pergi ke Pulau Vilena untuk menghancurkan kediktator Jenderal Garza.

Alur Cerita Film Asal Amerika Serikat, The Expendables

Sang pemimpin tentara bayaran bertemu dengan Mr. Church dan Trench Mauser yang merupakan rivalnya. Mr. Church ini menawarkan misi berat untuk memberantas Jenderal Garza. Trench Mauser yang mengaku sibuk untuk melakukan beberapa hal menyarankan Church untuk memberikan misi kepada Barney Rose. Akibatnya, Barney dan Lee Christmas langsung pergi ke Pulau Vilena. Sampai di pulau, mereka bertemu dengan seorang pemberi informasi yang bernama Sandra. Informan tersebut ternyata merupakan anak dari Jenderal Garza. Setelah diperiksa dengan lebih dalam, keberanian Jenderal Garza dalam bertindak dipengaruhi oleh sosok pendukung yang kuat. Pendukung Jenderal Garza merupakan mantan anggota CIA yang bernama James Munroe. Sosok mantan anggota CIA tersebut diperankan oleh Eric Roberts.

Theexpendablesmovie – Selama rilis, The Expendables berhasil mendapatkan perhatian banyak orang. Tingginya antusias masyarakat akan film yang berasal dari Amerika ini, muncul sekuel film yang dikenalkan pada tahun 2012. Serupa dengan film pertama, Sylvester Stallone turut berpartisipasi menulis alur cerita film. Selain aktor ternama ini, Richard Wenk juga berperan sebagai penulis di dalam film. Sekuel kedua dari film The Expendables mengisahkan aksi balas dendam yang ditujukan kepada tentara bayaran saingan . Tidak hanya melakukan pembunuhan, tentara saingian tersebut juga melakukan ancaman kepada dunia dengan memanfaatkan senjata mematikan. Tentara bayaran pimpinan Barney Rose menyelamatkan Trench, sosok tentara saingan sang pemimpin. Belakangan, Barney mendapatkan paksaan untuk menerima tugas dari Mr Church. Mereka harus menemukan barang yang berasal dari bangkai pesawat yang terjatuh di Albania. Sayangnya, mereka harus ditangkap oleh tentara bayaran lainnya yang sebelumnya telah menangkap Billy.

Mengenal Pemain Film the expendable Hale Caesar Atau Terry Crews
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Pemain Film the expendable Hale Caesar Atau Terry Crews

www.theexpendablesmovie.netMengenal Pemain Film the expendable Hale Caesar Atau Terry Crews. Terrence Alan Crews (lahir 30 Juli 1968) adalah seorang aktor Amerika, komedian, aktivis, artis, binaragawan dan mantan pemain sepak bola profesional. Cruise memainkan Julius Rock dalam komedi situasi UPN / CW, dan semua orang membenci Chris. Dia menjadi pembawa acara versi Amerika dari acara permainan “Who Wants to Be a Millionaire” dan menampilkan serial realitas BET “Anggota Keluarga”. Dia telah membintangi film seperti “Next Friday” (2002), “White Chicks” (2004), “Despotism” (2006), “Mixed Blood” (2014) dan serial “The Expendables”. Sejak 2013, dia berperan sebagai Letnan Terry Jeffords di sitkom Brooklyn Nine-Nine.

Setelah berpartisipasi dalam peran yang sama dalam serial spin-off “America’s Got Talent: The Champions”, ia mulai menjadi pembawa acara “Got Talent” Amerika pada tahun 2019. Di National Football League (NFL) Los Angeles Rams, San Diego Chargers dan Washington Redskins, serta di World American Football League (WLAF) di Rhine Fire dan sepak bola perguruan tinggi di Michigan Barat, para pemain ini telah bermain Universitas bek dan gelandang.

Baca Juga: Mengenal Pemian Film The Expendable toll road Atau Randy couture

Cruise adalah seorang advokat terbuka untuk hak-hak perempuan dan aktivis melawan diskriminasi gender. Dia berbagi cerita tentang keluarganya yang dilecehkan oleh ayahnya yang kejam. Dia dinobatkan sebagai Person of the Year 2017 karena mengumumkan kisah pelecehan seksual kepada publik.

Kehidupan awal dan pendidikan

Terrence Alan Crews lahir pada tanggal 30 Juli 1968 di Flint, Michigan, anak dari Patricia dan Terry Crews. Dia dibesarkan dalam keluarga Kristen yang ketat di Flint, terutama oleh ibunya. Ayahnya adalah seorang pecandu alkohol dan pemarah bagi ibunya. Para kru mengambil seruling dari nenek buyutnya dan mengikuti kelas selama delapan tahun.
Setelah memperoleh ijazah sekolah menengah atas dari Flint Southwestern, ia menerima beasiswa seni yang disponsori Chrysler di Interlochen Art Center di Interlochen, Michigan, dan kemudian beasiswa Art Excellence dan beasiswa olahraga penuh waktu sepak bola di Western Michigan University di Amerika Serikat . Kalamazoo, Michigan. Sebagai garis pertahanan terakhir untuk WMU Broncos, Cruise memenangkan All-Conference Award dan memenangkan American Conference Championship 1988.

Karier sepak bola

Awaknya dipilih oleh Los Angeles Rams pada putaran ke-11 uji coba NFL 1991. Karirnya meliputi Rams (6 game), Green Bay Packers (tanpa game), San Diego Chargers (10 game), dan Washington Reds. People (16 game) dan Philadelphia Eagles (tanpa game). Dia juga bermain untuk Rhein Fire dari American Football World League (kemudian menjadi NFL Europa) di musim 1995. Cruise sering memotong dari daftar dan sering menerima komisi potret dari rekan satu timnya untuk menambah pendapatan sepak bola.

Karir akting

Setelah pensiun dari National Football League (NFL) pada tahun 1997, Crews pindah ke Los Angeles untuk mengejar karir akting. Dia memiliki ambisi jangka panjang untuk bekerja di industri film, tetapi sebelumnya, dia tidak memiliki rencana untuk mengejar akting dan hanya ingin berpartisipasi di dalamnya. Setahun lalu, dia ikut menulis dan ikut memproduksi film fitur independen “Young Boys Incorporated” (Young Boys Incorporated). Film ini adalah pengambilan gambar produk swadaya di Detroit dengan informasi anti-narkoba, Film ini didasarkan pada pengamatan dirinya, teman dan keluarganya. Meskipun menggambarkannya sebagai film yang “buruk”, dia berhutang pengalamannya pada pengalaman yang membuatnya tertarik pada industri film.

Pada tahun 1999, Cruise mengikuti audisi untuk peran seorang atlet karakter (dikenal sebagai “Warrior”) di acara permainan bersama “Battlefield Dome”, yang menjadi peran akting pertamanya. Dia bermain untuk T-Money selama dua musim sampai dia dibatalkan pada tahun 2001. Proses audisi dan kesempatan untuk tampil di depan penonton membuatnya sadar bahwa ia ingin mengejar karirnya. Namun, dia tidak menemukan pekerjaan agen lain dalam dua tahun ke depan.
Kemudian muncul fenomena yang muncul dalam iklan seperti rempah-rempah kuno, film dan video musik.

Peran terobosannya adalah pada hari Jumat setelah “Next Next”, di mana ia berubah dari seorang rapper menjadi aktor Ice Cube sebagai pemerannya. Cruise sebelumnya menjabat sebagai penjaga keamanan di tempat kejadian. Dia tidak pernah berpartisipasi dalam kelas akting, tetapi malah bertanya pada dirinya sendiri apa yang diinginkan penonton, dan dia yakin ini akan membuatnya sukses pada akhirnya. Sekarang, dia percaya bahwa akting adalah bakatnya.Meski pekerjaan memiliki persyaratan fisik yang berat, dia tidak ingin mengejar karir lain.
Berdasarkan penampilannya dalam “White Chicken” (2004), Adam Sandler (Adam Sandler) mengubah peran dalam “The Longest Yard” (2005) oleh Crews (Crews)) Audition, film ini memainkan peran lain.

Dia memainkan peran Julius Rock dan merupakan ayah dari semua orang yang membenci sitkom Chris ‘UPN / CW, yang membuat Cruise mendapatkan pengakuan publik yang luas, dan serial tersebut disiarkan dari 2005 hingga 2009 Dari empat musim. Sejak itu, Cruise tampil di sitkom TBS “Are We There?” “Sebagai peran utama dari suami dan ayahnya Nick Kingston-Persons (Nick Kingston-Persons), acara tersebut telah disiarkan selama tiga perempat sejak 2010, dan juga menjabat sebagai Departemen Kepolisian New York (dari musim ke-7, Letnan) Terry Jeffords Fox / NBC Brooklyn Nine-Nine, tayang perdana pada 2013.

Kru utamanya muncul dalam peran komedi, seperti Presiden Camacho di era kerah putih, tetapi kemudian dia mencapai kesuksesan dalam peran aksi. Pertama, dia memainkan peran Hale Caesar dalam film “The Expendables”, yang membuatnya muncul untuk pertama kali. Dalam sekuel film. Meskipun Cruise telah mempertahankan fisik yang sporty sepanjang karirnya, Cruise telah menghindari pemeran pahlawan aksi berotot, dan mencapai poin penting dengan menggunakan kontras antara komedi kompleks dari peran komedi dan kesuksesan bentuk tubuh masyarakat umum. Bahkan menertawakan stereotipe binaragawan yang terobsesi dengan olahraga. Kontras ini juga menyebabkan pekerjaan yang sedang berlangsung menjadi bagian dari berbagai iklan TV Old Spice yang menarik.

Dia telah meminjamkan suaranya ke perusahaan animasi seperti American Dad! Cloudy dan peluang untuk bakso 2. Dia menemukan bahwa dia menyukai pekerjaan itu dan mencari lebih banyak, dan puas dengan bagaimana membawa hasratnya ke dalam animasi. Dari 2010 hingga 2011, Crews membintangi serial realitasnya sendiri tentang BET, “Family Cruise”. Itu berlangsung selama dua musim. Dari 2014 hingga 2015, ia menjadi pembawa acara permainan sindikat “Who Wants to Be a Millionaire”. Dia juga menjadi pembawa acara pemutaran Netflix’s Ultimate Beastmaster di AS.

Dalam delapan musim, dia berperan sebagai Letnan Polisi Terry Jeffers di Brooklyn 99. Pada Juni 2020, dia mengatakan kepada wartawan bahwa serial tersebut memutuskan untuk tidak memfilmkan plot dari empat rencana ini karena “ketidakadilan rasial setelah polisi membunuh George Floyd”.

Musim kesembilan dari seri tersebut belum diperbarui. Pada awal 2021, Cruise membuat komentar ini: “Saya merasa sedih karena ini akan segera berakhir, tetapi saya sangat senang memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari hal yang begitu istimewa.”
Cruise mengutip banyak kesamaan antara performa dan sepak bola profesional, termasuk struktur dan ekspektasi, yang membantunya bertransisi di antara dua profesi tersebut.

Dia yakin Reginald Hubbard (Reginald Hubbard) memberinya bimbingan di awal karirnya di industri film.
Pada Juni 2017, ia diperankan oleh komedi sci-fi “Sorry to Bother You” (Sorry to Bother You). Film ini dirilis di bioskop pada 6 Juli 2018. Juga pada tahun 2018, ia muncul di film superhero Deadpool 2 sebagai Bedlam.

Cruise juga membintangi video lagu Brittany Howard tahun 2019 “Stay High” di mana dia menyelaraskan vokalnya.

Karya seni

Ilustrasi dan potret

Pekerjaan artistik pertama Cruise adalah sebagai pelukis sketsa pengadilan di Flint, Michigan. Sebelum mendapat beasiswa olah raga, ia mendapat beasiswa seni dari universitas. Dia kemudian bekerja sebagai pelukis sketsa pengadilan di WJRT. Selama karir sepak bolanya, Cruise menambah penghasilannya dengan membuat potret pemain. Terkadang ini adalah penghasilan utama keluarga, biasanya menghasilkan $ 5.000 dalam dua bulan komisi. Karyanya mencakup serangkaian cetakan yang dilisensikan oleh NFL. Dia percaya bahwa sisi imajinatifnya telah ditransfer ke pekerjaan penampilannya.

rancangan

Kru dan perancang busana Nana Boateng adalah salah satu pendiri perusahaan desain Amin & Amin. Koleksi pertama mereka adalah satu set furnitur dan lampu yang dirancang oleh Ini Archibong. kehidupan pribadi

Awak menikahi Rebecca King pada 29 Juli 1989. Mereka memiliki 5 anak dan 1 cucu. Dia adalah seorang Kristen yang taat.Pada tahun 2014, Cruise merilis otobiografinya “Macho: How to be a better man or live with one person.” Dalam bukunya, Cruise merinci kecanduan pornografi jangka panjangnya, yang secara serius memengaruhi pernikahan dan hidupnya, tetapi ia mengatasi kecanduan ini sekitar tahun 2009 dan 2010 setelah menerima rehabilitasi. Sejak itu, ia berperan aktif dalam mengungkapkan status dan pengaruhnya, termasuk memposting di Facebook dalam “Serial Rahasia Kecil Kotor”. Cruise sangat menyukai pengembangan pribadi, dan buku favoritnya adalah “The Master Key System” oleh Charles F. Haanel.

Baca Juga: Review Film Thor Yang Berperan Penting Sebagai dewa Kuno

“Saya telah membaca ratusan buku pengembangan pribadi, tetapi buku ini dengan jelas menunjukkan kepada saya bagaimana memvisualisasikan, merefleksikan, dan fokus pada apa yang sebenarnya saya inginkan. Ini mengungkapkan kepada saya bahwa kita hanya akan mendapatkan apa yang paling kita inginkan. Hal-hal, dan kemudian gunakan diri Anda untuk fokus pada tujuan, tugas atau proyek. Untuk “memiliki” Anda harus “melakukan”, dan untuk “melakukan” Anda harus “melakukan” -prosesnya segera … Saya juga dapat membacanya sekali sebulan, Untuk membuat saya visi jelas.

Serangan seksual

Pada 10 Oktober 2017, setelah banyak aktris Hollywood mengumumkan kisah pelecehan seksual dan pelecehan seksual produser film Harvey Weinstein, Cruise mengungkapkan bahwa eksekutif pria Hollywood pernah memerankannya di sebuah pesta pada 2016. Meraba-raba, tetapi dia tidak melaporkannya. Khawatir tentang pembalasan. Belakangan terungkap bahwa “eksekutif senior” adalah Adam Venit, kepala departemen film dari perusahaan bakat William Morris Endeavour (WME).

Karena perannya dalam mengajukan tuduhan pelecehan seksual, Cruise dinobatkan sebagai salah satu “silent disruptors” dari penghargaan “Person of the Year” 2017. Venit diturunkan pangkatnya dan kembali bekerja setelah diskors selama sebulan. Sebagai tanggapan, Cruise berkata: “Seseorang mendapat izin.”

Para kru menggugat Venit dan WME atas pelecehan seksual. Beberapa saksi mata mengatakan bahwa Vinite mabuk, menganggap meraba-raba sebagai “permainan kasar”, dan meminta maaf kepada Cruise keesokan harinya. WME menanggapi gugatan tersebut, dengan alasan bahwa tanggapan mereka terhadap klaim Crews “cepat dan serius”. Pada Maret 2018, jaksa penuntut memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan apa pun terhadap Venit. Kejaksaan Kota mengumumkan bahwa undang-undang pembatasan untuk menuntut Venit telah berakhir karena insiden tersebut terjadi pada Februari 2016 dan Crews tidak melaporkan masalah tersebut hingga November 2017.

Terry Crews mengatakan bahwa setelah produser membalas tuduhan pelecehan seksual, dia tidak akan masuk ke “Expendables 4”

Oktober lalu, Terry Crews membagikan pengalamannya tentang pelecehan seksual di industri musik di Twitter. NFL berubah dari seorang atlet menjadi aktor. Seri 16 bagian tersebut mengungkapkan bahwa ia diraba-raba oleh para eksekutif Hollywood di sebuah acara yang diadakan di Los Angeles pada tahun 2016. Cruise menulis pada saat itu: “Istri saya (dan) saya berada di pertunjukan Hollywood tahun lalu, dan seorang eksekutif senior Hollywood mendatangi saya dan menyentuh alat kelamin saya.” ?! ‘Istri saya melihat semuanya, dan kami memandangnya seperti dia gila.

Dia hanya tersenyum seperti bajingan. ”

Sebulan kemudian, tersangka penyerang Cruise ditemukan adalah Agen William Morris Endevo Adam Venett, yang ditarik dari agen berkemampuan tinggi ini saat mereka menyelidiki klaim tersebut. Belakangan minggu itu, Cruise mengirimkan laporan polisi tentang insiden tersebut. Ketika Kantor Kejaksaan Kota Los Angeles menolak untuk menuntut karena insiden tersebut melebihi undang-undang batasan, Cruise memilih untuk menuntut agensi dan WME, yang terakhir di After WME kembali ke WME . Suspensi ke-30. Sejak Cruise memecahkan ceritanya, dia telah mengakui bahwa dia adalah korban dari seorang peretas potensial dan berada di bawah tekanan yang meningkat untuk menarik penuntutan terhadap Venit.

Pagi ini, aktor tersebut bersaksi di depan Komite Kehakiman Senat dan menceritakan pengalamannya, yang dengan jelas menunjukkan pengaruhnya terhadap tuduhan tersebut. Di satu sisi, dia tidak akan muncul di The Expendables 4, yang menurut aktor itu karena balas dendam produser Avi Lerner atas kasus Vinnett yang sedang berlangsung.

Pada bulan Februari, Cruise kembali ke Twitter dan berkata: “Manajemen menerima telepon dari Avi Lerner, produser” The Expendables 4 “minggu lalu, mengatakan bahwa jika saya membatalkan tuntutan terhadap @WME, saya dapat menghindari sekuelnya. Ada setiap “masalah”. Dalam kesaksian hari ini, dia lebih jauh memperluas klaim ini.

Cruise mengulangi melalui tenggat waktu bahwa produser Lerner menelepon manajernya dan “meminta aktor tersebut untuk membatalkan tuntutan Adam Venit untuk tampil di bagian keempat dari film aksi.” Dalam. ”

Ketika ditanya apakah Cruise akan muncul dalam film tersebut, dia menjawab: “Tidak. Itu hanya karena produser yang sama sedang menjalani … penyelidikannya sendiri. Pelanggar melindungi para pelakunya-ini adalah bagaimana saya harus memutuskan apakah akan menarik garis. Satu hal Saya ingin menjadi bagian darinya atau saya harus berdiri, dan ada beberapa proyek yang harus saya tolak.

“Lerner dan Millennium Entertainment-nya digugat oleh mantan karyawannya pada Mei tahun lalu, menuduh mereka melakukan pelecehan seksual, lingkungan kerja yang tidak bersahabat, dan diskriminasi gender.

Anggota panel bersaksi pada sidang “Rights Survivor Act Sexual Assault Survivor Act”, dan batas waktu menyatakan: “Federal Criminal Code memberikan hak-hak baru bagi korban kekerasan seksual. Komite sedang meninjau implementasi undang-undang yang disahkan dua tahun lalu Terjadi.
Ketika berbicara tentang pengalaman ini, Cruise berkata: “Semua yang terjadi pada saya telah terjadi pada banyak orang lain di Hollywood.” Sejak saya mempresentasikan cerita saya, saya memiliki ribuan orang yang datang kepada saya. Katakan juga, ini adalah cerita saya . Tetapi saya tidak memiliki kepercayaan diri, atau saya tidak memiliki cukup rasa aman untuk pergi. Karena yang terjadi adalah Anda masuk daftar hitam, karier Anda dalam bahaya – tidak ada yang mau bekerja dengan Anda setelah itu. “

Mengenal Pemian Film The Expendable toll road Atau Randy couture
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Pemian Film The Expendable toll road Atau Randy couture

www.theexpendablesmovie.netMengenal Pemian Film The Expendable toll road Atau Randy couture. Randy Duane Couture (/ koʊˈtʊər /; lahir 22 Juni 1963) adalah seorang aktor Amerika, mantan sersan Angkatan Darat AS, pensiunan seniman bela diri campuran, dan mantan perguruan tinggi dan juga pada pegulat di kota Yunani-Romawi. Selama dalam masa jabatannya yang ada di Ultimate Fighting Championship atau disingkat dengan (UFC), ia menjadi tiga kali juara kelas berat UFC, dua kali juara kelas berat ringan UFC, dan juara kelas berat ringan UFC, menjadikannya juara kelas berat UFC enam kali dan juara kelas Berat UFC ke-13. Dia adalah yang pertama dari tujuh petarung yang memenangkan dua gelar UFC di dua divisi berbeda (bersama dengan B.J. Penn, Conor McGregor, Georges St-Pierre, Daniel Cormier dan Henry Cejudo).

Couture berkompetisi dalam 16 pertarungan gelar. Dia mencetak rekor kemenangan terbanyak dalam pertarungan untuk Kejuaraan Kelas Berat UFC (6) dengan mantan juara Kelas Berat UFC Stipe Miocic. Dia memiliki gelar terbanyak di UFC, dengan enam gelar. Pertarungannya yang terakhir ini dengan seorang Lyoto Machida ini adalah pertempuran ke-24 di UFC. Dia adalah anggota keempat dari UFC Hall of Fame. Dia adalah satu-satunya orang di atas usia 40 yang telah memenangkan pertarungan Kejuaraan UFC empat kali. Dia adalah salah satu dari sedikit juara MMA yang mendapatkan kembali gelar yang hilang dan satu-satunya yang melakukannya tiga kali (dua kali di kelas berat, sekali di kelas berat ringan).

Couture adalah pegulat Olimpiade alternatif dan telah tinggal di Corvallis, Oregon untuk sebagian besar karirnya, di mana dia bekerja sebagai asisten pelatih gulat dan pelatih kekuatan dan pengkondisian di Oregon State University. Bersama Matt Lindland dan Dan Henderson, ia mendirikan Team Quest, kamp pelatihan veteran yang berbasis di Gresham, Oregon, dipimpin oleh pelatih Robert Folis. Pada tahun 2005, dia pindah ke Las Vegas, di mana dia membuka jaringan gymnya sendiri yang luas dengan nama Xtreme Couture. Bekerja sama dengan Bas Rutten, dia membuka Legends Gym di Hollywood, California.

Couture sering disebut sebagai petarung “membungkuk” dan “skala bangku”. Dia menggunakan keterampilan gulatnya untuk jatuh, membangun posisi tertinggi dan menyerang lawan di bawah satu demi satu. Dia menunjukkan berbagai keterampilan dalam pertandingan tinju dan gulat. Dia adalah satu-satunya petarung UFC yang memenangkan kejuaraan setelah menjadi Hall of Fame, dan merupakan juara tertua dalam sejarah MMA. Randy Duane terkenal dengan karyanya di Expedables Franchise.

Latar Belakang

Couture lahir di Everett, Washington, oleh putra Sharan Amelia (nee King) dan Edward Lewis “Ed” Couture. Dia bergulat di Sekolah Menengah Alderwood di Lynnwood, Washington, dan kemudian dipindahkan ke Sekolah Menengah Lynnwood, di mana dia memenangkan kejuaraan negara bagian dalam kompetisi gulat seniornya. Dari tahun 1982 hingga 1988, ia bertugas di Angkatan Darat AS sebagai sersan di Divisi Lintas Udara ke-101, di mana ia “berjuang dan melakukan sedikit tinju”. Selama bertugas, ia melamar ke Tim Gulat Gaya Bebas Angkatan Darat AS untuk uji coba; namun, karena kesalahan klerikal, lamarannya dikirim ke Yunani dan Roma untuk diadili alih-alih menunggu hingga tahun depan sebelum memutuskan untuk melanjutkan lamaran. Meski belum pernah mengikuti kompetisi Yunani-Romawi, ia tetap membentuk tim.

Setelah meninggalkan jabatannya, Couture menggantikan tim Olimpiade tiga kali (1988, 1992 dan 1996), adalah semifinalis di Olimpiade 2000, juara nasional Kategori I NCAA tiga kali dan dua runner-up Kategori I NCAA. (1991 dan 1992) mengajar di Oklahoma State University. Pada tahun 1992, ia memenangkan runner-up di divisi kami dengan 190 pound (86 kg), kedua setelah Mark Kerr.

Karier seni bela diri campuran

Kejuaraan Pertarungan Ultimate dan CINCIN

Sebagai bagian dari kompetisi kelas berat tiga orang, Couture melakukan debutnya sebagai seni bela diri campuran profesional di UFC 13 [10] pada tanggal 30 Mei 1997, dan diberi tahu untuk berpartisipasi dalam kompetisi tersebut tiga minggu lalu. Lawan pertamanya adalah Tony Halme, yang mengungguli dia hampir 100 pound (45 kg; 7,1 sengatan). Couture segera lepas landas dengan kedua kakinya, setelah beberapa gerakan ground dan pound, kemudian dipindahkan ke jok belakang, dan memperbaiki kait akord belakang dalam waktu kurang dari satu menit untuk menang. Di final turnamen, ia mengalahkan lawan yang lebih besar (290 pound) Stephen Graham dengan TKO pada 3:13 di babak pertama.

Pada 17 Oktober 1997, di UFC 15, pakaian siap pakai tingkat tinggi melawan Vitor Belfort mengukuhkan tempat pertama di kejuaraan kelas berat UFC. Couture tampil buruk karena Belfort yang berusia 19 tahun adalah juara kompetisi kelas berat UFC 12 dan memenangkan semua kompetisi dengan pukulan berat. Setelah meninggalkan tangan kiri Belfort, fashion kelas atas menang. Para petarung bubar, dan ketika Belfort mencoba beberapa pukulan, fashionnya menurun. Dia segera mendapatkan kendali dan melancarkan serangan. Saat Balfour berdiri, fashion kelas atas menjatuhkan lututnya. Dia meraihnya lagi dan menjatuhkan Balfour dengan tinjunya yang kotor. Pada menit ke-7, Balfour sudah kelelahan. Couture mundur selangkah dan menyelesaikan permainan dengan pukulan di kursi belakang.Ini adalah salah satu frustrasi terbesar MMA saat itu.

Di UFC Jepang pada 21 Desember, Haute Couture menantang juara kelas berat UFC Maurice Smith untuk mempertahankan kejuaraan keduanya sejak ia memenangkan sabuk dari Mark Coleman pada awal tahun itu. Itu adalah pertempuran yang lambat, dan tidak ada satupun petarung yang menyebabkan kerusakan serius satu sama lain, tetapi Couture lepas landas beberapa kali dan mengendalikan posisinya selama pertempuran. Setelah 21 menit, dia memenangkan keputusan mayoritas dan menjadi juara kelas berat UFC yang baru.

Pada tahun 1998, tim perjodohan UFC berharap Couture akan mempertahankan sabuknya melawan mantan Raja Pancrase Bas Rutten. Couture menandatangani kontrak dengan Vale Tudo dari Jepang, dan gelar itu dicabut. Dia memainkan pertandingan pertamanya dan satu-satunya dengan veteran Shooto dan ahli yang menantang Enson Inoue. Setelah menyelesaikan pertempuran, Couture mengetuk sandaran tangan dalam waktu 90 detik setelah pertempuran.

Baca Juga: Mengenal Pemain film the expendable Yin Yang Atau Yang Diperankan Oleh Jet Li

Masih di Jepang, Couture sudah terdaftar di jaringan pertempuran RINGS dan melakukan debutnya bersama Mikhail Illoukhine di RINGS pada tanggal 20 Maret 1999. Couture diserahkan kepada Kimura, meskipun kerugian itu kontroversial karena Illoukhine mengunci cincin di pegangannya ketika dia meletakkannya kembali di tengah ring. Setelah kegagalan itu, ia mengambil jeda dari MMA untuk fokus pada gulat amatir.

Couture kembali ke MMA pada Oktober 2000 dan berpartisipasi dalam RINGS Kings of Kings Tournament 2000. Dia memenangkan keputusan dengan suara bulat di game pertama veteran UFC Jeremy Horn, dan kemudian di bawah kepemimpinan veteran Pancrase Ryūshi Yanagisawa. Dua kemenangan ini membuat dia memenuhi syarat untuk berpartisipasi dalam pertandingan terakhir turnamen pada Maret 2001. Sebelumnya, ia berkesempatan bermain di UFC Heavyweight Championship melawan Kevin Landman pada 17 November 2000.

Dia tersingkir di dua ronde pertama, tetapi beknya bertahan dengan baik, dan sebagian besar pelanggaran dan serangan balik Landman ditolak. Di babak ketiga, ia menjatuhkan Randleman di atas matras dan mencetak beberapa poin di TKO kedua dan Kejuaraan Kelas Berat UFC.

Pada bulan Maret 2001, Couture berpartisipasi dalam RINGS Kings of Kings Championship 2000. Setelah mengalahkan veteran Tsusoshi Kohsaka di babak pertama untuk memenangkan keputusan yang seimbang, Valentijn Overeem jatuh ke guillotine sesekali dan terpaksa menyerah. Antônio Rodrigo Nogueira memenangkan pertandingan, dan Couture kembali ke UFC. Gelar pertamanya adalah melawan pemain taekwondo Brasil Pedro Rizzo di kompetisi UFC 31. Ini merupakan acara UFC pertama di bawah kepemimpinan Zuffa, dengan Dana White sebagai ketuanya yang baru. Kedua pejuang itu menyebabkan kerugian yang cukup besar.

Setelah lima ronde lima menit, Couture memenangkan keputusan tersebut. Beberapa fans mengira Rizzo menang, jadi UFC segera mengatur pertandingan untuk UFC 34 pada November 2001.

Juara bertahan ketiganya adalah pada Maret 2002, melawan rookie Josh Barnett (Josh Barnett). Di babak kedua, Barnett melakukan beberapa pukulan Couture untuk memenangkan Kejuaraan Tseung Kwan O. Setelah pertempuran, Barnett dinyatakan positif menggunakan steroid anabolik. Kemudian, dia dicopot dari gelarnya dan dipromosikan dari UFC. Couture kemudian menghadapi Ricco Rodriguez di Kejuaraan Kelas Berat UFC yang kosong di Uc 39 pada paruh kedua tahun 2002. Usai mendominasi tiga ronde pertama, Couture yang kini berusia 39 tahun itu tampak kelelahan.

Di ronde kelima, Rodriguez menjatuhkannya dan menyikut sikunya, mematahkannya dan membuatnya menyerah. Ini adalah pertama kalinya pertarungan UFC berakhir di babak kelima.

Chuck Liddell beralih ke kelas ringan dan trilogi

Setelah dua kekalahan beruntun oleh lawannya yang lebih besar di divisi kelas berat, Couture pindah ke divisi ringan. Dalam kompetisi ringannya, ia berpartisipasi dalam UFC Provisional Lightweight Championship dan menjadi pesaing pertama Chuck Liddell. Dia sekali lagi menjadi lebih lemah, tetapi setelah tiga putaran mengalahkan Liddell, dia membawa pertarungan ke tanah, dan dimenangkan oleh TKO melalui permainan all-mountain, menjadi petarung UFC pertama yang memenangkan dua kejuaraan kelas berat.

Pertandingan berikutnya melawan juara bertahan lima kali Tito Ortiz disebut pertempuran “Juara dan Juara”. Couture yang berusia 40 tahun memenangkan keputusan mutlak dan menjadi juara ringan UFC yang tidak perlu dipersoalkan.

Pertahanan kejuaraan pertama Couture adalah melawan Vitor Belfort, yang dikalahkan di UFC 15 pada tahun 1997. Di babak pertama, saat Couture mempersempit jarak untuk mencoba mengejar, Belfort menyeka mata kanannya dengan hook kirinya. Sarung tangannya dibuka, Belfort dinyatakan sebagai pemenang, dan dokter di tepi kandang menyarankan untuk berhenti bertarung. Kompetisi karet diadakan akhir tahun itu. Couture memiliki keunggulan di ketiga ronde tersebut, kemudian diskors karena PHK dan memenangkan dua gelar kelas berat ringan UFC.

Pada 16 April 2005, dalam pertandingan ulang dengan Liddell, Couture kehilangan gelarnya dan menderita KO untuk pertama kalinya. Dia kembali pada bulan Agustus untuk mengalahkan Mike van Arsdale dan membangun kembali pesaing utamanya. Di Kejuaraan UFC 57 yang diadakan pada tanggal 4 Februari 2006, dia menghadapi Liddell untuk ketiga kalinya dan terakhir kalinya. Dia tersingkir di babak kedua, dan segera setelah itu, dia mengumumkan pengunduran dirinya dari MMA. Dalam final Ultimate Fighting 3 pada 24 Juni 2006, fashion menjadi penerima penghargaan keempat Hall of Fame UFC, bersama dengan Royce Gracie, Dan Severn, dan Ken Clover.

pensiun

Setelah dia pensiun dari laga MMA, Couture ini akan menjadi seorang komentator pada sebuah siaran reguler untuk sebuah acara UFC dan menjadi pembawa acara bersama “Before the Bell” dan “After the Bell” dengan The Fight Network. Dia muncul dengan film Rob Schneider “Big Stan” dan dengan seniman bela diri lainnya Don Frye dan Bob Sapp. Pada tanggal 17 November 2006, pakaian siap pakai kelas atas bertarung dan bersaing dengan juara Brazil Jiu-Jitsu Ronaldo “Jacare” Souza dalam pertandingan gulat yang terkunci. Usai pertandingan, Couture mengundang Souza untuk berlatih di gymnya. Souza menerima pelatihan di Xtreme Couture di Las Vegas dan memulai pelatihan.

Di musim kedua acara TV “Spike Pro vs. Joes” ditayangkan pada tanggal 25 Januari 2007. Dalam episode ini, rekan satu timnya adalah Michael Irvin, Kevin Willis dan Jose Canseco. Dia kembali ke final, di mana dia berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola. Rekan satu timnya adalah Willis, Randall Cunningham, Bruce Smith, Roy Jones Jr. dan Tim Hardaway.

Rebut kembali kejuaraan kelas berat

Pada 11 Januari 2007, Couture mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah wawancara di program majalah TV Spike “Inside the UFC”. Dalam percakapan dengan Joe Rogan, dia mengkonfirmasi bahwa dia akan menghadapi Sylvia di Kejuaraan Kelas Berat UFC 68 UFC pada 3 Maret 2007. Dia juga mengumumkan bahwa dia telah menandatangani kontrak empat tahun, dua tahun dengan UFC.

Couture dengan suara bulat memutuskan untuk mengalahkan Sylvia dengan skor tinggi pada usia 43, menjadi juara kelas berat UFC (rekor UFC) untuk ketiga kalinya. Delapan detik setelah pertempuran, tembakan pertama Couture mendorong Sylvia setinggi 2,03 m ke atas matras. Dia mengendalikan kecepatan tempur selama 5 putaran, menyebabkan Sylvia diserang dan mencekiknya beberapa kali. Ketiga juri mengalahkan Couture dengan skor tinggi 50-45.

Baca Juga: Review Film The Incredible Hulk

Dalam laga UFC 74 yang digelar pada 25 Agustus 2007, Couture berhasil mempertahankan gelarnya melawan Gabriel Gonzaga dari Brasil dan mengalahkannya lewat sebuah tendangan lewat Tseung Kwan O. Saat Couture memblokir salah satu tendangan Gonzaga, lengan kirinya patah. Tendangan itu membelah ulna dengan rapi, mengharuskannya memakai belat selama enam minggu.

Pengunduran diri dan perselisihan dengan UFC

Pada 11 Oktober 2007, Couture mengumumkan bahwa ia akan memutuskan sambungan dari UFC, meninggalkan dua perselisihan kontrak, melayani sebagai analis siaran langsung dan juara kelas berat UFC. Dia melawan balik dengan Sylvia dan mendapatkan $ 250.000 (ditambah $ 936.000 dalam pendapatan PPV). Dia memenangkan dompet $ 250.000 karena mengalahkan Gabriel Gonzaga (ditambah bonus “pertempuran malam” $ 35.000 dan pendapatan PPV $ 787.000). Dia mengeluh bahwa, meski kalah dalam dua pertempuran pertama, Chuck Liddell dibayar lebih dari dia. Couture mengutip kegagalan UFC untuk menandatangani keputusan petarung kelas berat pertama Fedor Emelianenko dan perselisihan dengan manajemen UFC.

Transisi dari petarung menjadi pelatih

Randy melatih Musio Chavez, seorang pejuang Oregon, untuk Liga Pertarungan Perguruan Tinggi.

Pada 18 Oktober 2007, Ketua UFC Dana White menyatakan bahwa meskipun Couture berencana untuk mundur, Couture akan tetap menjadi juara kelas berat UFC dan bersikeras bahwa dia tidak akan melepaskan Couture dalam dua putaran terakhir kontraknya. Couture mengadakan konferensi pers pada 25 Oktober 2007. Pada konferensi pers itu, dia menyangkal meninggalkan UFC sebagai “pensiun”, mengeluhkan gajinya, dan menegaskan kembali keyakinannya bahwa dia akan bekerja setelah pukul 9. Tidak lagi berasumsi apapun kewajiban kontrak kepada UFC. ‘lonceng. bulan. Pada 30 Oktober 2007, CEO White dan Zuffa Lorenzo Fertitta (Lorenzo Fertitta) mengadakan konferensi pers lagi. Selama periode ini, White menegaskan kembali posisi UFC 12 hari yang lalu dan mengumumkan Dokumen tersebut membantah klaim Couture tentang pembayaran yang diterimanya.

White dan Couture melakukan percakapan “bagus” di UFC 78. Mereka bertemu lagi pada akhir pekan Thanksgiving untuk membahas kemungkinan kembalinya UFC, tetapi Couture mengatakan dia tidak ingin melakukannya pada saat itu. Couture berkompetisi melawan beberapa pejuang Xtreme Couture di HDNet Fights di Dallas, Texas pada tanggal 15 Desember. Couture menjawab pertanyaan tentang Fedor Emelianenko dan menyatakan bahwa ia ingin melawannya pada bulan Oktober setelah kontrak UFC-nya berakhir. Jika Jika UFC tidak dapat datang. Sebelumnya mencapai kesepakatan promosi bersama dengan M-1 Global Russia.

Pada tanggal 15 Januari 2008, Zuffa mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik Kabupaten Clark di Nevada atas pelanggaran kontrak dan menyebabkan kerugian yang tidak dapat diperbaiki, menuntut kompensasi lebih dari US $ 10.000. Gugatan itu hanya menyangkut kontrak kerja Couture, bukan kontrak promosinya. Pada 28 Februari 2008, Hakim Jennifer Togliatti menjatuhkan putusan pertama dalam kasus tersebut dan mengeluarkan putusan awal yang melarang Couture untuk berpartisipasi dalam kegiatan IFL yang diadakan keesokan harinya. Pada tanggal 2 Agustus 2008, Pengadilan Banding Texas menyetujui permintaan Zuffa, yang menunda gugatan HDNet mengenai status kontrak antara Couture dan UFC dan meminta keputusan pengumuman. Penangguhan ini secara efektif mengakhiri sengketa Texas, dan Zufa diizinkan untuk terus mengajukan gugatan di Nevada.

Mengenal Pemain film the expendable Yin Yang Atau Yang Diperankan Oleh Jet Li
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Pemain film the expendable Yin Yang Atau Yang Diperankan Oleh Jet Li

www.theexpendablesmovie.netMengenal Pemain film the expendable Yin Yang Atau Yang Diperankan Oleh Jet Li. Jet Li (Atas kebaikan Kota Yangzhong, lahir pada tanggal 26 April 1963), dikenal dengan nama panggungnya Jet Li. Dia adalah aktor film Singapura kelahiran Cina, produser film, seniman bela diri, dan pensiunan juara seni bela diri yang lahir di Beijing.

Setelah tiga tahun berlatih dengan guru Wushu terkenal Wu Bin, Li memenangkan kejuaraan nasional pertama tim Wushu Beijing. Setelah pensiun dari kompetisi seni bela diri pada usia 19 tahun, ia memperoleh pengakuan luas di antara para aktor di China dan tampil untuk pertama kalinya dalam film “Shaolin Temple” (1982).

Dia kemudian membintangi banyak film epik seni bela diri terkenal, yang paling terkenal adalah “Hero” Zhang Yimou (2002), “Fist” (1994) dan protagonis dari tiga film pertama di “Once Upon a Time” seri 1991) –1993. ), di mana dia berperan sebagai pahlawan rakyat Huang Feihong.

Baca Juga: Mengenal Karakter Trench Atau Arnold Schwarzenegger

Peran pertama Lee dalam film non-Cina adalah penjahat dalam “Lethal Weapon 4” (1998), dan protagonis pertamanya dalam film Hollywood adalah bintang Korea dalam “Romeo Must Die” (2000).

Ia telah membintangi banyak film aksi internasional, termasuk film “Dragon Kiss” (2001) dan “Release” (2005) yang diproduksi oleh Luc Besson di bioskop Prancis. Dia ikut membintangi “One Man” (2001) dan War (2007) dengan Jason Statham, ikut membintangi “Forbidden Kingdom” (2008) dengan Jackie Chan, dan Sylvester · Stallone (Sylvester Stallone) ikut membintangi tiga film “The Expendables”. Kaisar Naga (2008).

Kehidupan awal dan karir seni bela diri

Tuan Li lahir di Beijing, Cina, dan merupakan anak bungsu dari dua laki-laki dan dua perempuan. Saat berusia dua tahun, ayahnya meninggal dan keluarganya hidup dalam kemiskinan.
Ketika Li dilatih di kursus musim panas sekolah, dia memperhatikan bakat seni bela diri, ketika dia baru berusia delapan tahun. Kemudian, ia berpartisipasi dalam kompetisi seni bela diri tanpa pagu harga, dan kemudian bergabung dengan tim Wushu Beijing, yang menampilkan pertunjukan seni bela diri di All-China Games.

Pelatih terkenal Li Junfeng dan juga Wu Bin ini sudah melakukan segalan upaya yahg ekstra untuk segera membantu anak berbakat ini tumbuh dewasa. Wu Bin ini bahkan sudah membeli banyak makanan untuk dibagikan ke keluarga Li dikarenakan mereka ini tidak mampu untuk membeli sebuah daging, yang sangatlah penting bagi para kondisi fisik atlet. Seorang Li muda berkompetisi dengan orang dewasa dan memenangkan kejuaraan nasional dari tahun 1975 hingga 1979.

Kemenangan pertama saya menimbulkan sensasi karena saya masih sangat muda. Saya berusia 12 tahun tahun ini, dan dua pemenang medali lainnya berusia sekitar 20 tahun. Pada upacara yaitu penghargaan, ketika saya sedang berdiri pada atas podium, saya juga masih lebih pendek dari seorang juara kedua dan juga juara ketiga, yang pasti pemandangan yang bagus.
– Selebriti Internet Cina Jet Li

Menurut Li, saat tim bela diri nasional China tampil di hadapan Presiden AS Richard Nixon saat kecil, Nixon memintanya menjadi pengawalnya. Li berkata: “Saya tidak ingin melindungi individu mana pun. Ketika saya dewasa, saya ingin membela miliaran rakyat China saya!”
Li adalah master dari beberapa gaya seni bela diri, yang paling terkenal adalah Changquan Beiquan dan Fanquan Fist Ziquan. Dia juga mempelajari seni lain termasuk Baguazhang (Baguazhang), Taijiquan (Xingyiquan), Zuiquan (Duiquan), Eagle Claw Boxing (Eagle Claw Boxing) dan Tanglangquan (Mantis Boxing).

Ia tidak mempelajari Nanquan (Tinju Selatan) karena latihannya hanya terfokus pada gaya Shaolin Utara. Ia juga menguasai senjata utama pencak silat, seperti tongkat tiga bagian (tongkat tiga bagian), geng, pedang (pedang), pedang (pedang lurus).

Li pensiun dari kompetisi seni bela diri kompetitif pada usia 18 tahun karena cedera lutut, tetapi ia menjabat sebagai asisten pelatih tim Wushu Beijing selama bertahun-tahun. Kehebatan seni bela diri Li pada akhirnya akan berkontribusi pada reputasinya di dalam dan luar negeri.

Karir akting

Film China Hong Kong

Reputasi yang dia peroleh dari kompetisi olahraga membuatnya menjadi bintang film seni bela diri, mulai dari daratan Cina dan kemudian sampai ke Hong Kong. Ketika sebuah perusahaan propaganda menemukan bahwa nama aslinya sulit diucapkan, Li memperoleh nama online-nya di Filipina pada tahun 1982. Mereka membandingkan kariernya dengan pesawat terbang, dan pesawat itu dengan cepat “lepas landas”, jadi mereka mencantumkan nama Jet Li di poster film. Tak lama kemudian, semua orang memanggilnya dengan nama baru ini, yang juga dinamai dengan julukan “Jet” yang diberikan kepadanya ketika dia masih muda karena kecepatan dan keanggunannya saat dia berlatih dengan tim Wushu Beijing. Debutnya terjadi di film tahun 1982 Kuil Shaolin.

Beberapa film China-nya yang lebih terkenal meliputi:

Seri Kuil Shaolin (1, 2 dan 3) dianggap telah menginspirasi kelahiran kembali Kuil Shaolin di Dengfeng, Cina;
Serial “Huang Feihong in China” (nama China: Huang Feihong) menceritakan tentang pahlawan rakyat China yang legendaris, Huang Feihong.
“Legend Fist” (Nama Cina: Jingwu Hero) adalah salinan dari “Fist of Wrath” Bruce Lee.
Film Fang Shiyu adalah tentang pahlawan rakyat Tiongkok lainnya.

Li Li berpartisipasi dalam film 1995 “High Risk”, di mana setelah istrinya dibunuh oleh Duke of Criminal, Li Lijing berperan sebagai kapten yang mengecewakan. Sepanjang jalan, dia berpasangan dengan aktor terlaris Frankie (diperankan oleh Jacky Cheung) dan memulai serangkaian pertempuran sengit di gedung-gedung bertingkat tinggi. Settingnya mirip dengan Die Hard dan dua judul film China-nya. Film ini dikenal luas karena sutradara Huang Jing bekerja sama dengan Jackie Chan di film Jingjing sebelumnya “City Hunter”, sehingga ia memilih untuk menjadikan peran Zhang Jing menjadi naluri Chan Jing.

Li Qizhi kemudian secara terbuka meminta maaf kepada Chen dan berterima kasih padanya karena telah berpartisipasi.

Dua film unggulan Li You yang tak tertandingi yang dirilis pada tahun 2011, “The Witcher” dan “The Legend of the White Snake” dan “The Flying Sword of Dragon Gate”. Yang terakhir dipimpin oleh Tsui Hark.

Untuk mempromosikan Tai Chi, Li membintangi sebuah film berjudul “Tai Chi” pada tahun 2012 dan menjadi produser film bersama Chen Guofu. Li berperan sebagai master Tai Chi Yang Luchan.

Film Amerika / Barat

Pada tahun 1998, ia membintangi film internasional untuk pertama kalinya dalam “Lethal Weapon 4”, yang juga menandai peran pertamanya sebagai penjahat dalam sebuah film. Produser Joel Silver berjanji akan membintangi mendiang penyanyi Aaliyah di film berikutnya “Romeo Must Die (2000)”, setelah itu, Ia setuju untuk membuat “Lethal Weapon 4”. Film ini sukses. Meskipun Li jarang berbicara bahasa Inggris selama produksi, penampilannya sebagai pembunuh Mafia Tiongkok Hua Xinggu dipuji.

Li menolak peran Chow Yun-fat dalam “Crouching Tiger, Hidden Dragon” (2000) karena dia berjanji kepada istrinya bahwa dia tidak akan membuat film apapun selama kehamilannya. Dia juga menolak peran Siraf dalam trilogi “The Matrix” karena dia pikir itu bukan peran yang membutuhkan keahliannya, dan film itu ikonik dan memukau, dan tidak menambah daftar aktor namanya. Saat film itu masih diproduksi pada tahun 2000, Lee juga memerankan Kato dalam “The Green Hornet.”

Baca Juga: Rekomendasi Film Baru Netflix Terbaik 2021

Pada tahun 2001, film tersebut dipindahkan ke studio lain. Saat film tersebut pindah lagi dan dirilis pada tahun 2011, peran Kato diperankan oleh Jay Chou.

Pada tahun 2001, ia membintangi dua film lagi: The One, yang merupakan film pertama dengan Jason Statham, dan “Kiss of the Dragon” berlawanan dengan Bridget Fonda, yang sangat sukses di box office. Pada Juli 2001, Li Pengfei setuju untuk menjadi produser bersama dan membintangi sebuah film laga bersama Jackie Chan, yang rencananya akan dirilis pada 2002 atau 2003, tetapi baru pada tahun 2006 berita tentang kerjasama antara kedua pihak keluar. Pada tahun 2002, film epik seni bela diri “Hero” dirilis dalam bahasa China. pasar. Film ini meraih kesuksesan komersial dan meraih kesuksesan kritis, dan menjadi film berpenghasilan tertinggi dalam sejarah perfilman Tiongkok pada saat itu.

Pada tahun 2003, ia bersatu kembali dengan produser Joel Silver untuk memproduksi film thriller aksi “Cradle 2 the Grave”. Pada tahun 2004, Li meminjamkan penampilannya, suara, dan pekerjaan menangkap gerak untuk video game Jet Li: Rise to Honor.

Pada tahun 2002, Lee Kuan Yew dianugerahi penghargaan visioner dari East West Players, teater Asia Amerika tertua di Amerika Serikat, oleh John Woo kontemporer. Penghargaan ini diberikan kepada “artis yang telah meningkatkan visibilitas komunitas Amerika di kawasan Asia-Pasifik melalui drama, film, dan televisi.” Dia menyampaikan pidatonya dalam bahasa Mandarin, bahasa ibunya.

Lee memainkan peran yang lebih serius dalam film 2005 “Release” (juga dikenal sebagai “Danny the Dog”), di mana ia memainkan mentalitas seorang dewasa dengan seorang anak yang tumbuh seperti binatang. Meskipun keterampilan seni bela dirinya telah digunakan secara luas, ini adalah film yang lebih gelap dengan kedalaman yang lebih dalam daripada yang terlihat di film Bruce Lee, menampilkan dramawan Bob Hoskins dan Morgan Freeman.) Dibintangi.

Pada tahun 2006, film seni bela diri epik “Fearless” dirilis di seluruh dunia. Meskipun ia akan terus membuat film seni bela diri, “Fearless” adalah seni bela diri terbaiknya.

Dalam “Fearless”, dia berperan sebagai Huo Yuanjia, pendiri Asosiasi Lintasan dan Lapangan Hujan Emas. Menurut laporan, ia mengalahkan petinju asing dan seniman bela diri Jepang di acara publik ketika kekuatan Tiongkok terkikis. Bersama dengan film “Legend Fist”, Li berperan sebagai siswa Huo Yuanjia (juga dikenal sebagai Huo Runxia) dan pembalas dendam Chen Jun dan Huo Yuanjia sendiri. Fearless dirilis di Hong Kong pada 26 Januari 2006, dan kemudian dirilis di Amerika Serikat pada 22 September 2006, peringkat kedua pada akhir pekan pertamanya.

Saya memasuki pasar film seni bela diri ketika saya berusia 16 tahun. Saya pikir saya telah membuktikan kemampuan saya di bidang ini, dan tidak ada artinya bagi saya untuk terus bekerja selama lima hingga sepuluh tahun lagi. Huo Yuanjia adalah bintang seni bela diri saya.

Li mengatakan dalam sebuah wawancara dengan “Harian Shenzhen” bahwa ini akan menjadi epik seni bela diri terakhirnya. Namun, ia berencana untuk melanjutkan karirnya di film jenis lain. Secara khusus, ia berencana untuk terus tampil dalam film aksi epik dan seni bela diri, yang lebih banyak melibatkan masalah religius dan filosofis.

Film Hollywood 2007 Lee “War” dirilis pada bulan Agustus tahun itu dan dibintangi lagi dengan aktor Jason Statham dan dia, yang sebelumnya membintangi bersamanya dalam “The One” (The One). One) dan sutradara aksi Corey Yuen (Corey Yuen ).

Box office perang ini dengan kecewa mencapai 23 juta dolar AS, menjadi salah satu film berpenghasilan terendah Li Zongwei di Amerika Serikat. Namun, itu sangat populer di video, dan menghasilkan pendapatan sewa hampir $ 52 juta, lebih dari dua kali lipat pendapatan box office. Kecuali untuk rilis global “Romeo Most Dead” dan “Heroes”, sebagian besar film Amerika / Barat Lee hanya menjadi seperti “Dragon Kiss”, “One Man”, “Unleashed Grave” “,” Grave’s Cradle 2 “dan hit global lainnya, dan tak kenal takut.

Dia memiliki kontrol yang sangat baik atas kekuatan setiap tinju dan tendangan. Di masa lalu, dia menggunakan terlalu banyak kekuatan, dan orang yang dipukul akan sangat sakit. Dia adalah pola dasar kekuatan, dan ya, dia masih yang terbaik.
-Koreografer seni bela diri Yuan Youping

Pada paruh kedua tahun 2007, Robin Li kembali ke China, dan bergabung dengan Andy Lau dan Takeshi Kaneshiro dalam film perang era “Warlord” yang diproduksi oleh co-produksi China / Hong Kong. Film ini berfokus pada drama daripada seni bela diri, sehingga memenangkan Penghargaan Film Lee Hong Kong untuk Aktor Terbaik.

Lee dan veteran seni bela diri Jackie Chan akhirnya muncul di film “Forbidden Kingdom” untuk pertama kalinya. Film ini mulai syuting pada Mei 2007 dan meraih kesuksesan komersial yang penting pada 18 April 2008. Film ini didasarkan pada monyet berdasarkan legenda. Raja dari novel rakyat Tiongkok “Perjalanan ke Barat”.

Dalam film aksi fantasi “The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor”, penjahat yang dibintangi Lee Yu termasuk aktor Brendan Fraser, Isabella Liang dan Michelle Yeoh. [28]

Setelah liburan satu tahun, Lee kembali ke dunia hiburan pada tahun 2010, bermain sebagai tentara bayaran di “The Expendables”, dengan bintang aksi Sylvester Stallone, Jason Statham, Dolph Longgren, dan Mitch. Rock, Eric Roberts, Steve Austin, Terry Cruise dan Randy Couty berkolaborasi.

Ini adalah ketiga kalinya dia bekerja dengan Statham. Pada tahun 2012, ia sempat memainkan peran dalam sekuel “The Expendables 2” dan muncul di film ketiga “The Expendables 3” pada tahun 2014. Li Yuan dikatakan tampil di “XXX: The Return of Xander Cage” dengan Vin Diesel, tapi menurut postingan Facebook dia digantikan oleh Diesel dan Li digantikan oleh Donnie Yen. Li memainkan “The Emperor of China” dalam film live-action tahun 2020 “Mulan”.

kehidupan pribadi

Li adalah seorang praktisi Buddhisme Tibet. Pemiliknya adalah Lu Kunsang
Pada tahun 1987, Li menikah dengan anggota Tim Wushu Beijing dan anak-anak Shaolin Huang Qiuyan, dan mereka memiliki dua anak perempuan: Si dan Taimi. Keduanya bercerai pada 1990. Pada 1999, Li menikah dengan aktris kelahiran Hong Kong Nina Li Chi (lahir Li Zhi). Ia memiliki dua orang putri, Jane (lahir tahun 2000) dan Jada (lahir tahun 2002).

Ketika gempa bumi dan tsunami Samudera Hindia melanda pada tahun 2004, dia berada di Maladewa. Meskipun dia dilaporkan secara luas ketika dia tewas dalam bencana tersebut, dia menderita luka ringan di kaki karena furnitur terapung saat melatih putrinya yang berusia 4 tahun, Jane dan pengasuhnya. Putrinya yang berusia 1 tahun, Jada, pergi ke tempat yang lebih aman di laut yang naik dan berbahaya. Empat di antaranya berada di tepi kolam renang, ketika ombak menghantam pantai, mereka sedikit lebih tinggi dari pantai dan hampir tidak mencapai lantai atas gedung hotel.

Pada Kejuaraan Seni Bela Diri Dunia Beijing 2007, Li ditunjuk oleh Asosiasi Wushu Tiongkok sebagai “Duta Seni Bela Diri” (atau Duta Besar IWUF).

Pada tahun 2009, Li, yang pernah memiliki kewarganegaraan Amerika setelah bekerja di Amerika Serikat selama bertahun-tahun, mencabut kewarganegaraan Amerika-nya. Meski pihak berwenang Singapura awalnya tidak memberikan konfirmasi tentang hal ini, dia diyakini telah memperoleh kewarganegaraan Singapura.

Pada 28 Juli 2009, ketua “One Foundation” (Li’s Charity Fund) mengumumkan bahwa Li memang telah menjadi warga negara Singapura. Dia dikatakan telah memilih Singapura sebagai sistem pendidikan untuk kedua putrinya yang masih kecil.
Pada tahun 2009, ia meluncurkan program kebugarannya sendiri, Promise. Program tersebut mencakup elemen-elemen seperti seni bela diri, yoga, dan Pilates, Adidas telah meluncurkan rangkaian pakaian khusus dengan akronim “JL” untuk ini.

Li mengungkapkan bahwa dia menderita hipertiroidisme pada tahun 2013 dan telah menangani masalah tersebut selama tiga tahun terakhir. Dia menyatakan pada tahun 2016 bahwa dia telah pulih dari penyakitnya dan menerima lebih sedikit diskon film karena amal, bukan karena kesehatannya.
Di waktu luangnya, dia suka bermain bulu tangkis dan tenis meja, bersepeda, membaca dan bermeditasi. Dia mengumpulkan manik-manik Tibet yang langka. Dia bilang dia tidak pernah bosan di waktu luangnya

Mengenal Karakter Trench Atau Arnold Schwarzenegger
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Karakter Trench Atau Arnold Schwarzenegger

www.theexpendablesmovie.netMengenal Karakter Trench Atau Arnold Schwarzenegger. Arnold Alois Schwarzenegger (Arnold Alois Schwarzenegger /; [a] Jerman: [aʁnɔltˈʃvaʁtsn̩ˌʔɛɡɐ]; lahir pada tanggal 30 Juli 1947) adalah seorang aktor, produser, pengusaha, dan pensiunan binaragawan Amerika Austria dan mantan politisi, menjabat sebagai gubernur ke-38 California dari 2003 hingga 2011. Pada 2021, dia adalah gubernur Republik California terbaru.

Schwarzenegger telah angkat beban sejak dia berusia 15 tahun dan terus memenangkan Tuan Semesta berusia 20 tahun terus memenangkan Tuan Persaingan. Olympia tujuh kali; dia masih menjadi sosok yang luar biasa dalam binaraga, dan telah menulis banyak buku dan artikel untuk ini.

Arnold Sports Festival (Arnold Sports Festival) dianggap sebagai acara kebugaran terpenting kedua Olympia setelah Tuan Arnold, dinamai menurut namanya. Dia diakui sebagai salah satu binaragawan terhebat sepanjang masa, bahkan jika bukan binaragawan terhebat, dia juga duta olahraga yang paling menawan dan terkenal. [Butuh sumber daya yang lebih baik]

Setelah pensiun dari binaraga, Schwarzenegger menjadi terkenal di seluruh dunia sebagai bintang film aksi Hollywood. Dia muncul dalam film dokumenter binaraga “Pumping Iron” (1977). Film terobosannya adalah pedang dan epik epik “Conan the Barbarian” (1982). Itu menjadi hit di box office dan menang pada tahun 1984. sekuelnya.

Kemudian, ia muncul sebagai protagonis dalam film fiksi ilmiah yang sukses secara komersial “The Terminator” (The Terminator, 1984), dan dalam sekuel “Terminator 2: Judgment Day” (1991), “Terminator 3: Rise of the Machine” ” (1991) memainkan peran serupa. 2003), “Terminator Genisys” (2015) dan “Terminator: Dark Fate” (2019). Dia juga muncul di film yangh bertema aksi ini telah sukses lainnya seperti pada “Commando” tahun (1985), “Running Man” pada tahun (1987), “Predator” pada tahun (1987), “Reminiscence” (1990) dan “True Lies” (1994)), dan film komedi, seperti “Twins” (1988)). ), Polisi Taman Kanak-kanak (1990), Remaja (1994) dan Jalan Ding Dong Yi (1996), dan komedi thriller campuran berbasis aksi “Red Hot” (1988).

Baca Juga: Mengenal Pemain The Expendables Dolph Lundgren Atau Gunnar Jen

Dia adalah pendiri Oak Productions, sebuah perusahaan produksi film. dia ini sebagai salah satu kandidat yang adad di Partai Republik, Schwarzenegger ini pertama kali juga terpilih pada tanggal 7 Oktober tahun 2003, didalam pemilihan penarikan khusus untuk menggantikan Gubernur Grey Davis. Dia menerima 48,6% suara, unggul 17 poin dari runner-up Demokrat, Cruz Bustamante. Dia dilantik pada 17 November, untuk melayani Davis selama sisa masa jabatannya, dan terpilih kembali sebagai gubernur California pada tahun 2006. Jumlah suara meningkat sebesar 55,9% dan menjabat sebagai gubernur dari semua item.

Pada 2011, ia dipromosikan ke jabatan gubernur dan kembali ke karir aktingnya.

Schwarzenegger dijuluki “Oak Austria” dalam karir binaraga, dijuluki “Ani” atau “Schwarzzi” dalam karir aktingnya, dan dijuluki “Gubernur” dalam karir politiknya, gelar. Ia menikah dengan John F. Kennedy pada tahun 1986.

masa muda

Arnold Alois Schwarzenegger (Arnold Alois Schwarzenegger) lahir pada tanggal 30 Juli 1947 di Thal, Austria. Dia adalah anggota dari Orillia (née Jadrny) dan Gustav Schwarzenegger (Gustav Schwarzenegger).) Putra kedua. Ibunya keturunan Ceko, dan kakek buyutnya Wenzel Mach juga berkewarganegaraan Ceko, dari desa Chocov dekat Mladá Vožice.

Salah satu anak Wenzel adalah anak di luar nikah dengan Kunigunde Schwarzenegger. Anak ini (kakek Schwarzenegger) aslinya adalah Carl Mach, tetapi kemudian mengambil nama belakang ibunya Schwarzenegger.

Ayah Schwarzenegger adalah kepala polisi setempat. Setelah bergabung dengan Partai Nazi secara sukarela pada tahun 1938, ia menjabat sebagai Hauptfeldwebel dalam Perang Dunia II.

Dia terluka dalam Pertempuran Stalingrad, tetapi dibebaskan pada tahun 1943 setelah serangan malaria. Dia menikah dengan Aurelia pada 20 Oktober 1945; dia berusia 23 tahun ketika dia berusia 38 tahun. Selama masa hidupnya, Schwarzenegger menugaskan Simon Wiesenthal Center, sebuah organisasi militan Yahudi, untuk mempelajari catatan masa perang ayahnya. Tak satu pun dari catatan ini yang tampaknya menunjukkan bahwa Gustav pernah menjadi anggota Partai Nazi dan pemerintah Turki. Berpartisipasi dalam kejahatan perang selama periode ini. SA).

Latar belakang Gustav Pada pemilihan gubernur California tahun 2003, Schwarzenegger mendapat perhatian media yang luas selama pemilihannya sebagai gubernur.
Schwarzenegger mengatakan orang tuanya sangat ketat: “Kembali ke Austria, jika kita tidak melakukannya dengan baik atau kita tidak mendengarkan orang tua kita, tongkat itu tidak akan lepas. Dia telah dewasa. Dia berpartisipasi setiap hari Minggu. Misa dalam keluarga Katolik.

Gustav lebih memilih Arnold daripada putra tertuanya, Meinhard. Preferensi dia adalah “kuat dan berkuasa” karena kecurigaan yang tidak berdasar bahwa Arnold bukanlah anak kandungnya. Schwarzenegger berkata bahwa ayahnya “tidak memiliki kesabaran untuk mendengarkan atau memahami pertanyaan Anda.” Dia memelihara hubungan baik dengan ibunya, dan dia terus berhubungan dengan ibunya sampai kematiannya.

Pendidikan awal dan binaraga awal

Menurut laporan, di sekolah, prestasi akademik Schwarzenegger rata-rata, tetapi dia unggul karena kepribadiannya yang “ceria, ceria, dan optimis”. Uang adalah masalah keluarga mereka. Schwarzenegger masih ingat bahwa sorotan masa mudanya adalah ketika keluarganya membeli lemari es.

Ayah Schwarzenegger, Gustav, adalah seorang atlet dan berharap putranya bisa menjadi juara curling Bavaria. Di bawah pengaruh ayahnya, Schwarzenegger telah berpartisipasi dalam banyak olahraga sejak dia masih kecil.
Schwarzenegger mulai latihan angkat beban pada tahun 1960 ketika seorang pelatih sepak bola membawa timnya ke gym lokal.

Pada usia 14 tahun, ia memilih binaraga daripada sepak bola sebagai kariernya. Dia melanjutkan dengan mengatakan: “Saya sebenarnya memulai latihan beban ketika saya berusia 15 tahun, tetapi saya telah berpartisipasi dalam olahraga selama bertahun-tahun, seperti sepak bola, jadi saya merasa bahwa meskipun saya langsing, setidaknya saya berkembang dengan sangat baik. Dengan cara ini saya Anda dapat memulai gimnasium dan mulai menjadi tuan rumah Olimpiade.

Namun, biografi di situs resminya menyatakan: “Dia memulai pelatihan intensif dengan Dan Farmer ketika dia berusia 14 tahun, dan belajar psikologi ketika dia berusia 15 tahun (untuk mempelajari lebih lanjut tentang kekuatan pikiran pada tubuh.) Dan secara resmi memulainya pada usia 17 tahun, dia berkata dalam pidatonya pada tahun 2001: “Saya membuat rencana saya sendiri ketika saya berusia 14 tahun. Ayah ingin aku menjadi polisi seperti dia. Ibuku ingin aku pergi ke sekolah perdagangan.

Schwarzenegger mengunjungi sebuah stadion di Graz. Dia juga sering mengunjungi teater lokal dan menonton ikon binaraga seperti Reg Park, Steve Reeves, dan Johnny Weissmuller di layar lebar. Ketika Reeves meninggal pada tahun 2000, Schwarzenegger melewatkannya: “Saya tumbuh bersama Steve Reeves ketika saya masih remaja. Pencapaiannya yang luar biasa Itu membuat saya merasa bahwa orang-orang di sekitar saya tidak selalu memahami impian saya. Steve Reeves telah menjadi bagian darinya Untungnya, semua yang telah saya capai. ”Pada tahun 1961, Schwarzenegger bertemu dengan mantan Austria Kurt Marnul (Kurt Marnul), yang mengundangnya untuk berlatih di stadion di Graz.

Dia sangat perhatian ketika dia masih kecil, bahkan jika itu tutup pada akhir pekan, dia akan pergi ke gimnasium setempat untuk berlatih pada akhir pekan. “Jika saya melewatkan latihan, itu akan membuat saya marah. Jika saya tidak tahu, saya tahu saya tidak bisa bercermin keesokan paginya.” Ketika ditanya tentang pengalaman film pertama Schwarzenegger sebagai seorang anak, dia menjawab: “Saya Saya masih sangat muda, tetapi saya ingat ayah saya membawa saya ke bioskop Austria untuk menonton beberapa film berita.

Film nyata pertama yang saya tonton, saya ingat dengan jelas bahwa di Graz, Schwarzenegger terdiri dari Alfer keturunan Yahudi. Dibimbing oleh Alfred Gerstl , ia kemudian menjadi Ketua Dewan Federal dan berteman dengan putranya Karl. Saudara laki-laki Schwarzenegger, Meinhard, meninggal dalam kecelakaan mobil pada 20 Mei 1971.

Dia mengemudi di bawah pengaruh pengaruh dan langsung mati. Schwarzenegger tidak menghadiri pemakamannya. Meinhard bertunangan dengan Erika Knapp, dan mereka memiliki seorang putra berusia tiga tahun bernama Patrick. Schwarzenegger mendanai pendidikan Patrick dan membantunya beremigrasi ke Amerika Serikat. Gustav meninggal karena stroke pada 13 Desember 1972. Belakangan, ia dan produser film mengatakan bahwa cerita ini didasarkan pada binaragawan lain, tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa olahraga ekstrim tertentu baik untuk olahraga mereka dan membuat citra Schwarzenegger lebih keren, yang menimbulkan kontroversi dalam film tersebut.

Namun, pacar serius pertamanya, Barbara Baker (Barbara Baker) ingat bahwa dia telah menceritakan kematian ayahnya tanpa ampun, dan dia tidak pernah membicarakan tentang kakaknya. Seiring waktu, dia memberikan setidaknya tiga versi alasan mengapa ayahnya tidak hadir di pemakaman.
Dalam sebuah wawancara dengan majalah Fortune pada tahun 2004, Schwarzenegger menggambarkan bagaimana dia mengalami “pelecehan anak saat ini” di tangan ayahnya: “Rambut saya ditarik. Saya dipukuli dengan ikat pinggang. Anak tetangga juga dipukul dengan ikat pinggang. Pukul Saya melihat banyak anak dirusak oleh orang tua mereka Ini adalah mentalitas Jerman-Austria.

Mereka tidak ingin menciptakan individu. Semuanya berkaitan dengan kepatuhan. Saya adalah orang yang tidak patuh yang ingin tidak bisa dihancurkan. Karena itu, saya menjadi pemberontak. Setiap kali saya dipukul, setiap kali seseorang berkata, “Kamu tidak bisa melakukannya, itu tidak akan,” saya berkata, “Karena saya pergi dari sini, tidak akan lama. Saya ingin menjadi kaya. Saya ingin menjadi seseorang. ‘”

Schwarzenegger bertugas di tentara Austria pada tahun 1965 untuk memenuhi masa bakti yang disyaratkan, ketika semua pria Austria baru berusia 18 tahun. Selama pengabdiannya, ia memenangkan Kompetisi Junior Mister. Eropa.

Dia menjadi AWOL dalam pelatihan dasar, sehingga dia dapat berpartisipasi dalam kompetisi, dan kemudian menghabiskan seminggu di penjara militer: “Berpartisipasi dalam kompetisi sangat berarti bagi saya, saya tidak akan mempertimbangkan konsekuensinya dengan hati-hati.” Hotel Steirerhof di Graz Memenangkan kompetisi binaraga lagi dan memenangkan tempat kedua.

Dia terpilih sebagai “Pria Berprestasi Eropa”, yang membuatnya terkenal di industri binaraga. “Gelar Mr. Universe adalah kesempatan saya untuk pergi ke Amerika Serikat-tanah peluang, di mana saya bisa menjadi bintang dan menjadi kaya.” Schwarzenegger pertama kali berpartisipasi dalam kompetisi pesawat pada tahun 1966, berpartisipasi dalam kompetisi NABBA Mr. . Alam semesta di London. Dia memenangkan tempat kedua dalam Kontes Mr. Alam semesta tidak memiliki definisi otot seperti juara Amerika Chester Yorton (Chester Yorton).

Baca Juga: Review Film Mortal Kombat (2021 film)

Salah satu juri kompetisi 1966, Charles “Wag” Bennett (Charles “Wag” Bennett) sangat terkesan dengan Schwarzenegger, dan dia menawarkan diri untuk melatihnya. Karena uang Schwarzenegger sangat sedikit, Bennett mengundangnya untuk tinggal di rumah keluarga yang ramai di atas salah satu dari dua stadion di Forest Gate di London. Kontur kaki Jotun dinilai sebagai yang terbaik, dan Schwarzenegger berfokus pada peningkatan kejernihan otot kaki dan kekuatan di bawah program pelatihan yang dirancang oleh Bennett. Tinggal di East End of London membantu Schwarzenegger meningkatkan pemahaman dasarnya tentang bahasa Inggris.

Hidup bersama Bennett juga mengubah seseorang: “Berada bersama mereka membuatku lebih pintar. Saat kamu menjadi teman sebaya, kamu selalu mencari pengakuan, cinta, perhatian, dan bimbingan. Saat itu, aku tidak begitu menyadarinya, tapi sekarang, dalam retrospeksi, saya menemukan bahwa keluarga Bennett memenuhi semua kebutuhan ini, terutama karena saya menjadi yang terbaik di dunia

Dikenali dan merasa unik dan spesial. Mereka melihat bahwa saya membutuhkan perhatian, perhatian, dan cinta seperti itu.
Juga pada tahun 1966, Schwarzenegger memiliki kesempatan untuk bertemu idola masa kecilnya Reg Park di rumah Bennett, yang menjadi teman dan mentornya. Pelatihan ini membuahkan hasil.Pada tahun 1967, Schwarzenegger memenangkan gelar untuk pertama kalinya, menjadi Tuan Universe termuda pada usia 20 tahun. Dia memenangkan tiga gelar kejuaraan lagi.

Schwarzenegger kemudian terbang kembali ke Munich, tempat dia belajar di sekolah bisnis dan bekerja di klub kebugaran (gimnasium Rolf Putziger, tempat dia bekerja dan berlatih dari tahun 1966 hingga 1968). Dia kembali ke London pada tahun 1968 dan memenangkan penghargaan Mr. Universe berikutnya. judul. Dia sering berkata kepada Roger Field, seorang pelatih Inggris dan temannya di Munich pada saat itu, “Saya akan menjadi aktor terhebat!”
Schwarzenegger bermimpi pindah ke Amerika Serikat sejak usia 10 tahun dan melihat binaraga sebagai cara untuk mencapai tujuan ini. Dia pindah ke Amerika Serikat pada bulan Oktober 1968 pada usia 21 dan hampir tidak dapat berbicara bahasa Inggris, sehingga mewujudkan mimpinya.

Di sana, di bawah bimbingan Joe Weider, dia berlatih di Gold’s Gym di Venesia, California. Dari tahun 1970 hingga 1974, salah satu mitra latihan beban Schwarzenegger adalah pegulat profesional Ric Drasin, yang merancang logo Gold’s Gym asli pada tahun 1973. Schwarzenegger juga merupakan teman baik dari superstar gulat profesional Billy Graham. Pada tahun 1970, ketika dia baru berusia 23 tahun, dia diberi nama Tn. Olimpiade pertamanya diadakan di New York, dan kemudian dia memenangkan kejuaraan tujuh kali.

Firma hukum imigrasi Siskind & Susser menyatakan bahwa Schwarzenegger mungkin telah menjadi imigran ilegal pada akhir 1960-an atau awal 1970-an karena melanggar persyaratan visa. “Los Angeles Weekly” kemudian menyatakan pada tahun 2002 bahwa Schwarzenegger adalah imigran paling terkenal di Amerika Serikat, “mengatasi aksen Austria yang kuat, melampaui latar belakang binaraga yang tidak biasa, dan menjadi bintang film terbesar di dunia pada tahun 1990-an.” [40]

Pada tahun 1977, autobiografi / panduan pelatihan angkat beban Schwarzenegger Arnold: Pendidikan binaragawan sukses besar.Pada 1977, dia berpose untuk majalah gay After Dark. Sebagai bagian dari rencana ekspansi UCLA, Schwarzenegger telah berpartisipasi dalam berbagai kursus (termasuk kursus bahasa Inggris) di Santa Monica College di California dan membuka kelas yang lebih maju di University of California, Los Angeles. Setelah mengumpulkan kredibilitas yang cukup, Anda dapat menjadi “dalam jarak pendek dari kelulusan. ”

Pada 1979, ia belajar di University of Wisconsin-Superior sebagai mahasiswa pendidikan jarak jauh, menyelesaikan sebagian besar tugas kuliahnya, bertukar surat, dan terbang ke Superior untuk bertemu dengan profesor dan mengikuti ujian akhir. Pada Mei 1980, ia resmi lulus dengan gelar sarjana di bidang administrasi bisnis dan pemasaran. Dia memperoleh kewarganegaraan Amerika pada tahun 1983.

Schwarzenegger mengatakan bahwa selama ini, dia bertemu dengan seorang teman dan memberitahunya bahwa dia sedang mengajar Meditasi Transendental (TM), yang mendorong Schwarzenegger untuk mengungkapkan bahwa dia dalam kecemasan untuk pertama kalinya dalam hidupnya: [Tahun TM], karena saya tidak tidak menggabungkan semuanya, tetapi memperlakukannya sebagai masalah besar.

Mengenal Pemain The Expendables Dolph Lundgren Atau Gunnar Jen
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Pemain The Expendables Dolph Lundgren Atau Gunnar Jen

www.theexpendablesmovie.netMengenal Pemain The Expendables Dolph Lundgren Atau Gunnar Jen. Hans Lundgren, yang dikenal sebagai Dolph Lundgren, adalah aktor, produser film, dan seniman bela diri Swedia. Terobosan Lundgren datang pada tahun 1985, ketika ia memainkan Rocky IV sebagai petinju Soviet Ivan Drago yang mengesankan. Sejak itu, ia telah membintangi 69 film yang hampir semuanya bergenre aksi.

Lundgren menerima gelar di bidang teknik kimia dari Royal Institute of Technology pada awal 1980-an dan gelar master di bidang teknik kimia dari University of Sydney pada tahun 1982. Dia memegang peringkat sabuk hitam pada 1980-81, Kyokushin Karate dan 4 juara Eropa. . Saat berada di Sydney, ia menjadi pengawal penyanyi Jamaika Grace Jones dan mulai menjalin hubungan dengannya. Dia menerima beasiswa Fulbright dari Massachusetts Institute of Technology dan pindah ke Boston.

Jones membujuknya untuk meninggalkan perguruan tinggi, pindah ke New York untuk bersamanya dan mulai berakting, di mana, setelah sempat melayani sebagai model dan pengurus klub malam Manhattan The Limelight, Longgren bekerja sebagai debut minor KGB di KGB. Film James Bond “A View to a Kill”.

Setelah tampil di Rocky IV, Longgren memainkan peran “kemanusiaan” dalam film fantasi ilmiah tahun 1987 “Master of the Universe”. Rachenko menyutradarai “Red Scorpion” (1988) dan Frank Castle (Frank Castle), menyutradarai film “The Punisher” tahun 1989.

Sepanjang 1990-an, ia membintangi film “I Came for Peace” (1990), “The Coverup” (1991), “Little Tokyo Showdown” (1991), “Universal Soldiers” (1992, 2009, 2012), dan ” The Book of Appointment “Asia Tree (1993). (1994), “War Man” (1994), “Johnny Mnemonic” (1995), “Shooter” (1995), “The Trigger of Silence” (1996), “Peacekeeper” (1997) dan “Blackjack” (1998) .

Pada tahun 2004, ia menyutradarai film pertamanya “Guardian”, kemudian “Robot” (2005), “Preacher” (2007), “Conducting the Performing Arts” (2009) dan “Icarus” “(2010), juga membintangi semua film .

Sejak 1995, Lundgren telah muncul di film video langsung untuk waktu yang lama, dan kemudian kembali ke Hollywood pada tahun 2010 untuk bermain Gunnar dengan Sylvester Stallone dan bintang serba bisa di The Expendables Jensen. Dia memainkan peran dalam The Expendables 2 (2012) dan The Expendables 3 (2014).

Juga pada tahun 2014, ia ikut menulis dan ikut memproduksi “Skin Trade”, sebuah film thriller aksi tentang perdagangan manusia. Film ini menandai ketiga kalinya dia berkolaborasi dengan Karrie Carlo Yuzhi Tiano, dua yang pertama adalah “Little Tokyo Showdown” (1991) dan “Dragon Bridge” (1999). Dia sekali lagi memainkan peran Ivan Drago dalam “Creed 2” (2018) dan akan memainkan kembali peran Gunner Jensen dalam “Expendables 4”. Berperan sebagai ayah dari Mera di Aquaman (2018). Dia juga muncul berulang kali di musim kelima “Arro”.

masa muda

Hans Lundgren lahir di Spånga pada tanggal 3 November 1957, putra dari guru bahasa Née Tjerneld (1932-1992), dan seorang insinyur, Ekonom dan ekonom Karl Hugo Johan Lundgren (Karl Hugo Johan Lundgren) (1923-2000). (MBA) adalah pemerintah Swedia. Dia tinggal di Spånga sampai dia berusia 13 tahun sebelum pindah ke rumah kakek neneknya di Nyland, Aygermanland. Beberapa sumber secara keliru menetapkan 1959 sebagai tahun kelahirannya, tetapi Longgren sendiri telah mengonfirmasi bahwa itu tahun 1957. Dia memiliki dua saudara perempuan, Katarina dan Annika, dan seorang adik laki-laki, John.

Baca Juga: Mengenal Pemain The Expendables Lee Christ Atau Jason Statham

Lundgren mengklaim bahwa ayahnya telah dianiaya secara fisik dan frustrasi dengan istri dan putra tertuanya. Dia mengatakan bahwa selama na, ayahnya memanggilnya “pecundang”, dan dia termotivasi kemudian karena dia menjadi semakin ambisius untuk membuktikan dirinya. Tapi dia juga berkata: “Saya masih mencintai ayah saya. Saya masih mengagumi banyak hal tentang dia. Ketika saya masih kecil, saya mungkin terlalu menyukainya, jadi sikap keras kepala mungkin menjadi sesuatu yang tidak bisa dia atasi. Dia dulu begitu. terganggu oleh hubungan dengan ayahnya. Yu, mengungkapkan keinginannya untuk berpartisipasi dalam olahraga kontak keras seperti tinju dan karate

Longgren mengatakan dia merasa tidak aman ketika dia masih kecil, menderita alergi, dan mengaku sebagai “kurcaci.” Dia menunjukkan minat pada drum dan bercita-cita menjadi bintang rock.

Pada usia tujuh tahun, dia mencoba Judo dan Gōjū-ryū. Dia mulai mengambil karate Kyokushin pada usia 10 tahun dan mulai angkat beban saat remaja. Longgren berkata: “Ayah saya selalu mengatakan kepada saya bahwa jika saya ingin membuat hidup saya istimewa, saya harus pergi ke Amerika Serikat.” Setelah lulus dari sekolah menengah, dia lulus dengan nilai A. Dia menghabiskan beberapa waktu di Amerika Serikat di Amerika Serikat. 1970-an., Menerima berbagai beasiswa akademik untuk belajar teknik kimia di Washington State University dan Clemson University.

Antara tahun 1975 dan 1976, ia belajar teknik kimia di Washington State University selama satu tahun, dan kemudian menerima magang wajib selama satu tahun di Sekolah Artileri Pantai Swedia di Sekolah Penjaga Pantai. Pada akhir 1970-an, ia menghadiri dan lulus dari Royal Institute of Technology di Stockholm. Memiliki gelar di bidang teknik kimia. [Butuh sumber daya yang lebih baik]

Setelah bertahun-tahun belajar, Longgren mengasah keterampilan karate melalui pelatihan keras selama lima tahun di dojo, dan mencapai level sabuk hitam pada tahun 1978 dan menempati posisi kedua di Kyokushin. Dia adalah kapten tim Karate Kyokushin Swedia dan merupakan turnamen penantang yang kuat di dunia terbuka pada tahun 1979 (diawasi oleh organisasi Karate Kyokushin), ketika dia hanya sabuk hijau.

Dia memenangkan Kejuaraan Eropa masing-masing pada tahun 1980 dan 1981, dan memenangkan kejuaraan kelas berat di Australia pada tahun 1982. Pada tahun 1982, Lundgren lulus dari University of Sydney dengan gelar master di bidang teknik kimia. Selama di Sydney, ia bekerja sebagai pengawal di sebuah klub malam di King’s Cross yang terkenal di daerah tersebut.

Lundgren dianugerahi Beasiswa Fulbright oleh Institut Teknologi Massachusetts pada tahun 1983. Namun, saat bersiap untuk pindah ke Boston, dia ditemukan di sebuah klub malam, di mana dia bekerja di Sydney dan dipekerjakan oleh Grace Jones sebagai pengawal, dan keduanya menjadi sepasang kekasih.

Hubungan mereka berkembang dengan cepat, dan dia pindah ke New York City bersamanya. Ketika Lundgren tinggal bersama Jones di sebuah apartemen di New York City, dia terlibat dalam gaya di Zoli Agency, tetapi digambarkan sebagai “agak terlalu tinggi dan terlalu berotot untuk model nomor 40”. Dia mencari nafkah sebagai pengawal di The Limelight, sebuah klub malam di Manhattan. Bekerja sama dengan Chazz Palminteri, yang terletak di Gereja Anglikan Bekas Komuni.

Pada siang hari, dia belajar drama di Warren Robertson Theatre Studio, dan berkata: “Waktu saya di New York telah membuka mata saya untuk banyak orang dan gaya hidup yang berbeda (terutama di bidang seni) untuk remaja Swedia saya. Saya bersama Andy Warhol, Keith Haring, Faith dan Steve Rubell menari di Studio 54 dan berdansa dengan Andy McDowell He (Andie MacDowell) dan Tom Hulce (Tom Hulce) belajar akting. Seorang teman mengatakan kepadanya bahwa dia harus pergi ke bioskop, dan kemudian dia berhenti MIT untuk belajar akting dua minggu kemudian.

Profesi

1980-an

Di lokasi syuting film James Bond “Scene of Killing”, Jones menyarankan agar ia mencoba memainkan peran dalam film tersebut, yang menyebabkan debut film fitur hanya memainkan nama kasual KGB yang sesungguhnya, Peran Venz. Dalam film tersebut, Lengren muncul dalam adegan di mana jenderal KGB Walter Gotell dan Max Zolin (Christopher Walken) akan meninggalkan KGB, bertemu di trek, dan berakhir dengan pertengkaran kecil. Karakter Lengren Weitz menodongkan pistol ke arahnya. Zolin Roger Moore berkata dalam penampilan terakhir James Bond: “Dolph is more than Denmark”.

Lengren menemukan bahwa industri hiburan lebih menarik dan berharga daripada teknik kimia, jadi dia memutuskan untuk mengejar karir di bidang akting meskipun tidak menerima pelatihan formal. Setelah mengetahui bahwa Sylvester Stallone sedang mencari petarung hebat untuk memerankan Ivan Drago di Rocky IV (1985), Lunglen membagikan videonya dan foto yang dikirim ke kontak jauh Stallone akhirnya sampai padanya. Lundgren mencoba memainkan peran ini, tetapi seperti yang dia katakan, dia awalnya ditolak karena perawakannya yang tinggi.

Namun, saat ia menonjol saat mengalahkan Stallone, Carl Weathers dan Bridget Nelson, ia akhirnya mengalahkan 5.000 kandidat lainnya. Untuk meningkatkan kebugaran fisik dan kemampuan atletiknya, dia menjalani pelatihan ketat selama lima bulan dalam binaraga dan tinju sebelum syuting film ini. Longgren berkata: “Kami berlatih enam hari seminggu, mengangkat beban sekitar satu jam setiap hari, dan kemudian bertinju di sore hari. Kami melakukan split dada dan punggung suatu hari, dan bahu, kaki, dan lengan keesokan harinya. Jam, berlatih bertarung koreografi Dan melaksanakan pelatihan tas tangan dan perut.

Selama pembuatan film, beratnya adalah 235 lbs (107 kg) -245 lbs (111 kg), tetapi dalam film tersebut, biayanya adalah 261 lbs (118 kg). Seorang penerbit mengatakan kepada Drago: “Dia adalah pejuang yang kejam, dengan berat 261 pound, level terbaik yang dapat diciptakan oleh sains dan kedokteran Soviet.” Protagonisnya, “Jika dia mati, dia akan mati.” Dan “Aku harus menghancurkanmu” adalah yang paling terkenal. dalam seri Rocky dan sering dikutip dalam budaya populer.

Baca Juga: Daftar Film Star Wars, dari The Phantom Menace Hingga Skywalkers

Sylvester Stallone mengatakan dalam sebuah wawancara: “Selama penembakan [Rocky IV], Dorff memukul saya begitu keras sehingga saya menjadi merah dan harus berada di Rumah Sakit Saint John menerima perawatan intensif selama empat hari.” Longgren kemudian melakukan pertandingan tinju sungguhan dengan mantan petarung UFC Oleg Taktarov, namun gagal karena keputusan tersebut.

Lundgren menayangkan Rocky IV di Westwood Movie Theater. Itu adalah momen yang mengubah hidup. Dia berkata: “Saat pacar Grace Jones (Grace Jones) masuk ke Westwood Cinemas dan keluar sebagai bintang film Dolph Lundgren 90 menit kemudian. Pengalaman bertahun-tahun, dari masa kanak-kanak Seorang atlet pelajar di Swedia, tiba-tiba dia harus menjalani peran bintang aksi baru.

Atas dasar mainan anak-anak populer dan animasi kartun, Lundgren mengambil “manusia” yang kuat dalam “Master of Man” (1987) sebagai peran utama pertamanya. Dia bekerja dengan Frank Langella, Meg Foster, Chelsea Field, Billy Barty dan Courteney Cox Cox) membintangi bersama. Selama pembuatan film, bobot Longgren menjadi yang tertinggi, yaitu 250 pon (110 kg).

Film ini gagal besar, dan terlalu kejam untuk film keluarga. Itu dinilai sebagai “pecundang” oleh majalah Variety dan memiliki peringkat “busuk” sebesar 13% di Rotten Tomatoes. Lundgren telah dikritik karena terlalu kaku, tetapi dipandang sebagai “fantasi apik yang dibintangi oleh Dolph Lundgren bersuku kata satu.”
Seorang penulis menjelaskan mengapa Lengren tidak pernah bisa menjadi aktor utama Hollywood: “Lengren dibatasi oleh ukuran dan ketidakpuasannya: meskipun ia seringkali kurang berpengaruh dibandingkan Arnold.”

Lundgren merilis video latihan tentang VHS pada tahun 1987, berjudul “Potensi Maksimum”. Quentin Tarantino (Quentin Tarantino) yang terkenal menjabat sebagai asisten produksi untuk pembuatan film tersebut.
Selanjutnya, dia dan M. Emmet Walsh, Al White, T.P. McKenna dan Carmen Argenziano membintangi “Red Scorpion” karya Joseph Zito (1988).

Plotnya berfokus pada karakter Longeren Nikolai (Nikolai). Nikolai adalah agen KGB Soviet yang telah dilatih di Spuznach. Ia dikirim ke sebuah negara Afrika. Pasukan Soviet, Cekoslowakia, dan Kuba berada di Negara tersebut memberikan dukungan untuk perjuangan pemerintah melawan pemberontakan anti-komunis. Nikolai diperintahkan untuk membunuh pemimpin gerakan tersebut, namun akhirnya berbalik dan pergi. Film tersebut dibuat di Namibia, dan Grace Jones diduga bergabung dengannya selama produksi Swakopmund, bersikeras untuk tinggal di vila dengan biaya $ 3.000 per bulan, meskipun dikatakan bahwa pacarnya pada saat itu adalah Paula Barbieri.

Rating filmnya buruk, dan Rotten Tomatoes mendapat rating “tidak memenuhi syarat” sebesar 11%. Stephen Holden dari The New York Times berkata: “Dada Dolph Longgren adalah bintang sebenarnya dari” Red Scorpion “, sebuah film aksi-petualangan yang diambil di negara fiksi Afrika Mumbach. Dinamis. Patung, tubuhnya, berkilau, telah menembus berbagai siksaan dalam film, dan merupakan fokus visual utama film setiap kali aksinya melambat, dan karena Tuan Longgren masih dilempari batu sampai mati, kecuali dalam satu adegan Dia jarang berbicara selain memberi perintah. , dan dadanya yang berat sebenarnya menyampaikan lebih banyak emosi daripada bibirnya yang bergumam.

Selanjutnya beliau dan M. Emmet Walsh, Al White, T. P. McKenna dan Carmen Argenziano membintangi “Red Scorpion” karya Joseph Zito (1988). Plot berfokus pada karakter Longgren Nikolai (Nikolai). Nikolai adalah agen KGB Soviet yang dilatih di Spuznaz. Ia dikirim ke sebuah negara Afrika. Pasukan Soviet, Cekoslowakia, dan Kuba berada di Negara tersebut memberikan dukungan untuk perjuangan pemerintah melawan anti pemberontakan -komunis. Nikolai diperintahkan untuk membunuh pemimpin gerakan, tetapi akhirnya beralih ke kedua sisi. Bagian pembuatan film diambil di Namibia, dan Grace Jones diduga bergabung dengannya selama produksi Swakopmund, dan dia bersikeras untuk hidup dengan harga US $ 3.000 per bulan. Di vila, meskipun dikatakan bahwa pacarnya di waktu adalah Paula Barbieri.

Rating filmnya tidak bagus, dan Rotten Tomatoes mendapat rating “tidak memenuhi syarat” sebesar 11%. Stephen Holden dari The New York Times berkata: “Dada Dolph Longgren adalah bintang sebenarnya dari” Red Scorpion “, sebuah film aksi-petualangan yang diambil di negara fiksi Afrika Mumbach. Dinamis. Patung, tubuhnya, berkilau dan menderita segala macam penyiksaan dalam film, adalah fokus visual utama film setiap kali aksinya melambat. Monoton dari keraguan mengejutkan, dan dadanya yang berat benar-benar menyampaikan gumaman bibirnya yang lebih emosional.

Lengren kemudian membintangi karakter komik Marvel Frank Custer (alias The Punisher) dalam film The Punisher tahun 1989, yang disutradarai oleh Mark Goldblatt dan Boa Boaz Yakin menyutradarai film tersebut. Meski berdasarkan karakter Marvel Comics, film ini memiliki banyak detail yang diubah dari komik aslinya, dan protagonisnya tidak memakai merek dagang “tengkorak”. “The Punisher” difilmkan di Sydney, Australia, dan menampilkan Louis Gossett Jr., Jeroen Krabe, Kim Sansen dan Barry Otto.

Film ini terutama dievaluasi secara negatif, dan rating saat ini untuk Rotten Tomatoes adalah “busuk” 24%. Christopher Null memberikan analogi film tersebut dengan rasio 5 poin berbanding 1, dengan mengatakan bahwa film itu “dihancurkan oleh bola keju dan efek khusus, urutan pertarungan kaki dan beberapa pertunjukan terburuk.” alur cerita dan kinerja film. , “Majalah Time Out” (Majalah Time Out) menyimpulkan bahwa film itu “merusak, kejam dan menyenangkan.”

Mengenal Pemain The Expendables Lee Christ Atau Jason Statham
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Pemain The Expendables Lee Christ Atau Jason Statham

www.theexpendablesmovie.netMengenal Pemain The Expendables Lee Christ Atau Jason Statham. Jason Statham, lahir pada 26 Juli 1967, adalah aktor Inggris. Dia distereotipkan sebagai anti-pahlawan, yang dikenal karena perannya dalam aksi thriller dan menggambarkan maskulinitas yang tangguh dan tidak dapat diubah.

Dia lahir di Shirebrook, Derbyshire, dan bekerja di kios pasar lokal ketika dia masih muda, melakukan latihan kung fu, taekwondo dan karate kasual. Dia adalah pemain sepak bola dan penyelam yang rajin, dipilih oleh Tim Selam Nasional Inggris untuk berpartisipasi dalam Commonwealth Games 1990.

Segera setelah itu, dia diminta menjadi model untuk French Connection, Tommy Hilfiger dan Levi’s dalam berbagai kampanye periklanan. Sejarah profesional masa lalu Statham bekerja di kios pasar menginspirasi pemerannya dalam film kriminal Guy Ritchie Lock, Stock and Two Smoking Barrels (1998) dan Snatch (2000). Kesuksesan komersial film-film ini membuatnya memerankan Frank Martin dalam trilogi “Transporter” (2002-08).

Baca Juga: Mengenal Sejarah Dari Pemain Utama The Expendables Lebih Detail

Setelah membintangi berbagai perampokan dan aksi thriller, seperti Italian Work (2003), Crank (2006), War (2007), Bank Work (2008), Mechanic (2011), Spy (2015) dan Mechanic: Resurrection (2016), ia memantapkan posisinya sebagai pemimpin di Hollywood. Namun, ia juga membintangi film komersial dan film yang gagal parah, seperti “Revolver” (2005), “Chaos” (2005), “The King’s Name” (2007), Uwe Boll, 13 (2010), “Blitzkrieg” (2011 ), “Killer Elite” (2011), Hummingbird (2013) dan Wild Card (2015). Sebagai bagian dari rangkaian aksi “The Expendables” (2010-14) dan seri “Fast and Furious”, ia menemukan lebih banyak kesuksesan komersial.

Baru-baru ini, ia memainkan perannya sebagai Deckard dalam “Fast and Furious 6” (2013), “Anger 7” (2015), “Fate of Destiny” (2017) dan “Fast and Furious Gift: Hobbes and Shaw” Shaw. (2019) juga merupakan debutnya, bekerja hanya sebagai co-produser film.

Karir aktingnya dikritik karena kurangnya kedalaman dan keragaman; Namun, ia juga dipuji karena memimpin kebangkitan film aksi di tahun 2000-an dan 2010-an. Menurut BBC News, karir filmnya dari 2002 hingga 2017 menghasilkan pendapatan box office sekitar $ 1,5 miliar (£ 1,1 miliar), menjadikannya salah satu bintang terkaya di industri film.

Masa Muda Jason Statham

Jason Statham lahir pada tanggal 26 Juli 1967 di Née Yates di Direbyshire, Derbyshire, dan seorang pedagang kaki lima, Barry Statham. Ayahnya juga bekerja sebagai pelukis rumah, penambang batu bara, dan penyanyi di Kepulauan Canary. Ia pindah ke Great Yarmouth, Norfolk, dan awalnya memilih untuk tidak mengikuti profesi ayahnya dengan bekerja di kios pasar lokal, melainkan berlatih seni bela diri. Dia tumbuh bersama pemain sepak bola Vinnie Jones dan kemudian tampil bersamanya. Jones memperkenalkannya pada sepak bola. Statham kemudian bermain di sekolah tata bahasa lokal (1978-1983). Dia telah berpartisipasi di kelas ini sejak berusia 11 tahun. Dia sangat menyukai menyelam..

Dia menerima pelatihan harian tentang cara menyempurnakan teknik menyelamnya dan telah menjadi anggota Tim Renang Nasional Inggris selama dua belas tahun. Statham berpartisipasi dalam balapan 10m, 3m dan 1m di Commonwealth Games 1990. Dalam sebuah wawancara dengan IGN pada tahun 2003, dia mengatakan bahwa pengalamannya di tim nasional adalah “pengalaman yang luar biasa” dan “mengajari Anda disiplin, fokus dan pasti mengeluarkan Anda dari masalah.”

Kehidupan Statham di media dimulai ketika dia dilatih di Crystal Palace National Sports Center di London ketika dia ditemukan oleh agen promosi olahraga yang berspesialisasi dalam pemodelan olahraga. Tommy Hilfiger, Griffin dan Levis juga menandatanganinya di berbagai kontrak modeling di seri musim semi dan musim panas 1996.

Pada tahun 1997, dia menjadi model untuk merek pakaian French Connection. Seorang juru bicara rantai pakaian kelas atas mengatakan: “Kami memilih Jason karena kami ingin model kami terlihat seperti pria normal. Dia terlihat sekarang: sangat maskulin, tidak terlalu maskulin.” Tetapi menurut Statham, dia masih dipaksa untuk melakukannya. ikuti jejak ayahnya dan jadilah pedagang kaki lima untuk memenuhi kebutuhan, menjual “parfum dan perhiasan palsu di pojok”. Dia telah muncul di beberapa video musik, termasuk “The Shamen” dan “Comin’On” pada tahun 1993, “Run to the Sun” dalam “Erasure” pada tahun 1994, dan “Beautiful South” pada tahun 1995. Dream a Little Dream of Me.

Profesi

2000–2010: Rise to prominence

Sebagai model untuk French Connection, dia diperkenalkan dengan sutradara Inggris yang masih muda, Guy Ritchie, yang sedang mengembangkan proyek film dan perlu mengisi peran sebagai penipu jalanan. Setelah mengetahui tentang masa lalu Statham sebagai penjual pasar gelap, Ritchie memutuskan untuk memerankannya dalam film thriller komedi kriminal tahun 1998 “Stock” dan “Two Smoking Barrels” The role of “Bacon”. Film ini dipuji oleh para kritikus dan penonton, dan membantu Statham menarik perhatian publik. Dia dibayar £ 5.000 (US $ 6.937) untuk perannya dalam film tersebut.

Kolaborasi kedua antara Statham dan Ritchie adalah memainkan peran “Turki” dalam film tahun 2000 The Snatch. Film yang dibintangi aktor terkenal Brad Pitt, Dennis Farina dan Benicio del Toro (Benicio del Toro) ini meraup lebih dari $ 80 juta di box office. Karena perannya dalam perebutan itu, ia dibayar £ 15.000 (US $ 20.760), tiga kali lipat dari jumlah film pertamanya. Statham mampu masuk ke Hollywood dan membintangi dua film pada tahun 2001: film horor aksi sci-fi “The Ghost of Mars” dan film aksi seni bela diri sci-fi “One”.

Statham diberi lebih banyak peran film.Pada tahun 2002, ia ditunjuk sebagai pengemudi utama Frank Martin dalam film aksi The Transporter yang disutradarai oleh Luc Besson. Dia telah mempelajari Kung Fu Wing Chun, Karate dan Taekwondo. Film ini menghasilkan dua sekuel, “Transporter 2” (2005) dan “Transporter 3” (2008).

Dia juga memainkan peran pendukung dalam “Mean Machine” (2002), “The Italian Job” (2003) dan “Cellular” (2004), di mana dia memainkan peran penjahat utama. Pada tahun 2005, Statitch sekali lagi membuat Statham muncul dalam karya barunya “Revolver”, yang merupakan kegagalan box office yang serius. Dia memainkan peran dramatis dalam film London independen 2006. Di tahun yang sama, ia memainkan peran utama dalam film aksi “Crank”. Selama San Diego Comic Con 2006, Statham diminta untuk mempromosikan status Crank.

Pada tahun 2008, Statham membintangi film thriller kriminal Inggris “The Bank Job and Death Race” (The Bank Job and Death Race), yang merupakan remake dari “Death Race 2000” (1975). Kritikus film Amerika Armond White memuji Statham karena menjadi bintang film laga. Pada kesempatan “perlombaan kematian”, White menganjurkan “rekam jejak terbaik dari semua bintang film kontemporer” Statham. Kemudian pada tahun 2008, White memuji Statham’s Transporter 3 sebagai contoh yang baik dari seni pop dinamis. Chris Hewitt dari Empire Magazine menganggap film itu sebagai “hal yang dingin”, tetapi dengan “menjadikan Statham pahlawan aksi baru, itu melawan pria jangkung seperti Jackie Chen. Penendang puas dengan sikap tegas seperti dia” untuk memuji film ini .

Pada 2009, Statham mulai memproduksi film baru yang ditulis oleh David Peoples dan Janet Peoples. Statham berkata: “Kami mencoba membuat film yang disutradarai oleh David People dan Janet People, meniru film lama” The Treasure of Sierra Madre. “Ini bukan remake atau semacamnya, tapi ini adalah film tentang hubungan interpersonal dan tingkat keserakahannya agak mirip, yang menghancurkan hubungan antara ketiga orang ini.

Nama kerjanya adalah The Grabbers. Dia memainkan kembali peran Chev Chelios dalam sekuel 2009 “Crank: High Voltage”.
Pada tahun 2010, Statham muncul dalam ansambel aksi The Expendables dengan bintang aksi Sylvester Stallone, Jet Jet, Dolph Lundgren dan Mickey Rourke. Statham berperan sebagai Lee Christmas, mantan tentara SAS dan ahli dalam pertempuran pisau jarak dekat. Film ini meraih kesuksesan komersial, menduduki peringkat pertama di AS, Inggris, China, dan India, dengan box office global sebesar 274 juta dolar AS.

2011–2015: Commercial expansion

Statham membintangi film Charles Bronson tahun 1972 “The Mechanic” (Arthur Bishop) di film pertama tahun 2011. Badan Standar Periklanan melarang trailer drama yang menggambarkan karakter Statham “menembak seorang pria” karena menunjukkan kekerasan yang berlebihan. Perannya dalam The Machinist telah mendapat ulasan positif dari para kritikus di Amerika Serikat dan Inggris. Penjaga memujinya karena “efisiensinya yang sekarang terbiasa” dalam merealisasikan “thriller yang menarik”. The New York Times menunjukkan bahwa Stanham “licin seperti peluru.” Film ini “lebih bertenaga” dari film aslinya.

Baca Juga: Antrean Komplit 21 Film Marvel Cinematic Universe

Surat kabar Inggris “Daily Telegraph” menyebut Statham “outlet terbaik untuk film aksi di Inggris, hampir seorang pengusaha yang sopan dan kejam.” Dia kembali ke polisi sebagai detektif Tom Brant. Film Inggris yang dibintangi dalam lakon “Blitz” ( Menggempur). Film ini mendapat tinjauan yang beragam dari Cath Clake dari The Guardian, mengatakan bahwa film itu “tidak buruk” dan “sangat menghibur.” Kemudian, dia dimasukkan ke dalam film aksi “Killer Elite”. Film ini didasarkan pada peristiwa nyata dan merupakan subjek dari novel Sir Ranuf Fiennes “The Feather Man”. Statham berperan sebagai pembunuh Danny, yang pensiun untuk menjaga teman-teman lamanya. Ia diperankan oleh Robert De Niro.

Anggaran film tersebut negatif dan telah menarik perhatian para kritikus.
Pada Agustus 2011, ia mulai membuat film Parker untuk sutradara Taylor Hackford; film tersebut dirilis pada Januari 2013. Statham berperan sebagai Parker, penjahat anti-pahlawan yang sebelumnya dimainkan oleh Mel Gibson di Payback 1999 dan Lee Marvin di Point Blank 1967 (meskipun peran mereka diberi nama keluarga yang berbeda).

AO Scott dari The New York Times berbicara tentang para aktor dalam film tersebut: “Statham tampaknya seluruhnya terdiri dari otot dan jaringan parut, dan puas dengan keterbatasannya sebagai seorang aktor. Orang yang sepenuhnya bulat.

Sebuah laporan oleh British Broadcasting Corporation (BBC) pada tahun 2012 memperkirakan bahwa sepuluh tahun karir filmnya (dari 2002 hingga 2012) sejauh ini telah menghasilkan lebih dari $ 1 miliar pendapatan box office, yang membuatnya menjadi yang paling berharga di industri film. Salah satu bintang uang. Dia menandatangani kontrak dengan Lee Christmas di 2012 “The Expendables 2”

Pada 2013, Statham membuat penampilan cameo di akhir Fast & Furious 6 sebagai saudara dari rival film Owen Shaw (Luke Evans). Ia kembali memainkan peran tersebut di Furious 7 yang dirilis pada April 2015, kali ini sebagai lawan utamanya.

Dia juga membintangi film thriller “Homefront” yang disutradarai oleh Sylvester Stallone bersama James Franco dan menjadi berita utama film thriller Inggris “Hummingbird”. Film terakhir dipuji oleh para kritikus karena membawa keterampilan akting Statham ke tingkat yang lebih tinggi. Mark Kermode dari “The Guardian” berkata: “Dia mencoba mengembangkan ‘merek’ dengan bereksperimen dengan produk yang lebih berani, [[memperbesar] palet dramatisnya”.

Sebagai salah satu pembalap, Statham membuat penampilan cameo dalam video musik 2014 “Summer of Calvin Harris” (Summer of Calvin Harris). Pada tahun 2014, ia berperan sebagai Lee Christmas dalam “The Expendables 3”. Meskipun ini penting, anggaran box office film tersebut adalah US $ 90 juta dan total box office adalah US $ 215 juta.

Pada 2015, ia ikut membintangi komedi aksi “Spy” bersama Melissa McCarthy, Jude Law, dan Rose Byrne. Film ini sukses secara komersial dan secara khusus dipuji karena menyoroti komedi Statham daripada peran seriusnya.

Menurut sebuah artikel di majalah “Empire”, “Spy 2” dikembangkan pada akhir 2015, dan lebih banyak waktu layar digunakan untuk menampilkan karakter Statham, Rick Ford. Dia dinominasikan untuk penghargaan “Kritikus Terbaik” dalam kategori komedi untuk perannya dalam “Spy”.
Statham dianugerahi kontrak untuk tiga film untuk memulai kembali seri Transporter pada akhir 2015, tetapi dia ditolak karena tidak mendapatkan naskah sebelum tanggal penandatanganan dan tidak puas dengan paket kompensasi.

Menurut sebuah artikel di “Guardian”, Statham menyatakan minatnya untuk memerankan James Bond dalam film “Ghost” yang akan datang. Penulis Steve Rose menunjukkan: “Tidak ada keraguan bahwa Statham dapat mengikuti jejak Bond. Berbicara tentang pidatonya berdampak besar pada aksen Skotlandia Sean Connery dan Timothy. Peran antara aksen Welsh Timothy Dalton hampir tidak menjadi masalah. “Nanti. Kritikus dan publik telah berulang kali memintanya menjadi James Bond dalam wawancara film masa depan.

2016–present: Continued success

Film sekuel 2011-nya “The Machinist” dijadwalkan untuk mulai diproduksi pada paruh kedua tahun 2016 dan diumumkan sebagai “The Machinist: Resurrection”. Film ini telah mencapai kesuksesan yang sangat komersial di pasar film internasional, dengan box office global sebesar 109,4 juta dolar AS. Menurut “Forbes”, film ini adalah “pendapatan terbesar ketujuh” Statham dan bisnis film tunggal paling sukses secara komersial dalam karirnya.
Pada Februari 2017, dia dan Gal Gadot memainkan iklan Super Bowl 30 detik untuk Wix.com selama Super Bowl LI.

CNET melaporkan bahwa iklan tersebut menarik 22 juta tayangan pengguna. Statham diminta untuk bergabung kembali dengan serial “Fast and Furious” pada tahun 2016. “The Destiny of Wrath” dirilis pada April 2017 dan sukses secara komersial. Meskipun film tersebut menerima ulasan yang berbeda secara keseluruhan, Teater Statham dipuji karena pengaturan waktu komedi dan chemistry layar kontemporernya. Ini terus menjadi film terlaris ketiga tertinggi pada tahun 2017 dan film terlaris ke-12 yang pernah ada.

Spy 2 dikonfirmasi pada 15 Februari 2018. Namun kemudian di tahun 2018, Feig menjelaskan bahwa meskipun sekuel Spy mungkin masih berlangsung, proyek tersebut “belum menarik minat studio.”

Statham memainkan peran mantan kapten angkatan laut Jonas Taylor dalam film horor aksi 2018 “Meg” yang dirilis pada 10 Agustus. Untuk mempersiapkan pemandangan berenang di perairan yang dipenuhi hiu, Statham berenang bersama hiu banteng Fiji.

Film ini meraih pendapatan box office global sebesar $ 527,8 juta, menjadikannya film kerja sama Tiongkok-AS dengan pendapatan kotor tertinggi yang pernah ada.
Statham kembali memainkan peran Dyke Shaw dalam “Gifts of Fast and Furious: Hobbes and Shaw” pada tahun 2019, yang merupakan produk turunan dari seri “Fast and Furious”, dengan fokus pada perannya dan Dashi Johnson. Film ini meraup US $ 758 juta di box office global dan menjadi film box office tertinggi kesepuluh pada tahun 2019. Film ini secara luas dipuji oleh para kritikus dan memuji kinerja Statham.

Mengenal Sejarah Dari Pemain Utama The Expendables Lebih Detail
Blog Expendables Facts Expendables News

Mengenal Sejarah Dari Pemain Utama The Expendables Lebih Detail

Sylvester Gardenzio Stallone

www.theexpendablesmovie.netMengenal Sejarah Dari Pemain Utama The Expendables Lebih Detail. Sylvester Enzio Stallone (lahir 6 Juli 1946, Michael Sylvester Gardenzio Stallone) adalah aktor, penulis skenario, sutradara dan produser Amerika. Setelah tiba di New York pada tahun 1969 dan Hollywood pada tahun 1974, ia memulai karir yang berjuang sebagai aktor selama bertahun-tahun. Setelah itu, Sylvester Stallone memenangkan gelarnya di Flat Bush House of Lords dengan membintangi Stanley Rosiello. Jadilah orang pertama yang memuji dan menjadi seorang aktor. Kemudian, Stallone menemukan peran paruh waktu atau sekunder dalam sejumlah besar film murah, sampai dia mencapai kritik terbesar dan kesuksesan komersial sebagai aktor, mulai tahun 1976, dia berperan di film pertama film Boxer Rocky Balboa (Rocky Balboa ).

Baca Juga: Tentang Semua Film The Expendable

Film seri Rocky yang sukses (1976-sekarang). Dalam film-film tersebut Rocky digambarkan sebagai petinju yang lemah, ia melawan banyak lawan yang kejam dan memenangkan kejuaraan kelas berat dunia sebanyak dua kali.

Pada tahun 1977, Stallone adalah aktor ketiga dalam industri film yang dinominasikan untuk dua Oscar untuk Skenario Asli Terbaik dan Aktor Terbaik. Film Stallone “Rocky” telah masuk National Film Registry, dan properti ditempatkan di Museum Smithsonian. Penggunaan pintu masuk utama Rocky Series Philadelphia Museum of Art oleh Stallone membuat daerah itu dijuluki “Langkah Berbatu”. Philadelphia secara permanen menempatkan patung karakternya Rocky di dekat museum, dan dia terpilih ke International Boxing Hall of Fame.

Hingga 1982, film Stallone dianggap box office besar, kecuali jika itu sekuel Rocky, dan tidak ada yang memenangkan pujian Rocky pertama. Situasi ini berubah dengan munculnya film aksi sukses “First Blood”, di mana ia berperan sebagai John Rambo, seorang tentara yang diserang oleh PTSD. Dia akan berperan dalam total lima film Rambo (1982-2019). Dari pertengahan 1980-an hingga akhir 1990-an, Stallone terus menjadi salah satu aktor Hollywood dengan bayaran tertinggi pada zaman itu, muncul dalam banyak film aksi yang sukses secara komersial yang sangat dihargai oleh para kritikus. Ini termasuk Cobra, Tango dan Uang Tunai, Gantungan Tebing, penghancur dan ahli.

Popularitas Stallone menurun pada awal 2000-an, tetapi ia menjadi terkenal lagi pada 2006 dengan bagian keenam dari seri “Rocky” dan bagian keempat dari seri “Rambo”. Pada tahun 2010-an, Stallone meluncurkan serial film “The Expendables” (2010-2014), di mana ia berperan sebagai tentara bayaran Barney Ross. Pada 2013, ia membintangi sukses “Escape Plan” dan memainkan peran dalam sekuelnya. Pada tahun 2015, Stallone kembali ke serial Rocky dengan Creed. Film ini adalah film sekunder yang berfokus pada Michael B. Jordan, putra dari petinju naas Apollo Creed (Apollo Creed). B. Jordan) berperan sebagai Adonis “Donnie” Creed (Adonis “Donnie” Creed), ketika dia pensiun, Rocky adalah seorang mentor.

Pengulangan peran ini memenangkan pujian untuk Stallone. “Creed” pertamanya memenangkan Golden Globe dan Oscar ketiga, yang merupakan pertama kalinya ia dinominasikan untuk peran yang sama 40 tahun lalu. Stallone adalah satu-satunya aktor dalam sejarah film Amerika yang tampil di puncak box office selama lima tahun berturut-turut.

Masa Muda

Michael Sylvester Gardenzio Stallone (Michael Sylvester Gardenzio Stallone) lahir pada tanggal 6 Juli 1946 dekat Hell’s Kitchen di Manhattan, New York. Dia ini adalah putra yang tertua dan Jie ini dari penata rambut dan juga ahli dalam kecantikan Francisco Frank Stallone. Quirine Jackie Stallone (néeLabofish; 1921- 2020), peramal, penari, dan promotor gulat wanita. Ayahnya yang berkebangsaan Italia lahir di Gioia del Colle, Italia dan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1930-an, sedangkan ibunya yang berkebangsaan Amerika adalah keturunan Prancis (dari Brittany) dan Eropa Timur.

Adik laki-lakinya adalah aktor dan musisi Frank Stallone. Komplikasi yang ditemui ibu Stallone saat melahirkan memaksa dokter kandungannya untuk menggunakan dua tang saat melahirkan. Penyalahgunaan tang ini secara tidak sengaja memutuskan saraf dan melumpuhkan beberapa bagian wajah Stallone. Akibatnya, sisi kiri bawah wajahnya lumpuh (termasuk bagian bibir, lidah, dan rahang), dan kecelakaan itu membuatnya mendengus dan cadel. Dia dibaptis sebagai seorang Katolik.

Ayahnya memindahkan keluarganya ke Washington, DC. Sekolah kecantikan dibuka pada awal 1950-an. Pada tahun 1954, ibunya membuka gym wanita bernama Barbella’s. Sebelum memasuki Miami-Dade College, Stallone belajar di University of Notre Dame dan Lincoln High School di Philadelphia dan Akademi Militer Charlotte Hall.

Dari September 1965 hingga Juni 1967, ia bekerja di American Academy di Swiss selama dua tahun. Dari 1967 hingga 1969, ia kembali ke Amerika Serikat untuk belajar drama di University of Miami. Hingga 1969, dia telah tampil di panggung American Conservatory of Music. Sejak 1970, ia mulai menggunakan nama panggung Sylvester E. Stallone untuk menamai Mike Stallone.

Karier film

Peran awal terobosan: 1968–1976

Ketika Stallone masuk Universitas Miami, dia tampil dalam drama “Good Boy” (juga dikenal sebagai “Square Root”) yang difilmkan pada tahun 1968. Stallone memainkan protagonis pertama dalam film erotis “Katy and Studder’s Gathering” (1970). Gajinya untuk dua hari kerja adalah $ 200.

Stallone kemudian menjelaskan bahwa dia mati-matian membuat film itu setelah menemukan dirinya menjadi tunawisma beberapa hari setelah diusir dari apartemennya. Dia juga mengatakan bahwa dia tidur di terminal bus Port Authority di New York City selama tiga minggu sebelum melihat pengumuman film tersebut. Dalam perkataan sang aktor, “Ini bisa dilakukan di film atau merampok seseorang, karena aku di ujung tali-ujung”.

Beberapa tahun kemudian, film tersebut dirilis sebagai Stallion Italia untuk menghormati ketenaran baru Stallone (judul baru diambil dari nama panggilan Stallion sejak Rocky). Stallone juga muncul dalam drama panggung porno di luar Broadway, yang dilakukan dalam 23 pertunjukan di Teater Martinique dari 28 Oktober hingga 15 November 1971, dan kemudian diproduksi oleh Radley Metzger Film 1974 “Score”.

Setelah pindah ke New York City, Stallone tinggal bersama pacarnya Sasha Czack, yang mendukung mereka dengan bekerja sebagai pelayan. Dia sendiri adalah seorang aktris yang bercita-cita tinggi. Stallone terlibat dalam pekerjaan serabutan selama ini, termasuk membersihkan di kebun binatang dan mengangkut ke teater. Dia diusir oleh yang terakhir karena menanggalkan tiket. Ia mengembangkan keterampilan menulisnya melalui kunjungan ke perpustakaan setempat dan menjadi tertarik pada karya Edgar Allan Poe.

Pada tahun 1972, Stallone hampir berhenti berakting. Dalam apa yang kemudian dia gambarkan sebagai “sekuat batu”, dia mencoba dan gagal menemukan pekerjaan tambahan dengan ayah baptisnya. Sebaliknya, ia dan Barbra Streisand membintangi film Hollywood populer lainnya, “Apa yang terjadi dengan Dokter?” Dua penampilan Stallone nyaris tak terlihat.

Stallone kebetulan sedang memainkan sebuah drama di mana seorang teman mengundangnya untuk berpartisipasi dalam sebuah adegan, dan seorang peserta dari agen tersebut percaya bahwa Stallone akan cocok untuk peran Stanley. Stanley adalah protagonis dari “Flat Bush House of Lords”. Awal dan waktu akhir proyek dijadwalkan dari tahun 1972 hingga 2004. Masalah anggaran tahun 1974.

Stallone memainkan peran utama dalam film independen “No Place to Hide” (No Place to Hide) sekitar pertengahan tahun 1973. Dia berperan sebagai seorang pria yang berhubungan dengan kekasih gerakan teror perkotaan yang berbasis di New York. Film itu diedit ulang dan diberi nama Rebel beberapa tahun kemudian, dengan Stallone sebagai bintang di edisi kedua.

Sesuai dengan gaya film Woody Allen “What’s Up”, film “Tiger Lily” diedit ulang pada tahun 1990, diedit ulang dari film aslinya, dan secara bersamaan melakukan pengambilan gambar baru, Kemudian film itu menjadi mencela diri sendiri “A Man Called”.

Beberapa peran dalam film pertama Stallone lainnya kecil, termasuk penampilan singkat sebagai tentara yang duduk di meja di MASH (1970), Pigeons (1970) sebagai tamu pesta, Woody Allen’s Bananas (1971) sebagai preman kereta bawah tanah, The psikologi horor Klute (1971) digunakan sebagai suplemen untuk klub dansa, dan masih muda dalam film Jack Lemmon “Prisoner of Second Avenue” (1975). Di film terakhir, karakter Jack Lemmon mengejar, menjegal dan merampok Stallone, secara keliru mengambil karakter Stallone sebagai pencopet.

Pada tahun 1974, ia memainkan peran utama kedua di Flatbush House of Lords. Pada tahun 1975, dia memainkan peran pendukung dalam “Farewell, My Lovely”. Capone dan “Deathmatch 2000”. Sebagai tamu, ia membintangi serial TV “Police Story” dan “Kojak”. Ia juga diduga berada di Mandingo. Orang sering mengatakan bahwa adegan tersebut telah dihapus.

Stallone memainkan protagonis dalam sukses besar “Rocky” (Rocky, 1976), yang menjadi terkenal di seluruh dunia. Pada 24 Maret 1975, Stallone menyaksikan pertempuran antara Muhammad Ali dan Chuck Wepner. Stallone pulang malam itu. Setelah tiga hari dan dua puluh jam berturut-turut, dia menulis naskah, tetapi Stallone kemudian menyangkal bahwa Wepner menginspirasinya.

Baca Juga: Deretan Bintang Film Cina, Korsel & Jepang Yang Bikin Pria Jatuh Hati

Inspirasi lain yang mungkin untuk film ini termasuk otobiografi Rocky Graziano “Someone Likes Me” dan film dengan judul yang sama. Wepner (Wepner) mengajukan gugatan, Stallone akhirnya mencapai penyelesaian, jumlahnya tidak diungkapkan. Stallone mencoba menjual naskahnya ke beberapa studio untuk memerankan protagonisnya sendiri. Irwin Winkler dan Robert Chartoff menjadi tertarik dengan hal ini dan memberi Stallone hak cipta sebesar $ 350.000, tetapi mereka menawarkan gagasan kepada Robert Redford dan Robert Protagonis seperti Burt Reynolds.

Stallone menolak untuk menjual film tersebut kecuali dia memainkan peran utama Akhirnya, setelah memotong anggaran untuk mencapai kompromi, dia setuju bahwa dia bisa berperan sebagai seorang bintang.

Pada tahun 1977, di Academy Awards ke-49, Rocky dinominasikan untuk sepuluh penghargaan, termasuk aktor terbaik Stallone dan nominasi skenario asli terbaik. Film ini memenangkan Oscar untuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik dan Editor Film Terbaik.

Subsequent success: 1978–1999

Stallone (Stallone) mengarahkan debutnya dan membintangi film 1978 “Paradise Alley” (Paradise Alley). Pada tahun yang sama, ia membintangi F.I.S.T. Norman Jewison (Norman Jewison), sebuah drama sosial di mana ia berperan sebagai pekerja gudang, secara kasar mewakili James Hoffa, yang berpartisipasi dalam kepemimpinan serikat pekerja. Pada 1979, ia menulis, menyutradarai, dan membintangi “Rocky II” (menggantikan John Averson, yang memenangkan Oscar untuk menyutradarai film pertama).

Sekuelnya sukses besar, dengan pendapatan $ 200 juta. Pada tahun 1981, ia membintangi “Escape to Victory” bersama Michael Caine dan bintang sepak bola Pelé, sebuah drama olahraga di mana ia memainkan peran sebagai tawanan perang dan berpartisipasi dalam Nazi. Mempromosikan pertandingan sepak bola. Pada tahun yang sama, ia membintangi film thriller “Nighthawk”, di mana ia berperan sebagai polisi New York dan bermain kucing-kucingan dengan teroris asing yang diperankan oleh Rutger Hauer.

Pada tahun 1982, Stallone membintangi film aksi “First Blood” sebagai mantan veteran Vietnam John Rambo (John Rambo), dia adalah pemeran utama mantan Baret Hijau (Hijau), film ini memenangkan box office dan sukses box office. Kritikus memuji penampilan Stallone, mengklaim bahwa dia membuat Rambo tampak manusiawi, bertentangan dengan penggambaran dalam buku dengan nama yang sama. Ini mengaktifkan franchise Rambo. Tahun itu, Rocky III dirilis, dan Stallone adalah sutradara, sutradara, dan peran utama. Sekuel ketiga adalah kesuksesan box office. Dalam persiapan untuk peran ini, Stallone memulai program pelatihan yang kuat, yang biasanya berarti berolahraga di gym enam hari seminggu dan melakukan sit-up lebih lanjut di malam hari.

Stallone mengklaim telah mengurangi persentase lemak tubuh Rocky III ke rekor terendah 2,8%. Pada tahun 1983, ia menyutradarai sekuel “Saturday Night Fever” yang dibintangi John Travolta, “Keep Alive”. Ini adalah satu-satunya film yang disutradarai oleh Stallone yang belum pernah dia ikuti. Kritikus film umumnya menekankan “hidup”. Meskipun mengalami kegagalan besar, “tetap hidup” masih menjadi kesuksesan komersial. Ini dibuka dengan akhir pekan musikal terbesar (pada saat itu), ketika mendapat $ 12.146.143 di box office dari 1.660 layar.

Secara keseluruhan, pendapatan film box office di Amerika Serikat mendekati $ 65 juta, sedangkan anggarannya adalah $ 22 juta. Secara global, box office mencapai $ 127 juta. Meskipun pendapatan box office AS secara signifikan lebih rendah dari $ 139,5 juta [43] “Saturday Night Fever”, itu masih menjadi sepuluh film paling menguntungkan pada tahun 1983. Stallone adalah salah satu bintang film laga terbesar di dunia pada tahun 1980-an. Meskipun sesekali gagal, dia telah mencoba berbagai jenis peran.

Pada tahun 1984, dia dan Dolly Parton (Dolly Parton) ikut membintangi film komedi “Berlian Imitasi” dan berperan sebagai penyanyi musik country. Untuk soundtrack berlian imitasi, dia membawakan sebuah lagu. Stallone menolak keputusan pahlawan dalam “Romance” untuk membuat rhinestones, dan kemudian menyesali keputusan tersebut.
Pada tahun 1985, Stallone terus sukses di waralaba Rocky dan Rambo Rocky IV dan Rambo: First Blood Part II. Stallone memainkan dua peran ini di total 11 film.

Stallone bertemu dengan mantan Olympia Franco Columbus untuk memainkan perannya dalam film Rocky IV, saat dia sedang mempersiapkan pertandingan Olympia. Ini berarti berlatih dua kali sehari setiap enam hari. Kedua film tersebut meraih kesuksesan finansial yang besar.

Sekitar tahun 1985, Stallone menandatangani kontrak untuk membuat ulang karya klasik James Cagney tahun 1939, “Angels and Dirty Faces.” Film tersebut akan menjadi bagian dari sejumlah film hasil kerja sama dengan Cannon Films dan akan dibintangi oleh Christopher Reeve dan disutradarai oleh Menahem Golan. Pembuatan ulang film klasik yang terkenal itu tidak disetujui oleh berbagai artis dan dikejutkan oleh kritikus papan atas Roger Ebert. Canon memilih untuk memproduksi film aksi “Cobra”, yang dirilis pada tahun 1986 dan sukses besar di box office. Hal ini menyebabkan perusahaan produksinya, White Eagle Enterprises.

Tentang Semua Film The Expendable
Blog Expendables News

Tentang Semua Film The Expendable

www.theexpendablesmovie.netTentang Semua Film The Expendable. “The Expendables” adalah franchise thriller aksi ansambel Amerika, termasuk serangkaian film yang ditulis oleh Sylvester Stallone dan berdasarkan karakter yang dibuat oleh David Callaham dan media lain. Film-film ini adalah protagonis para aktornya, terutama Stallone, Arnold Schwarzenegger dan Jason Statham. Serial film itu sendiri merupakan penghargaan untuk film aksi blockbuster tahun 1980-an dan 1990-an, serta untuk para bintang laga dekade ini dan baru-baru ini.

Serial ini terdiri dari tiga film: “The Expendables” (2010), “The Expendables 2” (2012) dan “The Expendables 3” (2014). Film keempat dijadwalkan rilis di masa mendatang. Dalam hal plot dan dialog antar karakter, serial ini mendapat pujian luas. Namun, banyak kritikus yang memuji penggunaan humor dan adegan aksi. Film-film ini telah mencapai kesuksesan box office.

Baca Juga: Review Film The Expendables 1, 2, 3

The Expendables (2010)

Pasukan kematian adalah sekelompok tentara bayaran elit yang melakukan berbagai tugas mulai dari pembunuhan hingga penyelamatan. Mereka dikerahkan ke pulau Vilena di Amerika Selatan untuk menggulingkan diktator Amerika Latin Jenderal Garza, yang menggerogoti rencana serangan tersebut. Sekelompok “orang” yang dipimpin oleh seseorang yang hanya dikenal sebagai Penguasa Gereja. Namun, pemimpin tim Barney Ross dengan cepat menyadari bahwa Garza hanyalah sebuah p, dikendalikan oleh perwira CIA yang kejam James Monroe, dan James Monroe (James Monroe) adalah tujuan sebenarnya gereja.

The Expendables 2 (2012)

Beberapa waktu setelah film pertama dirilis, regu kematian menerima misi lain dari Lord Church untuk mengkompensasi kerugian yang disebabkan oleh misi di Vilena, tetapi akhirnya dengan kelompok tentara bayaran yang bermusuhan Sangs dan anggota terbaru dan termuda bentrok. Dibunuh oleh pemimpin mereka, Jean Vilain. Rose bersumpah akan membalas dendam pada Vilan untuk melindungi anak didiknya dan mulai melacaknya. Dalam prosesnya, Ross mengetahui bahwa para penjahat mengancam dunia dengan lima ton senjata-grade p, dan dia ingin mengekstrak mereka dari tambang Soviet yang ditinggalkan dan menjualnya ke Uni Soviet. Penawar tertinggi.

The Expendables 3 (2014)

The Expendables bertemu langsung dengan salah satu pendiri tim, Conrad Stonebanks. Rose menjadi pedagang senjata yang kejam dan terpaksa membunuh Stonebanks, namun Stonebanks selamat. Sekarang tugasnya adalah menghancurkan pasukan kematian. Ross berusaha merekrut generasi baru “regu kematian” untuk membantu tim mengalahkan lawan lama.

The Expendables 4 (TBA)

Pada Maret 2014, Pierce Brosnan (Pierce Brosnan) menyatakan bahwa ia telah setuju untuk membintangi film “The Expendables 4” bersama produser Avi Lerner. Pada bulan April tahun yang sama, Stallone menyatakan bahwa pilihan terbaiknya untuk penjahat adalah Jack Nicholson (Jack Nicholson), dengan alasan ia ingin membujuk Clint (Eastwood) untuk bergabung dalam produksi. Pada November tahun yang sama, diumumkan bahwa proyek sedang dikembangkan untuk mendapatkan peringkat R. Pada Desember 2016, Stallone mengumumkan bahwa film keempat akan menjadi film terakhir dalam seri, dan tanggal rilis tentatif dijadwalkan akan diluncurkan pada 2018.

Pada Maret 2017, Stallone telah meninggalkan proyek dan waralaba karena perbedaan kreatif antara naskah dan arah melanjutkan waralaba.
Didukung oleh suara aktor lain (termasuk Schwarzenegger), Stallone mengumumkan pada Januari 2018 bahwa ia akan kembali ke serial tersebut dan mempostingnya di platform media sosialnya; mengonfirmasi perkembangan baru dari film keempat. Couture mengonfirmasi bahwa dia berpartisipasi dalam acara tersebut pada bulan Maret di tahun yang sama. Pada Juli 2018, Gregory Poirier (Gregory Poirier) mengumumkan perannya sebagai penulis skenario. Produksi sementara dijadwalkan akan dimulai pada April 2019, meskipun Stallone tidak mengumumkan hingga Juli tahun itu bahwa ia akan terus membuat naskah proyek tersebut.

Meski negosiasi dengan produser masih dalam proses, naskah selesai pada paruh kedua tahun itu. Pada bulan Juni di tahun yang sama, Van Damme (Van Damme) menyatakan minatnya untuk kembali ke tim dan secara terbuka mengungkapkan pemikirannya, memainkan peran saudara laki-laki Jean Vilain (Jean Vilain) dalam “Rebel 2”. Ide tentang Claude Vilain.
Pada Agustus 2020, VérticeCine mengumumkan partisipasinya dalam produksi film bersama Lionsgate dan Millennium Films. Mereka juga mengungkapkan bahwa Patrick Hughes akan kembali ke serial tersebut dan mengumumkan akan dirilis pada tahun 2022.

Pada November 2020, presiden Millennium Media Jeffrey Greenstein mengatakan bahwa studio tersebut masih terus memproduksi “The Expendables 4” setelah penundaan industri global yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Couture menyatakan pada April 2021 bahwa pekerjaan naskah sedang berlangsung dan fotografi prinsip dijadwalkan berlangsung dari 2021 hingga musim gugur 2022.

Pengeluaran (TBA)

Pada bulan Oktober 2012, sebuah rencana film semua perempuan diumumkan, berjudul The Expenda Belles. Karen McCullah dan Kirsten Smith dipekerjakan untuk menulis naskah bersama, sementara Avi Lerner, Mark Gill, Julie Kroll, Boaz Davidson dan Kevin King akan berperan sebagai produser. Film ini akan diproduksi bersama oleh “Millennium Film”, “Eclectic Film” dan “Summer Entertainment”. Stallone tidak terlibat dalam proyek tersebut.

Tahun berikutnya, Lerner melakukan negosiasi awal dengan aktris Meryl Streep, Cameron Diaz dan Milla Jovovich, yang membintangi film. Produser menyatakan bahwa mereka sedang mencari sutradara wanita untuk proyek tersebut, dan juga mengatakan bahwa pekerjaan fotografi utama dijadwalkan akan dilakukan di Bulgaria, sedangkan film sebelumnya semuanya diambil di Bulgaria.
Pada Februari 2014, diumumkan bahwa Robert Luketic telah dipekerjakan sebagai sutradara.

Stallone mengatakan dia tidak terlibat dalam kegiatan spin-off, tetapi dia berharap Sigourney Weaver akan muncul di film tersebut. Pada bulan Agustus, Lerner mengumumkan bahwa naskahnya akan diselesaikan. Belakangan bulan itu, studio film merilis ringkasan resmi terbaru dari film tersebut: “Ada tim baru di alam semesta regu kematian. Tim elit tentara bayaran wanita terlatih melakukan misi penyelamatan sandera rahasia.

Baca Juga: 24 film Marvel Cinematic Universe Awal Hingga Sekarang

Begitu mereka melarikan diri dari barisan musuh, para wanita akan menemukan bahwa mereka juga perlu menggulingkan seorang diktator jahat yang berfokus pada dominasi dunia. Sama sekali tidak ada kandidat yang cocok. ExpendaBelles adalah kisah pamungkas tentang pemberdayaan wanita dan kerja tim yang luar biasa. “Semua studio yang terlibat berniat untuk mulai berproduksi pada awal 2015.

Kritik dan respon publik

“The Expendables” menerima komentar berbeda dari para kritikus. Berdasarkan komentar dari 203 kritikus, film ini mendapat tingkat persetujuan 42% dari pengumpul ulasan Rotten Tomatoes, dengan skor rata-rata 5,28 / 10. Konsensus situs web ini adalah: “Ini sejalan dengan perilaku konservatif yang dijanjikan, tetapi mengingat semua orang berbakat,” The Expendables “harus dipukul lebih keras.” Di Metacritic, skor komentar kritikus yang dinormalisasi adalah 100. Berdasarkan 35 ulasan, film ini memiliki skor rata-rata 45 poin. Jajak pendapat CinemaScore mencerminkan rata-rata tingkat B + penerimaan penonton.

“The Expendables 2” menerima tinjauan yang beragam dari para kritikus. Di “Rotten Tomatoes”, film tersebut disetujui oleh 68% dari 130 kritikus film, dengan rata-rata rating 5,84 / 10. Konsensus dari situs tersebut adalah: “Tegang, kasar, dan rendah diri,” The Expendables 2 “memberi penggemar gerakan klasik. Mereka dapat mengharapkan sesuatu dari baku tembak bertabur bintang-baik dan buruk.” Menurut 28 komentar kritikus. , Metacritic memberinya skor 51 dari 100, yang menunjukkan bahwa ulasan tersebut “beragam atau rata-rata”. Laporan jajak pendapat CinemaScore menunjukkan bahwa dibandingkan dengan B + dari “The Expendables”, peringkat rata-rata untuk film menurut penggemar adalah A + hingga F.

“The Expendables 3” menerima ulasan negatif dari para kritikus. Di Rotten Tomatoes, film ini mendapat rating 32% dari 162 ulasan, dengan rata-rata rating 4.85 / 10. Konsensus di situs tersebut adalah: “Seperti pendahulunya, The Expendables 3 memberikan penggemar sensasi all-star dan thriller aksi jadul-tetapi, mengingat semua bakat, itu akan menjadi lebih menarik.” Terhadap komentar 35 kritikus film, film ini mendapat 35 poin dari 100.

buku komik

Pada tahun 2010, Chuck Dixon membuat empat seri mini berdasarkan film “The Expendables”. Komik berjudul “The Expendables” ini dirilis oleh Dynamite Entertainment dan menyertakan karya Esteve Polls yang merupakan prekuel dari filmnya.
Pada tahun 2011, Leo Ortolani membuat parodi dari film “The Expendables” “Quadrilogia dei Sacrificabili”, dan memenangkan penghargaan “Fede a strisce 2011” di Comix di Rimini.

Pada tanggal 1 Februari 2020, Sylvester Stallone, Chuck Dixon dan YouTuber Richard C. Meyer (Richard C. Meyer) meluncurkan kampanye Indiegogo dan membuat buku dengan judul novel grafis “The Expendables” The Expendables “. Buku tersebut akan dirilis di bawah label Meyer Splatto Comics, yang mencakup Barney Ross, Lee Christmas, Gunnar Jensen, Yin Yang dan Highway, yang berperang dalam perang supernatural setelah kematian mereka dalam pertempuran.

video game

Gim video Expendables 2 adalah gim video penembakan kooperatif empat pemain yang dapat diunduh. Ini dirilis oleh Ubisoft untuk PC, PlayStation Network (PSN) dan Xbox Live Arcade (XBLA), pada 31 Juli 2012 untuk PSN, dan pada 20 Agustus untuk PC (via Steam) dan XBLA. Plot game ini adalah prekuel dari “The Expendables 2”, Barney Ross (Barney Ross), Gunnar Jensen (Gunnar Jensen), Yin Yang dan Hale Caesar (Hale Caesar) adalah karakter yang dapat dimainkan.

Longgren dan Cruise masing-masing mengungkapkan peran mereka. Menurut kumpulan komentar Metacritic dan GameRankings, game tersebut biasanya menerima ulasan negatif. The Expendables 2: Deploy and Destroy adalah game online strategi waktu nyata pertahanan menara pemain tunggal.

Game ini dirilis oleh Roadshow Films and Soap Creative, dan dirilis pada 13 Juli 2012. Plotnya berasal dari adegan pedesaan di film. Pemain dapat memilih pasukan dari pemain, membangun pertahanan, dan melawan musuh.

Perpanjangan independen dari game Broforce berdasarkan The Expendables 3, bernama Expendabros, dirilis pada Agustus 2014. Kemudian, ekstensi Expendabros dirilis secara gratis untuk mempromosikan Expendables 3, dan bertahan hingga 31 Desember.

Peran utama Sylvester Enzio Stallone dalam film “The Expendables”

Sylvester Enzio Stallone (Sylvester Enzio Stallone) lahir pada tanggal 6 Juli 1946. Michael Sylvester Gardenzio Stallone (Michael Sylvester Gardenzio Stallone) adalah seorang aktor Amerika, penulis skenario, dan sutradara dan produser. Setelah tiba di New York City pada tahun 1969 dan Hollywood pada tahun 1974, ia memulai karirnya sebagai aktor yang berjuang selama beberapa tahun. Setelah itu, ia memenangkan penampilan pertamanya dengan membintangi Stanley Rosiello (Stanley Rosiello).

Puji, menjadi peran utama dari Stanley Rosiello (Stanley Rosiello). Selanjutnya, Stallone menemukan peran paruh waktu atau pekerjaan sampingan dalam sejumlah besar film murah, sampai dia mencapai kritik terbesar dan kesuksesan komersial di antara para aktor, dan pada tahun 1976 dia mulai sebagai petinju pertama film Rocky Balboa (Rocky Balboa).

Film seri Rocky yang sukses (1976-sekarang). Dalam film-film tersebut Rocky digambarkan sebagai petinju yang lemah, ia melawan banyak lawan yang kejam dan memenangkan kejuaraan kelas berat dunia sebanyak dua kali.

Pada tahun 1977, Stallone adalah aktor ketiga dalam industri film yang dinominasikan untuk dua Oscar untuk skenario film orisinal terbaik dan aktor terbaik. Film Stallone “Rocky” telah masuk National Film Registry, dan properti ditempatkan di Museum Smithsonian. Penggunaan pintu masuk utama Rocky Series Philadelphia Museum of Art oleh Stallone membuat daerah itu dijuluki “Langkah Berbatu”.

Philadelphia secara permanen menempatkan patung karakternya Rocky di dekat museum, dan dia terpilih ke International Boxing Hall of Fame. Baru pada tahun 1982 film-film Stallone dianggap sukses besar, kecuali itu adalah sekuel Rocky, dan tidak satupun dari mereka memenangkan pujian Rocky pertama. Situasi ini berubah dengan munculnya film aksi sukses “First Blood”, di mana ia berperan sebagai John Rambo, seorang tentara yang diserang oleh PTSD. Dia akan berperan dalam total lima film Rambo (1982-2019).

Dari pertengahan 1980-an hingga akhir 1990-an, Stallone terus menjadi salah satu aktor Hollywood dengan bayaran tertinggi pada zaman itu, muncul dalam banyak film aksi yang sukses secara komersial yang telah menarik banyak perhatian dari para kritikus. Ini termasuk Cobra, Tango dan Uang Tunai, Gantungan Tebing, penghancur dan ahli.

Popularitas Stallone menurun pada awal 2000-an, tetapi menjadi terkenal lagi pada 2006 dengan bagian keenam dari seri “Rocky” dan bagian keempat dari seri “Rambo”. Pada 2010-an, Stallone meluncurkan serial film “The Expendables” (2010-2014), di mana ia berperan sebagai tentara bayaran Barney Ross. Pada 2013, ia membintangi sukses “Escape Plan” dan memainkan peran dalam sekuelnya.

Pada tahun 2015, Stallone kembali ke serial Rocky dengan Creed. Film ini adalah film sekunder yang berfokus pada Michael B. Jordan, putra dari petinju naas Apollo Creed (Apollo Creed). B. Jordan berperan sebagai Adonis “Donnie” Creed (Adonis “Donnie” Creed), ketika dia pensiun, Rocky adalah seorang mentor. Pengulangan peran ini memenangkan pujian untuk Stallone.

“Creed” pertamanya memenangkan Golden Globe dan Oscar ketiga, yang merupakan pertama kalinya ia dinominasikan untuk peran yang sama 40 tahun lalu. Stallone adalah satu-satunya aktor dalam sejarah perfilman Amerika yang telah memainkan box office No. 1 selama lima tahun berturut-turut.

Masa Muda Michael Sylvester Gardenzio Stallone

Michael Sylvester Gardenzio Stallone (Michael Sylvester Gardenzio Stallone) lahir pada tanggal 6 Juli 1946 dekat Hell’s Kitchen di Manhattan, New York. Dia adalah putra tertua dan Jie dari penata rambut dan ahli kecantikan Francisco Frank Stallone. Quirine Jackie Stallone (néeLabofish; 1921- 2020) adalah seorang peramal, penari dan fasilitator gulat wanita. Ayahnya yang berkebangsaan Italia lahir di Gioia del Colle, Italia dan pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1930-an, sedangkan ibunya yang berkebangsaan Amerika adalah keturunan Prancis (dari Brittany).

Adik laki-lakinya adalah aktor dan musisi Frank Stallone. Komplikasi yang dihadapi ibu Stallone saat melahirkan memaksa seorang dokter kandungan untuk menggunakan sebuah tang saat melahirkan sebanyak 2. Penyalahgunaan pinset ini secara tidak sengaja memutuskan saraf dan menyebabkan Stallone melumpuhkan beberapa bagian wajahnya. Akibat dari itu sisi kiri bawah di wajahnya ini mengalami kelumpuhan (termasuk bagian pada bibir, lidah, dan rahang), dan kecelakaan itu membuat suaranya dalam dan samar.

Dia dibaptis sebagai seorang Katolik. Ayahnya memindahkan keluarganya ke Washington, DC. Sekolah kecantikan dibuka pada awal 1950-an. Pada tahun 1954, ibunya membuka gym wanita bernama Barbella’s. Sebelum memasuki Miami-Dade College, Stallone belajar di University of Notre Dame dan Lincoln High School di Philadelphia, serta Akademi Militer Charlotte Hall.

Dari September 1965 hingga Juni 1967, ia bekerja di Akademi Amerika di Swiss selama dua tahun, dan kembali ke Amerika Serikat dari 1967 hingga 1969 untuk belajar drama di Universitas Miami. Hingga 1969, ia tampil di panggung Swiss Conservatory of Music. Sejak 1970, ia mulai menggunakan nama panggung Sylvester E. Stallone untuk menamai Mike Stallone.

Review Film The Expendables 1, 2, 3
Uncategorized

Review Film The Expendables 1, 2, 3

www.theexpendablesmovie.netReview Film The Expendables 1, 2, 3. Sylvester Stallone, yang berusia 64 tahun, tampaknya masih menolak mundur dari industri film laga. Setelah merebut hati para kritikus film dunia bersama Rocky Balboa (2006) dan sukses menarik perhatian para penggemar film laga lewat Rambo (2008), Stallone kembali dengan “The Expendables”. Duduk di kursi sutradara dan ikut menulis naskah, “The Expendables” bukanlah pertunjukan solo Stallone. Selain itu, Stallone juga mengumpulkan nama-nama banyak bintang laga agar bisa bermain bersamanya di film ini.

Selain Jean Claude Van Damme dan Steven Seagal, Stallone rupanya telah berhasil mengoleksi hampir semua bintang laga Hollywood di film ini. Berawal dari generasinya, Stallone berhasil mendatangkan Dorf Longgren, Mitch Rock, Eric Roberts, Bruce Willis dan Arnold Schwarzenegger yang berperan dalam film ini. Guna menarik perhatian para penggemar film laga generasi terbaru, Stallone pun mengundang Jason Statham, Jet Li, Randy Couture, Terry Crews) Nantikan selebriti datang ke Steve Austin. Bagi semua penggemar film laga, sajian ini benar-benar menggoda.

Bahan habis pakai sangat menjanjikan di awal. Sekelompok pembunuh yang menyebut diri mereka “regu maut” menyerang sekelompok teroris di Somalia. Sayangnya, film ini sarat dengan adegan berdarah-darah keras dan penuh dengan detail dialog baris pertama yang mendetail seperti komedi, sehingga naik turunnya cerita membuat bagian-bagian tertentu dari film tersebut menjadi kurang menarik (membosankan).

Harus diakui, Stallone dan David Callaham punya kemampuan menulis naskah film laga. Ini tidak mengherankan. Tentunya dengan pengalamannya membintangi begitu banyak film laga, Stallone bisa dengan mudah menulis jalan cerita aksi murni, yang berisi banyak adegan kekerasan yang melibatkan senjata, bahan peledak dan bagian tubuh yang ada di mana-mana. Hal inilah yang akan didapatkan oleh penonton dalam film ini, jika memang menyukai film yang dibintangi oleh Stallone ini akan menjadi kumpulan adegan aksi yang sangat familiar.

Baca Juga: The Expendables (2010 film)

Sayangnya, kemampuan menulis naskah yang menyertakan alur cerita aksi tidak sesuai dengan kemampuan menulis cerita mirip drama. Sayangnya, Stallone dan Callaham sebenarnya ingin memasukkan beberapa cerita dramatis dalam “The Expendables”. Menempatkan beberapa karakter wanita yang diperankan oleh Charisma Carpenter dan Gisele Itié, sebagai dua karakter cinta dari dua karakter “The Expendables”, bagian drama inilah yang merupakan bagian terlemah dari “The Expendables”. Jika disandingkan dengan berbagai adegan kasar yang dihadirkan di banyak bagian film ini, tidak terasa mengharukan atau bahkan terlihat bodoh.

Setelah menyelesaikan misi di Somalia, tim “death squad” menerima misi baru, mengirimkannya ke Amerika Selatan, dan mengikuti instruksi agen CIA untuk menggulingkan kediktatoran di wilayah tersebut. Aksi tersebut biasanya dirilis dengan tema yang sama di 1980-an.
Sylvester Stallone (Sylvester Stallone) memang menjadi pemimpin aksi di dalam dan di luar film. Dalam jalan cerita, perannya mendominasi keseluruhan cerita.

Meski wajah Stallone terkadang sedikit lelah, yang membuatnya memang menjadi beberapa adegan aksi yang meyakinkan, Stallone berhasil menghilangkan semua kecurigaan bahwa staminanya telah habis untuk membuat film aksi. Pendukung film lainnya, terutama Jason Statham dan Mickey Rourke, telah bertindak tegas dan memperkuat fondasi cerita film tersebut.

Banyaknya nama besar dalam pemeran film ini dapat mencegah skrip “Expendables” melakukan percakapan yang panjang. Steve Austin mungkin korban terbesar. Hampir 90% dari penampilannya, Austin hampir tidak memiliki kesempatan untuk berbicara. Di sisi lain, Eric Roberts yang berperan sebagai lawan main dalam film ini berhasil menunjukkan penampilan yang meyakinkan.

Dengan Stallone berhasil mengumpulkan karakter paling terkenal di dunia dalam film laga dalam film ini, ia dan penulis skenario David Callaham sebenarnya tidak perlu menulis alur cerita yang dramatis untuk The Expendables. Selain tidak bisa dieksekusi secara normal, jika “The Expendables” disajikan secara utuh dengan adegan yang keras dan film yang memacu adrenalin penonton, maka “The Expendables” juga akan lebih menarik. Naskah yang lemah dan banyak dialog bodoh memang menjadi kelemahan terbesar The Expendables. Namun, film ini juga layak disaksikan berbagai adegan aksi dan sekelompok aktor yang tidak terlihat mengecewakan.

Review: The Expendables 2

Apa rencananya? -Lee Christmas, lacak mereka, temukan mereka, bunuh mereka-Barney Ross. Ketika bawahannya menanyakan jawaban sederhana dari kepala “regu kematian”, apa rencana selanjutnya. Jawaban singkat Sylvester Stallone yang padat dan jelas seakan-akan menandakan bahwa sekuel ini tidak ingin berbicara terlalu banyak, tidak ingin menghancurkan kata-kata, tetapi langsung “menyerang” penonton dengan adegan yang mereka inginkan. Jika Anda menganggap film pertama sebagai film pemanasan, maka “The Expendables 2” adalah permainan nyata, dan film aksi sebenarnya adalah film aksi.

Ditulis oleh Sylvester Stallone dan Richard Wenk, halaman demi halaman naskahnya seperti surat cinta untuk Big Sack pecinta film Bug Jardo. Sama seperti film pertamanya yang disutradarai oleh Stallone, kali ini “The Expendables 2” masih kental bernuansa aksi tahun 80-an, dengan segala pernak-pernik klise-meski saya sama sekali tidak peduli dengan cerita apapun.

Bedanya, selain tongkat pengarah yang telah diberikan kepada Simon West, film ini juga mempersiapkan legenda baru Chuck Norris dan Jean-Claude Van Damme. Arnold Schwarzenegger dan Bruce Willis hanya tampil sebagai tamu sebelumnya, dan kali ini mereka akan bergabung dengan “Commando” untuk memasuki medan perang dan mengalahkan seorang bibi. Ya, “The Expendables 2” tidak akan dimainkan lagi Tujuan dari aksi hero mob yang dikumpulkan oleh Stallone hanya satu: menendang pinggul penonton dengan keras.

Tak berlebihan kalau “The Expendables 2” langsung bikin kaget. Ini awal mula penjahat tahun ini. Film pembuka mungkin bikin aku kencing di celana. Kerumunan pahlawan abadi, senjata berat yang memuntahkan rentetan peluru, kepala patah, mayat dimutilasi, banyak darah, mayat di mana-mana, dan setumpuk adegan aksi tanpa otak.

“The Expendables 2” sepertinya mengundang saya ke pesta sedini mungkin dan mabuk karena adegan aksi gila Gallon. Meskipun film baru ini dimanipulasi sangat awal, kakek-nenek yang kuat dan penggemar film laga membuat saya “Habis”. Kekosongan dalam kemenangan “The Expendables 2”, dan seterusnya, saya memang akan dikalahkan oleh kesenangan abadi dari sebuah film aksi. Stallone dan teman-temannya benar-benar menindas saya, dan mereka berhenti tanpa ragu-ragu. 103 menit tanpa kompromi, tanpa gangguan tindakan, sampai akhirnya saya mengibarkan bendera putih dan menyerah.

Meski usianya sudah tidak muda lagi, Stallone telah membuktikannya lagi.Jika usia tidak akan pernah menghalangi dia dan pasukan kematian untuk memberikan hiburan nyata, film aksi ini tidak akan peduli betapa bodohnya ceritanya, tetapi itu adalah kata-kata yang jenius. Pikiran pendengar dipenuhi dengan hiburan yang membosankan.

Baca Juga: 7 Film Virtual Cinema dan Theatrically yang akan Tayang 2021

Stallone sepertinya tidak sia-sia merekrut Simon West untuk menggantikan sutradara, karena “Expandables 2” bisa dikatakan lebih baik dari pendahulunya. Ini sekuel dan dosis injeksi sterolnya tiga kali lipat. Setelah menonton ini Film, saya merasa tubuh saya lebih berotot, tetapi tentu saja efek sampingnya adalah kepala saya tidak memiliki apa-apa.

Lebih banyak ledakan memungkinkan saya dan orang-orang yang duduk di bangku untuk bersenang-senang, lebih banyak penjahat yang harus dibunuh-separuh untuk Chuck Norris, separuh lagi untuk senjata besar Arnold Schwartz Arnold Schwarzenegger menyiapkan serangkaian adegan aksi yang mengerikan. sekali.

Untuk menikmati semua ini, saya tidak perlu repot memikirkan ceritanya, karena “The Expendables 2” tidak punya waktu untuk bercerita. Dialog dalam film ini tidak datang dari mulut pemainnya, melainkan dari moncongnya, peluru yang menyampaikan segalanya. Ibarat puisi, peluru beterbangan dengan indah, menggambarkan kata “kematian” dalam darah, lalu kami berteriak serempak, seolah-olah itu peradaban yang harus dirayakan. Nah, chemistry-nya terlalu buruk, tidak ada yang bisa dibawakan, saya sudah “terikat” oleh film ini, tidak perlu membuat prolog, kami sudah tahu siapa mereka, dan saya tidak peduli dengan nama-nama karakter yang mudah dilupakan.

Ini adalah mimpi yang paling indah untuk melihat Tuan Rambo, Tuan I’ll Back, Tuan Yipikaye, sekelompok kakek-nenek penjahat super dalam satu adegan, saling menghina dan bersaing dengan orang yang membunuh penjahat paling banyak, “The Expendables 2 dapat menyediakannya. Dikenal sebagai “Avengers” dari film aksi, jika Marvel memiliki alam semesta dan berhasil mengumpulkan pahlawan komik, film aksi memiliki alam semesta sendiri, dan “The Expendables 2” berhasil mengumpulkan pahlawan sejati-pilihan pahlawan super badass nyata yang bisa dikalahkan. Membangkitkan sekelompok musuh, tapi tidak lelah sama sekali.

Stallone dan teman-temannya adalah dewa sejati. Di film ini, mereka semua berhasil menunjukkan kekuatan supernya, membuat adrenalin saya “ereksi”, dan cangkang kerangka ini seperti dibenturkan. Daya tarik Da Bam terputus seperti “dipukuli”. Sangat menghibur. “The Expendables 2” masih membuat kita tertawa terbahak-bahak dalam hiruk pikuk peluru dan dunia yang akan segera dihancurkan oleh bom nuklir.

Chuck Norris terlihat seperti maskot, bukan hanya bagian dari aksi para aktor aksi di tahun 80-an, tetapi juga bagian dari lelucon di film ini, mewakili generasi internet, terutama setelah “Puji” namanya yang bodoh di Twitter. Munculnya film ini adalah salah satu “kemewahan” yang bisa diberikan oleh “The Expendables 2” Saat Chuck Norris tampil super keren, saya dan penonton langsung bertepuk tangan. Pada akhirnya, saya hanya bisa mengatakan kepuasan, kepuasan dan kepuasan. “The Expendables 2” adalah acara hiburan paling gila tahun ini, mimpi basah bagi penggemar film laga.

Review: The Expendables 3

Jika sutradara Steve James mengganti foto pendek wanita telanjang dengan ratusan pria yang ditembak mati, maka “hidup itu sendiri” mungkin mendapat peringkat PG-13 “Expendables III” dengan kemeriahan yang meriah. Mengutip “Waco Kid”, “Cunning Stallone” dan grupnya yang terdiri dari bintang laga tua yang ceria dan lincah, “membunuh lebih banyak pria daripada Cecil B. De Miller”, tetapi dibandingkan dengan payudara telanjang, itu sampai batas tertentu lebih ramah anak. Faktanya, tak seorang pun di “Expendables III” melepas kemejanya, mungkin karena payudara besar Terry Cruise saja hampir bisa menjamin R.

Masa-masa awal yang berdarah dari toko waralaba ini membuat orang tertawa, orang ditembak 72 juta kali, tetapi mereka tidak pernah menumpahkan darah. Ada celah di leher, penjahat menusuk ke peralatan makan yang mengesankan, dengan suara yang sangat dingin, tetapi tubuhnya mungkin penuh dengan marshmallow Udara atau Mantra Keberuntungan. Ketika orang mengira bahwa “The Expendables III” berperan sebagai penerus obor dari generasi saya penggemar aksi hingga generasi kontemporer, PG-13 adalah seorang lelaki tua yang mengendus ketangguhan para penyadap muda.

Penonton “yang dapat dibuang” pertama tumbuh dalam aksi brutal hard-R yang dilakukan oleh para bintang mereka di tahun 80-an dan awal 90-an. Setelah aktor muda saat ini turun tangan, serial ini tiba-tiba mengadopsi cara yang lebih ramah dan lembut untuk menangani kekerasan ekstrem.

Ini pasti kedipan yang disengaja oleh Stallone dan orang-orang sezamannya. Mereka tahu bahwa hari-hari mereka bukan hanya bintang aksi, tetapi mereka mungkin harus berakhir. Tidak lagi hanya merusak penampilan kolot para aktor masa kini.

Kekuatan teknologi adalah hitam baru. Ini mungkin terdengar gila, tapi ini bukan asumsi yang dibuat-buat. Ini sebenarnya adalah plot dari “The Expendables III”.

Barney (Stallone) mempekerjakan seorang anggota kru muda yang baru setelah menyabotase misi oleh kroni-kroninya yang biasa. Barney merasa bahwa kakak laki-lakinya telah memberikan cukup uang kepada regu kematian, jadi dia menghentikan mereka. Sebagian dari alasan perubahan itu adalah kesadaran Barney bahwa Stone Banks (Mel Gibson), orang yang pernah mengira dia telah terbunuh, adalah target dari misi yang gagal.

Stonebanks menembak Caesar (kru), yang menjerumuskan Barney ke dalam perjalanan orang dalam, yang mengarah ke pembubaran tim. Setelah meminta krunya untuk menikmati sisa hidup mereka, Barney memulai misi bunuh diri dengan instruktur mudanya, yang mahir tidak hanya dalam pertempuran tetapi juga dalam komputer yang tidak dipahami Barney. Tentu saja, anak baru di blok itu diculik oleh Stonebanks, memaksa Barney untuk mengembalikan tim lamanya. Untuk saudara laki-laki dan perempuan paruh baya saya, ini adalah tempat yang mulia.

Kami telah mencapai bagian komentar, dan saya harus memberitahu saya untuk “diam” dan menikmati “Expendables III” untuk membuktikan preferensi saya. Saya tidak akan melakukan itu karena itu menghina Anda, saya, dan filmnya. Sebaliknya, saya harap Anda memperhatikan “Expendables III”, karena jika Anda mengikuti orang banyak, Anda akan menemukan dorongan kompulsif yang sangat sadar diri.

Berbicara tentang detail nostalgia, ini adalah boneka film Rusia bersarang. Alusi akan menghasilkan dialog yang lebih dalam, mengikat level bersama dalam game yang hampir tak ada habisnya “Six Degrees of Separation of Action Movies”. Bagi penggemar Stallone, Schwarzenegger, Stason, dan Gibson, dedikasi budak memiliki skala kosmik yang ajaib.

Misalnya, Antonio Banderas berperan sebagai Galgo, yang mungkin menjadi anggota baru Barney. Banderas dan Stallone akhirnya muncul sebagai lawan dari keluarga “Assassin” Wachowski. Bandaras tidak menemukan kembali peran tersebut, tetapi memainkan peran antara “sepatu bot kucing” dari seri “Senjata Mematikan” dan peran Joe Pessi sebagai Leo Gates. Gibson menyatakan dukungannya dengan mengulang kalimat “Desperado” Banderas. Dalam urutan aksi klimaks, Gibson juga memberikan kesempatan kepada penonton untuk menonton judul terlambat Riggs dari “Senjata Mematikan” vs. “Orang Tangguh Paling Gila: Edisi 80-an” dari Rambo.

Schwarzenegger mengulangi slogan-slogan dari “Commando” (“I lied”) dan film-film lain, sementara Wesley Snipes memasukkan gerobak uang yang sesungguhnya (tanpa Woody Harrison), dan kemudian bersatu kembali dengan Avengers dalam “Destroyer” -nya. Bahkan PG-13 mengingatkan pada bagian ketiga dari seri “Mad Max” R-rated (dibintangi oleh Stonebanks sendiri). Hampir setiap baris dan kombinasi dari karakter lama yang “dapat dibuang” membangkitkan hubungan ini, dan film tahu bahwa hubungan ini terjadi. Itu telah memberikan banyak kontribusi untuk waktu bahagia saya. Jika Anda memilih untuk tidak tertarik dengan sarang laba-laba film nostalgia, itu akan tetap menarik.

Gibson membenamkan giginya ke dalam monolog jahatnya yang besar, dan menekan mulutnya pada monolog itu pasti akan menimbulkan tepuk tangan. Penembak jitu membuat lelucon yang bagus tentang penggelapan pajak, dan beberapa adegan aksi mengingatkan kita bahwa kita harus “selalu bertaruh pada yang hitam”. Ada reaksi kimia yang menarik antara Statham dan Stallone. Helikopter yang menerbangkan Harrison Ford sepertinya menggunakan bahasa Spielberg. Lucas tidak mengizinkannya digunakan sebagai Han Solo atau Indiana Jones.

Bahan habis pakai muda diperlakukan sebagai bayi Muppet; mereka digambarkan sebagai versi mini dari versi aslinya. Orang yang menonjol dari grup adalah pejuang MMA Ronda Rousey. Dia menunjukkan kepemimpinan yang sejalan dengan Barney. Meskipun dia distereotipkan dengan banyak pria, dia berpakaian dan berpakaian. Yang paling seksi. Saya berharap saya bisa hidup untuk melihat suatu hari, seorang wanita yang mengenakan pengeriting dan sandal ibu yang lembut, bukannya rok mini dan sepatu hak tinggi, membuka enam bungkus Whup-Ass.

Sama bodoh dan tidak berdarahnya dengan urutan aksinya, mereka membuat film bergerak lebih cepat dari kecepatan yang ditunjukkan oleh waktu tayang lebih dari 2 jam.

Akhir dari film ini begitu absurd sehingga jika ini adalah lagu angsa milik Stallone yang bergenre film laga, maka jalan keluar yang layak. Kami telah melihat ratusan contoh pahlawan yang mengalahkan bola api Joel Silveresque. Ketika Stallone runtuh dari bom yang ditempatkan secara strategis, dia menghancurkan seluruh bangunan. Ide yang dia tekankan bukanlah penyabot, tapi setelah itu, tidak ada bukti lain, hanya untuk turun dari mobil.

Tidak seperti kebanyakan serial film, “The Expendables III” menabur benihnya sendiri dan melakukan restart muda. Mari kita berharap bahwa “The Expendables 4” penuh dengan Stallone dan montase “Rocky III” bergaya perusahaan, yang dapat menyampaikan pengetahuan profesional, dan kemudian menuju matahari terbenam yang tenang dan bebas ledakan. Serial ini bukan lagi nostalgia meluncur, tapi berapa lama bertahan.

The Expendables (2010 film)
Blog Expendables Facts Expendables News

The Expendables (2010 film)

www.theexpendablesmovie.netThe Expendables (2010 film). The Expendables ialah film penampilan Amerika 2010 yang ditulis oleh David Callaham & Sylvester Stallone, & disutradarai oleh Stallone, yang juga membintangi posisi inti. Film ini dibintangi oleh Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgren, Randy Couture, Terry Crews, Steve Austin & Mickey Rourke. Film ini diluncurkan di Amerika Serikat pada 13 Agustus 2010. Ini ialah angsuran pertama dalam imbang film The Expendables. Ini ialah film pertama Dolph Lundgren yang diluncurkan secara teatrikal semenjak film cyberpunk tahun 1995 Johnny Mnemonic.

Film ini bercerita soal sekelompok tentara bayaran elit yang ditugaskan dengan target buat menggulingkan satu diktator Amerika Latin yang segera mereka dapatkan sebagai boneka belaka yang dikendalikan oleh eks agen CIA yang kejam. Ini menghargai film penampilan blockbuster pada akhir 1980- an & awal 1990- an. Itu didistribusikan oleh Lionsgate.

Baca Juga: The Expendables 2

The Expendables menyambut tinjauan yang bermacam- macam, memuji adegan penampilan, namun mengkritik kurangnya kisah. Akan tetapi, itu berhasil secara komersial, membuka di nomor satu di box office di Amerika Serikat, Inggris, China & India, & meraup total$ 274 juta di semua bumi. Sekuelnya, The Expendables 2, diluncurkan pada 17 Agustus 2012, & sekuel yang lain, The Expendables 3, diluncurkan pada 15 Agustus 2014.

Plot

The Expendables, sekelompok anggota tentara bayaran elit yang berbasis dalam New Orleans, dikerahkan untuk menuju ke Teluk Aden buat menghindarkan sandera di kapal dari bajak laut Somalia. Skuat tersebut terbagi dari penguasa Barney Ross, pakar pisau Lee Christmas, seniman bela diri Yin Yang, veteran militer Gunner Jensen, pakar senjata Hale Caesar, & profesional pembongkaran Langkah Tol. Jensen mengakibatkan baku tembak, mengakibatkan korban buat para perompak. Dirinya lantas berusaha buat menggantung bajak laut, namun Yang menghentikannya saat Ross & skuat mencegahnya. Ross dengan enggan mengeluarkannya dari skuat. Akhir- akhir, Christmas kesal tahu kekasihnya, Lacy, sudah meninggalkannya buat pemain yang lain.

Ross & saingannya Trench Mauser mengunjungi” Mr. Church” buat suatu target. Trench menyerahkan kontrak pada Ross, yang bakal menggulingkan diktator Jenderal Garza di Vilena, suatu pulau di Teluk Meksiko. Ross & Christmas menuju ke Vilena buat pengintaian yang menyamar & bertanding kontak mereka, Sandra, namun dijumpai. Terungkap kalau eks perwira CIA James Munroe mempertahankan Garza agar tetap berkuasa sebagai boneka buat operasi pencatutannya sendiri, sementara Sandra diturunkan sebagai putri Garza. Ross membatalkan, namun Sandra keberatan pergi dari Vilena. Sementara itu, Jensen mendekati Munroe buat membawa & Garza kian marah saat Sandra di- waterboard buat informasi oleh Munroe. Sementara itu, Lacy sudah dianiaya secara fisik oleh pemain barunya, menjadi Natal menundukkan dirinya & teman- temannya, mengatakan apa yang dirinya lakukan buat mendapatkan nafkah.

Ross & kelompoknya mendapatkan kalau Gereja ialah operasi CIA & sasaran sejatinya ialah Munroe, yang sudah sebagai nakal & pindah dengan Garza buat menyimpan duit obat yang mendanai CIA buat dia sendiri, namun CIA tak bisa menjalani target buat membunuh salah satu dari mereka. milik mereka sendiri secara langsung mengingat publisitas yang negatif. Ross bertanding profesional tato & teman Sarana buat mengatakan perasaannya. Sarana mencatatkan pengakuan soal membiarkan satu perempuan bunuh diri alih- alih menyelamatkannya. Ross lantas termotivasi buat kembali ke Sandra sendirian, namun Yang menemaninya. Jensen & orang- orang sewaan memburu mereka di langkah, habis di gudang yang ditinggalkan, lokasi Yang & Jensen bertanding buat ke- 2 pertamanya. Ross menembak Jensen dikala dirinya berusaha menusuk Yang ke pipa. Jensen membayar blunder & mempersembahkan tata letak istana Garza.

Ross naik pesawat dengan Yang & mendapatkan anggota skuat yang lain menanti, & mereka menyusup ke kompleks Garza. Merasa Munroe menyewa skuat buat membunuhnya, Garza melukis wajah tentaranya, mempersiapkan mereka buat bertanding. Skuat menanam bahan peledak di semua lokasi namun Ross, dikala menghindarkan Sandra, ditangkap oleh kaki bawah kepemimpinan Munroe. Skuat menyelamatkannya & membunuh orang Inggris itu, namun disematkan oleh anak buah Garza dikala Paine bergulat dengan Ross. Caesar kontra balasan & Paine kabur. Garza pada akhirnya kontra Munroe, menyuruhnya keluar & mengembalikan duitnya. Sebaliknya, dikala Garza mengoleksi anak buahnya kontra Amerika, Munroe membunuhnya & kabur dengan Paine & Sandra. Anak buah Garza mencatatkan tendangan ke jalan skuat, yang berusaha masuk, meledakkan bahan peledak & menghancurkan kompleks tersebut. Toll membunuh Paine dengan membakarnya hidup- hidup sementara Ross & Caesar sukses menghancurkan helikopter sebelum Munroe bisa melarikan diri. Ross & Christmas memburu Munroe, membunuhnya & menghindarkan Sandra. Akhir- akhir, Ross mempersembahkan hadiah misinya pada Sandra buat memulihkan Vilena.

Di adegan belakangan, skuat sudah kembali ke rumah & memperingati di salon tato Tool dengan Jensen yang telah pulih & sekarang sudah dimahari. Christmas and Tool menjalani performa melemparkan pisau, di mana Christmas mencatatkan puisi mengejek soal Tool, kemarin melemparkan bullseye dari luar gedung.

Produksi

Pada pertengahan 2005, penulis David Callaham menyerahkan draf pertama film penampilan yang terinspirasi tentara bayaran berjudul” Barrow” pada Warner Bros., sebagai element dari kesepakatan” komitmen buta” dengan studio pada dikala itu. Callaham merevisi naskah kedua kali lagi & menyerahkan revisi belakangan ketiganya pada awal 2006. Sesudah mengatakan minatnya buat mencatatkan film ensemble, Sylvester Stallone meninjau draf revisi ketiga/ belakangan Callaham dari Barrow & menggunakannya sebagai” titik awal” buat The Expendables.

Casting

Jean- Claude Van Damme secara pribadi ditawari posisi oleh Stallone, namun menolaknya mengingat dirinya berpikir tak terdapat substansi ataupun peningkatan pada karakter tersebut. Stallone menyatakan kalau Van Damme menyatakan kepadanya kalau dirinya terpaksa” berusaha menghindarkan orang di South Central.” Pada pemutaran debut film tersebut, Stallone mengaku sudah bicara dengan Van Damme melewati telepon & mengaku,” kataku pada you!”, yang disetujui Van Damme & mengatakan penyesalannya mengingat taktampil. Van Damme nantinya bakal bermain sebagai antagonis inti, Jean Vilain, dalam sekuel film tersebut.

Posisi Hale Caesar mulanya dimengerti sebagai posisi buat musuh menjalani laga Stallones Demolition Man Wesley Snipes. Snipes keberatan posisi tersebut mengingat keluhan pajaknya, & tak bisa pergi dari Amerika Serikat tanpa izin pengadilan. Itu lantas ditulis ulang buat Forest Whitaker. Mengingat konflik penjadwalan sebelum pembuatan film, Whitaker diambil alih oleh 50 Cent sebelum element dari Hale Caesar pada akhirnya hengkang ke eks pemain NFL Terry Crews.

Steven Seagal dipaksa buat mencatatkan performa cameo, namun keberatan penawaran tersebut mengingat pengalaman tidak baik dengan produser Avi Lerner.

Robert De Niro, Al Pacino, Ben Kingsley, & Ray Liotta seluruhnya dijadikan sebagai bahan pertimbangan buat posisi James Munroe sebelum musuh menjalani laga Stallone The Specialist Eric Roberts pada akhirnya memiliki peran dalam posisi tersebut.

Pada Mei 2009, naskah sudah alami beberapa penulisan ulang. Rekan menjalani laga Stallones Demolition Man Sandra Bullock kabarnya mempunyai posisi dalam film tersebut, namun mengatakan kalau dirinya terlebih tak mengetahui soal proyek tersebut. Terlepas dari kabar tersebut, dirinya mengatakan minatnya buat menjabat di film penampilan yang lain & berkeinginan bermain di film tersebut, bergantung pada plot kisahnya.

Posisi orang yang menyewa Expendables, Tuan Gereja, tidak mudah buat dilemparkan. Schwarzenegger ditawari posisi itu, namun justru keluar sebagai sesama penguasa tentara bayaran Trench. Posisi itu lantas disediakan pada musuh menjalani laga Stallones Tango & Cash Kurt Russell, yang agennya menjawab kalau dirinya tak berminat pada” akting ensemble dikala ini”. Stallone menjalani sebagian bulan sesudah fotografi inti mengambil keputusan buat mendapatkan nama penampilan besar buat element tersebut. Spekulasi menuturkan kalau posisi tersebut sudah disediakan pada teman & sesama eks owner Planet Hollywood Bruce Willis, yang sibuk syuting Cop Out. Pemain Willis sebagai Tuan Gereja diklaim pada Agustus 2009, layaknya juga fakta kalau dirinya bakal keluar dalam suatu adegan dengan Stallone & Schwarzenegger.

Buat membuat keputusan para prajurit, Stallone mengetahui lokasi syutingnya, Brasil, ialah rumah buat sekian pejuang seni bela diri campuran. Dirinya memanggil kampiun Ultimate Fighting Championship Anderson Silva & saudara laki- lakinya Rogerio & Antonio Rodrigo Nogueira buat menjalani panggilan casting, & mempunyai 3 cameo juga.

Syuting

Produksi film digelar pada 3 Maret 2009, dengan bujet $ 82 juta.

Baca Juga: 33 Serial Terbaik di Netflix pada bulan Februari 2021

Pengambilan gambar inti digelar 25 hari lantas di Rio de Janeiro & lokasi yang lain di Brasil, salah satunya adalah Mangaratiba, Niteroi, Guanabara Bay, Colônia Juliano Moreira, & Parque Lage. Syuting mulanya habis pada 25 April namun diteruskan pada 11 Mei, di Elmwood & New Orleans, Louisiana, salah satunya adalah French Quarter, South Peters Street, Fort Macomb, Claiborne Avenue & jembatan layang Interstate 10. Syuting secara sah habis pada 1 Juli, namun pada 27 Oktober terdapat adegan penjemputan di suatu gereja di Los Angeles, California yang memperlihatkan Stallone, Schwarzenegger & Willis ( kedua yang belakangan menjalani adegan tanpa kompensasi, berdasar Stallone dalam Blu- ray Pernyataan direktur diska). Pada tanggal 2 Juni, West Coast Customs Street Customs membangun 3 Ford F100 tahun 1955 yang disesuaikan buat Sylvester Stallone buat film tersebut. Satu dibikin buat adegan kecelakaan, yang ke- 2 buat layar hijau, & yang ketiga buat disimpan Stallone.” The Expendables mempunyai bujet tujuh puluh juta dolar,” ujar Co- star Rocky IV Stallone, Dolph Lundgren:” Ini ialah film penampilan jadul, di mana orang- orang berkelahi dengan pisau & saling menembak.”The Kapal menuju yang dipakai buat pembuatan film ialah Grumman HU- 16 Albatross & kapal yang dipakai sebagai setting di adegan pembukaan ialah kapal kargo Arktik versi SA- 15 Rusia Igarka.

Pada musim panas 2010, perusahaan Brazil O2 Filmes merilis klaim yang menyatakan kalau mereka masih berhutang lebih dari US$ 2 juta buat tugasnya pada film tersebut.

Music

Komposer Brian Tyler memberitahukan di website resminya kalau dia sudah disewa buat menulis musik asli buat film tersebut. Tyler dulunya menjabat dengan Stallone di Rambo pada tahun 2008.

Vokalis Godsmack Sully Erna didekati oleh Stallone sendiri buat menulis lagu buat film tersebut. Erna menampilkan padanya kapasitas” Doa Orang Berdosa” yang belum beres; Stallone menyukainya & berkeinginan menggunakannya dalam film. Akan tetapi, sejauh pascaproduksi film, adegan di mana” Sinners Prayer” mulanya bertujuan buat dipakai kembali & lagu itu dihapus dari film & soundtracknya. Band hard rock Amerika, Shinedown, menyumbangkan lagu anyar,” Diamond Eyes ( Boom- Lay Boom- Lay Boom)”, yang direkam tertentu buat film tersebut, namun lagu tersebut tak keluar dalam film ataupun soundtrack resminya. Lagu itu dipakai dalam trailer teater & element yang sudah beres diluncurkan pada 15 Juni 2010. Ke- 2 lagu itu pada akhirnya dipakai buat Extended Directors Cut. Salah satu trailer pilihan mengusung lagu” Paradise City” oleh Guns N Roses. Lagu” The Boys Are Back in Town” oleh Thin Lizzy ( tipe live diperlihatkan di Still Dangerous) diputar di lokasi TV & dijalani di atas kredit.

Release

Theatrical

Film ini mempunyai tanggal rilis asli yang rencananya pada 23 April 2010, namun lantas dimundurkan keempat bulan sampai 13 Agustus, buat meneruskan saat produksi. Pada 17 Maret 2010, poster timnas sah buat film tersebut diluncurkan. Suatu cuplikan bonus ( ditujukan buat ahli industri) bocor secara online pada Agustus 2009. Sebuah saat di bulan Oktober, nyaris kedua bulan sesudah trailer bonus bocor, secara sah diluncurkan secara online. Trailer bonus diedit oleh Stallone & disiarkan di Festival Film Venesia. Pada tanggal 1 April 2010, trailer teater sah buat film tersebut diluncurkan. Film ini sudah tayang debut di karpet merah Hollywood pada 3 Agustus 2010. Penayangan debut film ini diadakan di Planet Hollywood Resort and Kasino di Las Vegas Strip di Paradise, Nevada pada 10 Agustus 2010.

Home media

Potongan teater The Expendables diluncurkan dalam tampilan DVD/ Blu- ray Disc pada tanggal 23 November 2010. Blu- ray Disc ialah paket kombo 3- disk.

Potongan Sutradara Diperpanjang dari film itu bertujuan buat keluar buat rilis awal 2011 DVD/ Blu- ray Disc, namun pertama kali diluncurkan di televisi kabel sebagai gantinya. Extended Directors Cut diluncurkan dalam tampilan Blu- ray Disc pada 13 Desember 2011. Suatu dokumenter 90 menit berjudul Inferno: The Making of The Expendables diluncurkan secara eksklusif buat rilis Blu- ray potongan teater itu.

Extended Directors Cut

The Extended Directors Cut disiarkan debut di Epix pada 30 Mei 2011 buat akhir pekan Memorial Day. Extended Cut berisikan kurang lebih 11 menit cuplikan imbuhan & memperkenalkan kembali lagu Shinedown” Diamond Eyes” ke soundtrack, bagus sejauh baku tembak klimaks & lagi di akhir kredit, & lagu” Sinners Prayer” oleh Sully Erna di kredit pembukaan anyar.

Reception

Box office

Film ini mengawali perdananya di AS di 3. 270 bioskop dengan kurang lebih 4. 300 layar, yang membuat dirinya menduduki peringkat# 10 dalam mendaftar” Rilis Independen Paling besar Selama Sejarah” di Box Office Mojo & peringkat# 16 dalam mendaftar mereka pembukaan atas akhir pekan buat Agustus. Ini menghadirkan$ 34, 8 juta pada akhir pekan pembukaannya & mengambil peringkat# 1 di box office AS. Pada hari peluncurannya, film tersebut mendapat $ 13, 3 juta dalam penjualan, melewati jumlah$ 9, 7 juta dari perdana film penampilan musim panas dulunya The A- Team.

Brandon Grey dari Box Office Mojo mengatakan kalau film tersebut” unggul dalam perdananya”, ketimbang dengan film kompetitor Eat Pray Love & Scott Pilgrim vs. the World. Ben Fritz dari Los Angeles Times mengatakan kalau” baku tembak yang berlebihan” diawali buat penerimaan yang” begitu tangguh”. Disamping itu, dia mendeskripsikannya sebagai” kegembiraan orang sekian terlebih bila kritikus tak menerimanya.”Riset oleh Lionsgate mendapatkan kalau antara 38% & 40% penonton film ialah perempuan. Hasilnya tak terduga, mengingat film yang dinilai mempunyai daya tarik terbatas buat penonton film perempuan.

The Expendables agar tetap di peringkat terdepan di box office AS sejauh akhir pekan ke- 2, menghadirkan total akhir pekan nyaris$ 17 juta.

Pada tanggal 17 Desember 2010, film tersebut sudah menghadirkan$ 103. 068. 524 di Amerika Serikat &$ 171. 401. 870 di box office timnas, menetapkan pendapatan kotornya di semua bumi sebagai$ 274. 470. 394.

Critical response

Pada review aggregator Rotten Tomatoes, film ini mempunyai rating izin 42% menurut 204 penjelasan & rerata rating 5. 2/ 10. Konsensus kritis website tersebut berbunyi,” Itu apik buat tindakan sekolah lama yang dijanjikan, namun karena seluruh bakat yang dipamerkan, The Expendables terpaksa mengalahkan lebih ekstra.”Di Metacritic, yang mempersembahkan posisi yang dinormalisasi buat penjelasan, film tersebut mempunyai kedudukan rerata 45 dari 100 menurut 35 kritikus, yang menampilkan” penjelasan campuran ataupun rerata”. Pada jajak pendapat CinemaScore, penonton memberi film tersebut biaya rerata” B+” pada skala A Italia+ sampai F.

Sebagian review begitu memuji film tersebut. The Hollywood Reporter mengatakan kalau” jumlah badan mahal & kepribadian klik di festival testosteron jadul ini,” & Majalah Boxoffice mengatakan kalau” itu diisi dengan kegembiraan yang memang meledak” & kalau” siapa yang dari superstar penampilan klasik menerangi layar buat rekreasi murni yang gampang terbakar di The Expendables Sly Stallone, sejenis Dirty Dozen bertanding Inglourious Basterds— & lantas beberapa…”Richard Corliss dari Waktu menambahkan kalau” apa yang bakal Kamu dapatkan ialah familiar dalam kontur & keunikannya dalam castingnya.”Peter Tampang dari E! Online menyatakan kalau film tersebut” disertai dengan dialog lucu, perkelahian epik & ledakan super besar,” & kalau” The Expendables ialah keperluan adrenalin musim panas 2010,” & Boston Globe mengatakan kalau film tersebut” sekian kegembiraan yang tak suci”.

The Expendables 3
Blog Expendables Facts Expendables News

The Expendables 3

www.thexpendablesmovie.netThe Expendables 3. The Expendabless 3 merupakan film kelakuan Amerika 2014 yang disutradarai oleh Patrick Hughes serta ditulis oleh Creighton Rothenberger, Katrin Benedikt serta Sylvester Stallone. Ini merupakan cicilan ketiga dalam franchise The Expendables serta sekuel dari The Expendables (2010) serta The Expendables 2 (2012). Film ini menunjukkan beberapa bintang tercantum Sylvester Stallone, Arnold Schwarzenegger, Harrison Ford, Antonio Banderas, Jason Statham, Jet Li, Wesley Snipes, Dolph Lundgren, Kelsey Grammer, Randy Couture, Terry Crews, Kellan Lutz, Bersiar -siar Rousey, Glen Powell, Victor Ortiz, serta Mel Gibson.

Ceritanya menjajaki golongan angkatan biaya yang diketahui selaku The Expendables dikala mereka berkonflik dengan orang dagang senjata kejam Conrad Stonebanks, salah satu penggagas Expendables, yang berniat buat memusnahkan regu. Film ini disiarkan kesatu di London pada 4 Agustus 2014 serta diluncurkan dengan cara teatrikal pada 15 Agustus 2014 oleh Lionsgate. Tidak semacam 2 film awal dalam waralaba, The Expendables 3 menyambut tingkatan PG -13 ternyata tingkatan R, yang mengecewakan banyak penggemar waralaba. Beberapa sebab bocor 3 minggu saat sebelum luncurkan yang dijadwalkan, film ini meraup$ 214 juta di semua bumi dengan perhitungan dekat$ 90 -100 juta, jadi film trilogi yang sangat tidak profitabel.

Merencanakan

The Expendables— dipandu oleh Barney Ross serta dibangun oleh Lee Christmas, Gunner Jensen, serta Toll Road— mengekstrak mantan badan Doctor Death, ahli pisau, serta regu kedokteran, dari bui tentara sepanjang pemindahannya dengan sepur. Mereka merekrut Doctor Death buat menolong mereka mencegat antaran bom yang hendak dikirim ke komandan perang di Somalia. Sesampainya di situ, mereka bersuatu kembali dengan Hale Caesar, yang memusatkan mereka ke titik drop, di mana Ross kaget mengenali kalau orang dagang senjata yang sediakan bom merupakan Conrad Stonebanks, mantan penggagas Expendables yang jadi bandel serta dikira berpulang.. Dalam dasar bertembakan selanjutnya, The Expendables menewaskan seluruh melainkan Stonebanks, yang menembak Caesar. Mereka terdesak mundur kala Stonebanks menjatuhkan bom melaju pada mereka dari helikopternya, serta Caesar terluka akut.

Baca Juga: The Expendables 2

Kembali ke Amerika Sindikat, agen CIA Max Drummer, administrator tujuan terkini Expendables, berikan Ross tujuan buat membekuk Stonebanks buat membawanya ke Majelis hukum Pidana Global buat diadili atas kesalahan perang. Mempersalahkan dirinya sendiri atas luka Caesar, Ross membubarkan Expendables serta berangkat ke Las Vegas, di mana beliau memohon purnakaryawan angkatan biaya yang jadi perekrut Bonaparte buat membantunya menciptakan regu terkini angkatan biaya yang lebih belia. Rekrutan itu tercantum mantan Marinir AS John Smilee, pengawal klub malam Luna, ahli pc Thorn, serta ahli senjata Marikh. Penembak ampuh yang ahli, Galgo, memohon buat dimasukkan ke dalam regu, namun Ross menolaknya.

Keempat badan regu terkini berjumpa dengan saingan Ross, Trench Mauser, membalas budi buat Ross. Drummer sudah melacak Stonebanks ke Bucharest, di mana ia hendak membuat perjanjian senjata. Ross serta badan terkini menyelinap ke bangunan perkantoran yang dipakai Stonebanks serta, wajib menewaskan sebagian orang dalam prosesnya tercantum konsumen senjata Goran Vata, membekuk Stonebanks. Dalam ekspedisi, Stonebanks mengejek Ross serta menarangkan kenapa ia mencederai The Expendables. Ross nyaris membunuhnya buat membungkamnya namun, walaupun Stonebanks mendorongnya, ia mundur. Anak buah Stonebanks mengejar mereka, dengan dorongan GPS Tracker -nya, serta memicu peluru kendali ke van regu. Ross dibuang ke bengawan, sebaliknya Smilee, Luna, Thorn, serta Marikh dibekuk oleh kerabat kerja Stonebanks. Ross menewaskan regu pengumpulan Stonebanks serta angkat kaki.

Stonebanks mengirim Ross film, menantang Ross buat mengejarnya serta memberinya lokasinya di Azmenistan. Dikala bersiap buat berangkat serta melaksanakan pengamanan seorang diri, Ross ditemui oleh Galgo, yang menawarkan jasanya lagi. Ross menyambut, setelah itu ditemani oleh Expendables pensiunan. Mereka melindungi angkatan biaya belia, cuma buat berlatih dari Stonebanks kalau ia sudah mencurangi tempat itu dengan materi peledak cuma dengan 45 detik tertinggal buat mereka meledak. Dikala Expendables belia serta pensiunan berkelahi satu serupa lain, Ross memastikan mereka buat bertugas serupa buat menjatuhkan Stonebanks. Dikala pertempuran terakhir diawali, Thorn memakai fitur berandal buat menunda hitungan mundur, berikan mereka durasi kurang dari separuh jam saat sebelum meledak. Stonebanks menginstruksikan angkatan Azmenistan buat melanda bangunan dengan daya penuh, tercantum tank serta helikopter serbu. Drummer serta Trench datang dengan helikopter buat menolong, bersama badan Expendables yang kembali, Yin Yang.

Badan terkini serta pensiunan dari Expendables bertugas serupa buat menewaskan anak buah Stonebanks. Dikala gelombang kedua masuk, Drummer berlabuh di bangunan buat memindahkan regu. Dikala seluruh orang sukses menggapai helikopter Drummer, Stonebanks dengan cara individu melanda Ross sehabis menembak jatuh. Sehabis dituntut membebaskan pakaian besi serta senjatanya, Ross serta Stonebanks ikut serta dalam pertarungan tangan kosong. Keduanya balance, namun Ross menjatuhkan Stonebanks saat sebelum mereka berdua mencapai senjata mereka. Stonebanks menembak, tetapi Ross mengalahkannya. Atas simpati kasihannya, Stonebanks mempersoalkan Ross mengenai pengirimannya ke Majelis hukum Pidana Global. Ross dengan dingin menembak Stonebanks selaku asumsi. Sebagian detik sehabis kematian Stonebanks, baterai fitur Thorn habis, menimbulkan bangunan meledak serta ambruk. Regu sukses menggapai helikopter Drummer serta melambung ke tempat yang nyaman, dikala Ross melekat padanya dari luar. Setelahnya, Caesar membaik dari lukanya, serta Ross dengan cara sah menyambut Galgo, Smilee, Luna, Thorn, serta Marikh ke dalam regu. Mereka seluruh merayakannya di kafe bersama.

Produksi

Pengembangan serta penulisan

Pada Maret 2012, badan aktor Randy Couture berkata cicilan ketiga dari The Expendables bisa jadi mulai berproduksi pada akhir 2012 sehabis luncurkan The Expendables 2. Pada April 2012, Steven Seagal berkata ia ditawari kedudukan dalam film ketiga. Pada Agustus 2012, produser Avi Lerner mengonfirmasi kalau Nicolas Cage sudah ditandatangani buat sekuel potensial dikala itu. Ia pula berkata kalau produser berarti buat bawa kembali bintang -bintang serial, berupaya supaya Mickey Rourke mengulangi kedudukannya, serta sudah mendekati Clint Eastwood, Harrison Ford, serta Wesley Snipes buat memainkan kedudukan terkini. Sylvester Stallone mengatakan,” Kita mempertimbangkan mengenai bermacam rancangan— yang ketiga merupakan yang sangat susah. Yang kedua merupakan kemajuan natural. Yang ketiga, dikala seperti itu hawa jadi sangat jarang. Kita berasumsi dengan ambisius mengenai perihal itu, Kamu saat ini wajib berikan pemirsa suatu mereka tidak berambisi serupa sekali, Bisa jadi, apalagi masuk ke jenis yang berlainan”. Pula di bulan Agustus, Chuck Norris berkata ia tidak hendak kembali buat sekuel. Pada 13 Agustus 2012, Jean -Claude Van Damme membawa alamat kalau Stallone bisa jadi memasukkannya ke dalam The Expendables 3 selaku Claude Vilain, kerabat pria Jean Vilain. Pada bertepatan pada 31 Oktober 2012, ditentukan kalau Nu Image serta Millennium Films lagi dalam cara pra -penjualan hak penyaluran global buat The Expendables 3. Pada 19 Desember 2012, dikabarkan kalau Jackie Chan sudah sepakat buat berasosiasi dengan sekuelnya dengan ketentuan beliau hendak mempunyai lebih dari kedudukan kecil. Chan setelah itu pergi dari cetak biru sebab bentrokan pengagendaan.

Baca Juga: 7 Film Virtual Cinema dan Theatrically yang akan Tayang 2021

Pada Maret 2013, Stallone mengonfirmasi kalau ia lagi menulis dokumen buat sekuelnya serta kalau ia berarti supaya film itu jadi lebih lucu dengan momen -momen drama. Stallone pula berkata kalau Seagal tidak hendak terdapat dalam film itu serta ia mau menjabat lebih banyak bintang film belia di umur medio 20 -an. Pada April 2013, Stallone memublikasikan kalau Patrick Hughes hendak memusatkan sekuelnya. Pada Mei 2013, Chan, Snipes, Cage serta Milla Jovovich diumumkan dalam perundingan sambungan buat berasosiasi dengan film itu. Pada Juni 2013, Lionsgate memublikasikan kalau film itu hendak diluncurkan pada 15 Agustus 2014. Pada Juli 2013, dikabarkan kalau bintang film Mel Gibson hendak menjabat penjahat film itu serta setelah itu pada bulan itu Stallone mengkonfirmasi keikutsertaan Gibson. Pula di bulan Juli, bintang film Kellan Lutz serta petarung handal Victor Ortiz serta Bersiar -siar Rousey ditambahkan ke dalam aktor. Terbongkar kalau film itu hendak menunjukkan sebagian bahadur kelakuan yang lebih belia serta mengarah teknologi yang bentrok dengan Expendables pensiunan. Pada Agustus 2013, ditentukan kalau Ford, Antonio Banderas serta Glen Powell hendak berasosiasi dengan para aktor serta kalau Bruce Willis tidak hendak mengulangi kedudukannya selaku Tuan Gereja. Minimnya keikutsertaan Willis diambil selaku bentrokan hal duit dengan pangkal penciptaan yang membuktikan kalau Willis ditawari$ 3 juta buat 4 hari pengumpulan lukisan di Bulgaria namun membutuhkan$ 4 juta. Pada 17 September 2013, Kelsey Grammer diumumkan lagi berunding buat berasosiasi dengan film itu.

Syuting

Fotografi penting diawali pada 19 Agustus 2013 di Bulgaria serta di sanggar Film Nu Boyana di Sofia serta selesai pada 22 Oktober. Pada bulan September 2013, Terry Crews mengatakan dalam suatu tanya jawab kalau Jason Statham aman dari musibah dikala truk yang ia kendarai jatuh ke Laut Gelap sehabis remnya kandas. Dalam tanya jawab November 2013, Randy Couture mengkonfirmasi kalau pembuatan film sudah berakhir serta dialog buat film Expendables keempat lagi berjalan. Beberapa besar film didapat di posisi di Wombwell Woods, Barnsley, South Yorkshire.

Peringkat

Berlainan dengan 2 film awal dalam franchise Expendables, film ini menyambut tingkatan PG -13, bukan tingkatan R yang menemukan respon keras dari para penggemar. Pada Pergelaran Film Cannes 2014, Sylvester Stallone memublikasikan kalau beliau mengincar tingkatan PG -13 buat film itu. Melaporkan kalau walaupun itu mendekati tingkatan R, beliau mau menjangkau pemirsa yang lebih belia serta lebih besar dengan film terkini itu. Tetapi, kala Stallone awal kali memberikan film itu ke MPAA, mereka menetapkannya dengan rating R yang lazim serta wajib dipangkas buat memperoleh rating PG -13. Pada bertepatan pada 1 Juli, MPAA membagikan tingkatan PG -13 pada The Expendables 3; cerita yang diserahkan merupakan” kekerasan tercantum pertempuran senjata yang selalu serta segmen perkelahian serta buat bahasa.”

Semenjak diluncurkan, Stallone menangisi tingkatan PG -13, berkata kalau itu merupakan” kekeliruan kalkulasi yang seram di pihak seluruh orang dalam berupaya menjangkau khalayak yang lebih besar namun dengan melaksanakan itu, kurangi kekerasan yang diharapkan pemirsa. Aku lumayan percaya itu berhasil tidak terjalin lagi.”

Pemasaran

Pada bertepatan pada 19 Desember 2013, trailer teaser awal diluncurkan dengan tujuan menunjukkan aktor besar film itu. Pada CinemaCon 2014, plakat sah film itu diperlihatkan buat awal kalinya, walaupun cuma sedikit berlainan dari modul yang diperlihatkan tadinya, menunjukkan kerangka balik putih, bukan gelap. Desain penjualan yang membagikan pengepresan besar pada aktor ansambel film dari bintang film kelakuan populer dilanjutkan pada dini April kala 16 plakat kepribadian dari aktor film itu diluncurkan serta dipecah ke dalam 4 web website buat pemaparan maksimal. Sesuatu hari setelah itu, trailer awal dengan kutipan sesungguhnya dari film itu disiarkan kesatu, lagi -lagi menerangi aktor besar film itu, yang diucap selaku” trailer panggilan roll” oleh Lionsgate. Pada Pergelaran Film Cannes 2014, Millennium Films menyelenggarakan kegiatan spesial yang menaikkan film di Penginapan Carlton bersama Sylvester Stallone, Jason Statham, Arnold Schwarzenegger, Mel Gibson, Harrison Ford, Wesley Snipes, Antonio Banderas, Dolph Lundgren, Kelsey Grammer, Randy Couture, Kellan Lutz, Victor Ortiz, Glen Powell serta sutradara Patrick Hughes muncul. Kegiatan ini berjalan sejauh hari serta menunjukkan para pemeran yang mengemudikan Croisette dengan tank.

Pada bertepatan pada 5 Juni, promo Televisi terkini dengan kutipan terkini diluncurkan. Ternyata menerangi para aktor all -star semacam yang tadinya, trailer ini berpusat pada bonus aktor terkini, paling utama Lutz, Bersiar -siar Rousey serta Ortiz, menyamakan kepribadian belia mereka dengan yang lebih profesional dari Stallone serta Grammer. Pada hari yang serupa, Stallone pula mengeluarkan film di balik layar lewat Twitter -nya. Pada bertepatan pada 17 Juni, suatu trailer sinematik jauh diluncurkan, membagikan bentuk awal di Gibson selaku Conrad Stonebanks dan menunjukkan narasi film buat awal kalinya. Sepekan setelah itu pada bertepatan pada 23 Juni, slogan terkini diluncurkan, menunjukkan seluruh 17 badan aktor melainkan Robert Davi. Pada bertepatan pada 4 Juni, suatu trailer Televisi terkini diluncurkan, bermuatan footage terkini, walaupun beberapa besar terdiri dari footage yang telah diluncurkan. Tipe yang lebih jauh dari trailer diluncurkan sepekan setelah itu serta satu hari sehabis itu, trailer Televisi lain, berjudul bersamaan dengan Piala Bumi FIFA 2014, diluncurkan. Pada ComicCon 2014, 16 plakat kepribadian terkini dalam style seni pop diluncurkan.

Penggandaan serta penyaluran yang tidak legal

Pada 25 Juli 2014, 3 minggu saat sebelum pemutaran kesatu film, kebocoran bawah tangan mutu DVD diunduh, lewat web memberi file, lebih dari 189. 000 kali sepanjang rentang waktu 24 jam. Sehabis satu minggu, diperkirakan kebocoran itu sudah diunduh lebih dari 2 juta kali.

Pada bertepatan pada 31 Juli 2014, sanggar film itu, Lionsgate, mengajukan petisi di majelis hukum federal California kepada 10 orang anonim sebab pelanggaran hak membuat. Sanggar itu memberi tahu kalau satu kopian digital dari film itu dicuri serta diunggah ke Internet. Lionsgate melaporkan kalau mereka mengirim pesan permohonan ke operator web (Limetorrents. com, Billionuploads. com, Hulkfile. eu, Played. to, Swankshare. com serta Dotsemper. com) namun tidak menyambut jawaban. Pada Agustus 2014, fasilitator cloud hosting Hulkfile. eu mengakhiri operasinya di semua bumi sebab industri berkata tidak mempunyai opsi lain sehabis dirusak oleh petisi Lionsgate. Pada bulan Juni 2015, Lionsgate dituntaskan di luar majelis hukum dengan operator Played. to, suatu web hosting film buat streaming kopian film yang bocor. Rincian penanganan tidak diluncurkan serta web senantiasa bekerja.

Pada bulan Maret 2016, majelis hukum California menghasilkan ketetapan default pada operator 3 web yang melanggar (Limetorrents. com, Swankshare. com serta Dotsemper. com) buat tiap -tiap didenda $ 150. 000; tetapi, cuma Limetorrents yang sedang bekerja serta seluruh web itu berada di luar Amerika Sindikat; oleh sebab itu, kecil mungkin Lionsgate hendak memungut kompensasi.

Alat rumah

The Expendables 3 diluncurkan dalam wujud DVD serta Blu -ray pada 25 November 2014 oleh Lionsgate Home Entertainment. Paket Kombo Blu -ray bermuatan tipe bonus dari film yang melampiri tipe pentas dan fitur di balik layar, lilitan blooper, serta jalan multi -saluran Dolby Atmos. Luncurkan DVD reguler cuma melingkupi bagian pentas.

The Expendables 2
Blog Expendables Facts Expendables News

The Expendables 2

www.theexpendablesmovie.netThe Expendables 2. The Expendables 2 ialah film aksi Amerika 2012 yang disutradarai oleh Simon West, ditulis oleh Richard Wenk & Sylvester Stallone & menurut kisah oleh Ken Kaufman, David Agosto & Wenk. Brian Tyler kembali mencatatkan musik buat film tersebut. Ini ialah sekuel dari film aksi 2010 The Expendables,& dibintangi oleh Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgren, Chuck Norris, Terry Crews, Randy Couture, Liam Hemsworth, Jean- Claude Van Damme, Bruce Willis,& Arnold Schwarzenegger. Kisahnya membuntuti kumpulan tentara bayaran yang disebut sebagai” The Expendables” dikala mereka menjalani target yang tampaknya simpel yang mengalami perkembangan sebagai pencarian berbalik dendam kepada tentara bayaran saingan Jean Vilain, yang membunuh salah satu dari mereka & berbahaya bumi dengan senjata berbahaya. Ini ialah angsuran ke- 2 dalam trilogi The Expendables.

Fotografi inti digelar sejauh 14 minggu (dimulai pada September 2011) dengan perkiraan anggaran$ 100 juta. Lokasi film salah satunya adalah Bulgaria, Hong Kong & New Orleans. Kontroversi keluar atas kematian yang tak disengaja dari satu pemain suksesor & rusak lingkungan yang diakibatkan sejauh pembuatan film di Bulgaria.

Baca Juga: Movie Recommendation: The Expendables

Film ini diluncurkan di Eropa pada 16 Agustus 2012,& di Amerika Utara keesokan harinya. The Expendables 2 meraup lebih dari$ 310 juta di semua bumi, dengan keberhasilan terbesarnya di luar Amerika Utara. Para kritikus biasanya menilai film tersebut lebih bagus dari pendahulunya( dengan alasan perkembangan pemakaian humor & adegan aksi), namun alur & dialognya memperoleh penjelasan tidak baik. Suatu video permainan tie- in yang bisa diunduh diluncurkan pada 31 Juli 2012, sebagai prekuel dari peristiwa film tersebut. Sekuelnya, The Expendables 3, diluncurkan pada 15 Agustus 2014.

Merencanakan

The Expendables penguasa Barney Ross, pakar pisau Lee Christmas, pakar pertarungan bawah kepemimpinan hampa Yin Yang, pakar senjata sulit Hale Caesar, profesional pembongkaran Langkah Tol, Penembak Jensen yang tak stabil, & penembak handal Billy the Kid, pembelian teranyar skuat & Anak didik Ross dikirim ke Nepal buat menghindarkan Dr. Zhou, satu sandera. Mereka juga menghindarkan Trench tentara bayaran yang ditangkap, saingan Ross. Yang pergi dari kumpulan itu buat menjaga Zhou kembali ke Tiongkok. 

Sesudah kembali ke New Orleans, Billy memberi mengetahui Ross kalau dirinya bermaksud gantung sepatu pada akhir bulan & tinggal dengan kekasihnya Sophia. Akhir- akhir, Ross diminta menyambut target dari agen CIA, Mr. Church buat mengambil barang dari pesawat yang jatuh di Albania. Church mengirimkan spesialis teknis Maggie Chan dengan skuat. Di Albania, Expendables mengambil benda itu, namun lantas disergap oleh penjahat timnas & pedagang senjata Jean Vilain, bawah kepemimpinan kanannya Hector & kumpulan tentara bayarannya( Sangs), yang sudah menangkap Billy. Vilain mengajak barang itu sebagai giliran nyawa Billy. Skuat tersebut menyerahkan item tersebut, namun lokomotif Vilain menendang pisau ke jantung Billy & melarikan diri dengan Sangs dengan helikopter. Ross memulihkan rekor buat Sophia dari badan Billy; skuat mengubur rekan mereka yang tewas, bersumpah bakal membalas dendam pada Vilain.

Maggie memberi mengetahui mereka kalau benda itu ialah komputer, dengan lokasi lima ton plutonium olahan yang ditinggalkan di tambang oleh Uni Soviet sesudah Perang Dingin. Vilain bermaksud buat mengambil plutonium & melepasnya. Expendables bisa melacak sinyal komputer dengan lemah & membuntuti Vilain, yang membantu mereka ke Bulgariadi mana mereka bermalam di pangkalan militer Rusia yang terbengkalai. Keesokan paginya, skuat disergap oleh Sangs & tank. Sesudah Expendables kehabisan peluru, mereka diselamatkan oleh teman lama Ross, Booker, yang dengan awal melenyapkan Sangs & tank. Sebelum saat berangkat, Booker memberi info bahwa mengetahui kumpulan desa terdekat yang penduduknya menentang Vilain. Sementara itu, Hector & Vilain menggali plutonium & mulai mengumpulkannya.

Di desa, Expendables mendapatkan sebagian wanita desa bersenjata yang mempertahankan skuad mereka dari skuad asuh Vilain. Masyarakat lokal dibuat & dipekerjakan sebagai budak di tambang, tak sempat kembali, & para wanita mengajak bantuan Expendables. The Sangs datang buat lebih sekian masyarakat desa, namun disergap oleh Expendables & dibunuh. Sesudah mendapatkan Vilain & tambang, skuat menyerang daerah tersebut dengan pesawat mereka sebelum sengaja menabrak tambang. Skuat menghindarkan penambang yang diperbudak dari eksekusi, namun Vilain  Hector kabur menggunakan plutonium. Vilain meledakkan bahan peledak dari selisih jauh di tambang; itu roboh, menjebak para penambang & Expendables.

Church and Trench datang, membebaskan para penambang & skuat, & pindah dengan Expendables buat memburu Vilain. Kumpulan tersebut mencegat Vilain & anak buahnya di bandara dikala dirinya bersiap buat hengkang dengan pesawat. Pindah lagi oleh Booker, Expendables, Trench, & Church ikut serta dalam pertempuran dengan Sangs. Natal memenggal kepala Hector, sementara Ross & Vilain bertanding satu musuh satu. Ross menundukkan Vilain, menikamnya & membalas dendam.

Sesudah insiden itu, Ross diberikan biplan Antonov An- 2 berumur oleh Gereja; Church, Maggie, Booker & Trench lantas pergi dari skuat. Di Prancis, Sophia mendapatkan suatu kotak di depan pintunya dengan beberapa besar duit & surat Billy. Dikala Expendables berangkat dengan pesawat, mereka mengusulkan buat bersulang buat Billy.

Pengembangan

Perencanaan buat sekuel The Expendables telah terdapat sebelum film tersebut diluncurkan pada Agustus 2010; Stallone mengaku,” Aku mempunyai gagasan yang siap buat hengkang… Aku bakal berusaha menjalani sesuatu yang lumayan radikal”. Dalam suatu wawancara pada Agustus 2010 dirinya mengukir kalau dirinya belum mempunyai naskah anyar, namun” Itu diproyeksikan di mata pikiranku.” Pada 18 April 2011, Stallone mengklaim kalau dirinya tak bakal mengulangi pekerjaannya sebagai sutradara di The Expendables, mencatatkan mendaftar direktur buat menggantikannya. Pada bulan April 2011, film tersebut dikasih jadwal rilis tanggal 17 Agustus 2012 & poster teaser buat film tersebut diluncurkan diFestival Film Cannes 2011. Pada bulan Juni 2011, Simon West dikukuhkan sebagai sutradara.

Pada Agustus 2011, dikabarkan kalau Nu Image/ Millennium Films sedang bernegosiasi dengan distributor Tiongkok yang tak dijelaskan namanya. Distributor bakal memproduksi film tersebut, dengan imbalan aktor China (Donnie Yen) bakal memiliki peran & mencatatkan film di China. Kemitraan ini dinilai mencatatkan rilis film China lebih gampang, & bakal mempersembahkan Millennium Films element yang lebih besar dari penghasilan China- nya. Akan tetapi, kemitraan itu berantakan sebelum produksi dimulai. Akan tetapi, studio Cina yang lain, Le Vision Pictures, berinvestasi dalam film tersebut. Lionsgate Films merekrut hak distribusi Amerika Utara & Inggris Raya buat film tersebut senilai$ 35 juta.

Pada 19 Musim dingin 2012, Stallone mengatakan kalau film tersebut ditujukan buat penonton PG- 13. Tak layaknya film pertama( yang dibatasi buat pemirsa di atas 17 tahun), ini bakal mencatatkan sekuel tersedia buat seluruh pemirsa di atas 13 tahun (& skuad yang lebih kecil, dengan persetujuan orang berumur). Pergantian yang dikabarkan menyambut sambutan tidak baik. Bicara pada Aint It Cool News soal pergantian tersebut, Stallone mengaku” Spekulasi PG- 13 betul, namun sebelum pembaca Kamu mempersembahkan penilaian, percayalah saat aku menyatakan film ini besar dalam segala sesuatu hal & mempersembahkan di tiap tingkat.” Dikabarkan kalau pergantian itu dipaksa oleh Norris sebelum dirinya mengambil element dalam film, mengingat

dirinya tak menghormati sumpah dalam naskah. Namun, perencanaan buat pemeringkatan yang lebih ramah keluarga ini tak sukses & film yang sudah beres dikasih posisi R. Saat pemeringkatan berorientasi dewasa diklaim tidak lama sebelum rilis, West mengatakan kalau” teknik pengambilan simbol & dialog, semenjak hari pertama, itu dianggap R.” Akan tetapi, pengawas pengaruh visual menyatakan kalau The Expendables 2 dibuat sebagai film PG- 13, dengan seluruh luka peluru sebagai debu. Sesudah diputuskan kalau film tersebut bakal dikasih biaya R, darah, pemenggalan kepala, biaya yang dikeluarkan isi & anggota badan yang terhenti ditambahkan secara digital sesudah produksi.

Van Damme mendesain ulang pertarungan terakhirnya dengan Stallone, dengan persetujuan yang belakangan. Van Damme tak senang dengan pertarungan skrip, yang mencatatkan karakternya melarikan diri & cuma konfrontasi singkat di antara mereka berdua. Dia berpikir penonton mengharapkan adegan pertarungan yang lebih panjang antara ke- 2 aktor tersebut.

Syuting

Pada anggaran senilai$ 100 juta, fotografi pokok dari The Expendables 2 mulai pada tanggal 29 September, 2011,& digelar 14 minggu. Pembuatan film sebagian besar dijalani di Bulgaria: di studio Film Nu Boyana di Sofia, kota Plovdiv & kota Bansko. Salah satu set potongan film yang lebih besar terjadi di bandara terbesar ke- 2 Bulgaria( di Plovdiv), salah satunya adalah baku tembak, ledakan,& pengejaran mobil di semua terminal. Pada 27 Oktober 2011, saat skuat pemain suksesor unit ke- 2 sedang syuting di Waduk Ognyanovo15 mil(24 km) dari Sofia, pemain suksesor Kun Liu tewas & satu yang lain( Nuo Sun), terluka serius dalam ledakan yang dipentaskan di atas perahu karet. Sun mengarungi operasi lima jam, yang membuat dirinya dalam keadaan stabil.

Baca Juga: Film-Film Petualangan yang Membuat Penasaran dan Adrenalin Terpacu

Syuting juga digelar di Gua Devetashka di Provinsi Lovech. Sebagai element dari pengambilan gambar gua, BGN 600. 000($ 408. 762) dihabiskan buat membangun kembali jembatan 114 meter(125 yd) dari gua di atas Sungai Osam; cuma kolom jembatan beton yang menyisakan dari susunan aslinya. Nu Boyana Film Studios memberitahukan kalau jembatan tersebut bakal tetap terdapat sesudah pembuatan film, sebagai hadiah buat Bulgaria.

Lokasi syuting yang lain salah satunya adalah Hong Kong & New Orleans, & pembuatan film beres pada 25 Desember 2011. Pada tanggal 9 Februari 2012, dikabarkan kalau The Expendables 2 ada dalam pascaproduks

Pengaruh visual

Expendables 2 berisikan kurang lebih 1. 547 pengambilan gambar pengaruh digital. Studio pengaruh inti ialah Worldwide FX( WWFX), yang menghadirkan 1. 186 sasaran,& 800 sasaran yang lain dilepas sebagai respon atas pergantian pada kisah film. Sebagian studio yang lain, salah satunya adalah El Ranchito, Malditochrome, Tata Elxsi, Reliance Mediaworks,& R- Team, juga menghadirkan tendangan pengaruh buat film tersebut melewati WWFX. Pra- produksi pengaruh digital dimulai pada Juli 2011 & beres satu tahun lantas. Sarana inti WWFX berada di Sofia, memungkinkan mereka mempunyai akses konstan ke produksi,& memodelkan aset set sebelum tipe praktisnya dibikin; ini memungkinkan WWFX buat menunjuk keluhan yang berhubungan dengan desain lebih awal & mengembangkan perencanaan konstruksi yang dioptimalkan. Apa juga yang dinilai berpotensi membutuhkan komputer ganda yang dihasilkan difoto & dimodelkan secara digital terlebih bila itu tak rencananya buat keluar dalam film, yang lantas digunakan dikala kisah film disesuaikan, mengharuskan WWFX buat membangun kembali semua adegan.

Sebagian set dirender secara digital,& nyaris seluruh set mempunyai sebagian tampilan perkembangan digital. Lingkungan digital terbesar ialah gua Devetashka, yang terpaksa dibikin ulang secara digital mengingat keluhan lingkungan dikala merekam ledakan di gua yang sejatinya. Mengusung lebih dari 5. 000 gambar yang dibuat pada saat yang tidak sama dalam satu hari, gua itu diterangi secara terarah & dirubah sebagai ruang & lumut. Element dalam gua yang berisikan kubah nuklir tersembunyi sudah alami sebagian pergantian sampai kedua bulan sebelum tanggal pengiriman pengaruh menurut masukan editorial, salah satunya adalah modifikasi pada skalanya. Gerbong yang dipakai di dalam gua juga dibangun secara digital di sisi tipe praktis, namun keserbabisaan tipe digital membuat dirinya menggantikan sebagian besar tipe praktisnya. Adegan yang memperlihatkan Expendables & tahanan yang terperangkap di dalam gua dibuat seluruhnyaKunci Chroma dengan latar pertahanan gua dimasukkan mendatang.

Semua posisi pembukaan film dibuat di Bulgaria sejauh musim dingin, namun bertujuan buat mengambil lokasi di Asia Selatan yang beriklim tropis. Pengaruh digital dipakai buat menghapus salju & pohon knockout yang terdapat & menggantinya dengan flora tropis. Pergantian tersebut memerlukan lebih dari 340 tendangan saja. Adegan itu kian diperumit oleh konflik penjadwalan Jet Li, yang artinya set interior terpaksa dikirim ke Hong Kong, dipasang kembali & dibuat gambarnya di sana,& set eksterior terpaksa dibikin secara digital & lantas digabungkan dengan cuplikan rekaman Li di Chroma kunci. Suatu tangki ikan di bukaannya diisi dengan belut digital dari belut sungai Asia Selatan, namun ukurannya meningkat tiga kali tekuk, sesudah ikan asli mati & tenggelam ke dasar. Final di bandara ialah lingkungan digital kompleks yang lain, dibidik di tiga

lokasi yang serupa satu kali tidak sama dalam kedua musim, yang lantas digabungkan buat mencatatkan satu lokasi yang lancar. Dikala truk memecahkan kaca buat keluar dari bandara, pemandangannya sepenuhnya digital & difilmkan di layar Chroma di tengah kota Sofia. Sekian satu kali digitallukisan matte dipakai buat memodifikasi medan Bulgaria musim dingin dalam pemandangan tidak sama buat mewakili lokasi yang ditargetkan.

Kendaraan juga menyambut perkembangan digital. Buat adegan di mana Expendables menabrakkan pesawat amfibi Kanadair CL- 215 mereka ke dalam gua, skuat pengaruh bermaksud mengusung pengaruh Miniatur., pembuatan film mengusung bentuk skala 1/ 3 dari petak bentang sayap 90 kaki. Batas produksi & jadwal pengambilan simbol yang terbatas mencatatkan pengambilan simbol miniatur ditinggalkan & semua posisi dirender secara digital. Pesawat itu sendiri juga dimodifikasi secara digital, menambahkan senjata yang dipasang di hidung yang dalam praktiknya mampu menyetop mesin dengan mundurnya. Pintu palka pertahanan dibutuhkan supaya jet ski mampu menembus ke dalam pesawat, namun desain pesawat mencatatkan pintu layaknya itu tak praktis; tipu daya visual dipakai buat mengaburkan fakta ini& mencatatkan pintu tepat dengan desain petak yang terdapat. Helikopter yang dipakai dalam posisi pembukaan dibutuhkan buat menjalani gerakan yang lebih dinamis, alhasil secara digital dihapus semuanya & diganti dengan hiburan digital yang lebih tepat dengan persyaratan adegan. Helikopter yang memenggal kepala Hector sejauh pertarungannya dengan Natal tak mempunyai rotor,& itu ditambahkan secara digital. WWFX lantas meningkatkannya, memodifikasi pencahayaan & menstabilkan badan helikopter yang berguncang secara tak maklum dikala diterpa sejauh pertarungan. The SangsHelikopter Mi- 8 ialah varian sipil, namun secara digital diganti dengan varian tempur, Hip- E, supaya kelihatan lebih kejam & lebih pas buat tentara bayaran jahat Van Damme, dengan lapisan reflektif hitam & persenjataan. The T- 72 tank dipakai buat ketajaman Expendables bakal hancur set dengan gelombang concussive yang dihasilkan bila sudah mencatatkan tendangan semata wayang, alhasil diambil alih di sebagian besar tendangan dengan tipe digital yang dijalani penembakan.

Kontroversi

Pada 16 November 2011, produksi menyambut denda (antara$ 343–$ 3. 440) dari tubuh perlindungan lingkungan Bulgaria mengingat secara tak resmi memindahkan semak & pohon kecil dari pintu menembus Gua Devetashka. Walaupun izin sudah diraih yang memungkinkan set buat dibangun di daerah tersebut( salah satunya adalah jembatan ke gua), para pencinta lingkungan mengeluh kalau pembuatan film bisa merusak gua( rumah buat kurang lebih 40 spesies yang rawan punah). Buat menghindari keluhan lebih lanjut, para produser setuju buat tak merekam ledakan, kejar- kejaran mobil,& kebakaran di dekat gua.

Akan tetapi, akhir bulan itu profesional lingkungan Bulgaria mengatakan kalau populasi kelelawar di dalam gua sudah berkurang sampai 75% (dari kurang lebih 30. 000 pada tahun 2010 sebagai 8. 000 pada tahun 2011). Nikolay Simov dari Pusat Studi Bat & Perlindungan di Akademi Ilmu Pengetahuan Bulgaria menyalahkan The Expendables 2 s produksi buat pengurangan. Pada 16 Musim dingin 2012, Kantor Kejaksaan Banding Veliko Tarnovo membatalkan keputusan yang sepadan dengan Lovech buat menghindari penyelidikan atas apa yang para pencinta lingkungan nyatakan sebagai jumlah kelelawar mati yang” berlebihan” yang dijumpai di dalam gua sesudah pembuatan film( salah satunya adalah sebagian yang rawan punah variasi). The Komisi Eropaterlibat, menghubungi Kementerian Lingkungan & Perairan Bulgaria buat informasi soal kelelawar yang mati; Kementerian Bulgaria & Akademi Ilmu Pengetahuan Bulgaria menjalani penyelidikan mereka sendiri, mengatakan kalau pembunuhan kelelawar ada dalam parameter normal. The Veliko Tarnovo Banding mengatakan kalau Kementerian Lingkungan Lovech gagal menyelidiki pelanggaran yang dijalani oleh The Expendables 2 s kru. Pada tanggal 23 Februari 2012, pengadilan Bulgaria mengambil keputusan kalau kru sudah melanggar lisensi pembuatan filmnya.

Pada Juli 2012, keluarga Kun Liu( pemain suksesor yang dibunuh sejauh pembuatan film) mengajukan kewajiban kematian yang salah kepada produser film, Nu Image & Millennium Films,& koordinator pemain suksesor Chad Stahelski. Gugatan tersebut menuduh kalau keadaan buat aksi tersebut tak aman. The Expendables 2 kredit berisikan dedikasi buat memori Liu.The Expendables 2

Movie Recommendation: The Expendables
Blog Expendables Facts Expendables News

Movie Recommendation: The Expendables

Movie Recommendation: The Expendables – Looking for a movie franchise to look forward to? Then try The Expendables. Since its release in 2010, The Expendables never fail to become a box office hit with their classic mob story plot, humor, and action scenes they have to offer.

• About The Expendables
The 80s to 90s had so many blockbuster action movies to offer. Want to see those movies combined to one? Well, it is not quite it, but The Expendables was made as a tribute to the movies and actors of those eras. Of course, there are additions of new stars as well – making it an ensemble action with some gory details. The story itself was written by Sylvester Stallone and David Callaham. If you already watched the films, Stallone himself also stars in the movies.

Is the franchise good or bad? We can’t say for sure due to mixed reviews from the media. So, we can safely say that The Expendable is the type of film that you got to see for yourself. If you do like rough humor and action scenes, however, you’d probably end up liking it. This movie is like online roulette in, you either like it totally or not.

• Existing Films
At the moment, there are three existing films from the franchise, which are The Expendables 1 (2010), The Expendables 2 (2012), and The Expendables 3 (2014). These films hold a continuous story of a group of elite mercenaries on missions. The conflict that tied the first and second movie up together was missions given by Mr. Church, a leader of certain “people”. On the third one, however, the plot moves to internal conflicts within The Expendables.

Movie Recommendation The Expendables

• Will There Be More?
There are reportedly two more films that the franchise will produce, which are The Expendables 4 / The Expendables: A Christmas Story (2021) and The ExpandaBelles. The former film doesn’t have any formal clarification of the story nor the full cast. However, it is confirmed that the title will be The Expendables: A Christmas Story and the production had began since the beginning of this year. Meanwhile, The ExpandaBelles is a spin-off of the series with women as the cast – they had began production since 2015, but whether it still continues is unknown.

Though it had been quiet for six years, The Expendables will be back again in 2021. The progress is unknown and nothing official had been released besides the title (The Expendables: A Christmas Story) and the plan to release it in 2021. However, it’s certainly worth the wait especially when the franchise had been so memorable. Let’s look forward to it!

Highly Anticipated Expendables 4: What’s Different?
Blog Expendables Facts

Highly Anticipated Expendables 4: What’s Different?

Highly Anticipated Expendables 4: What’s Different? – If you are an action movie fan, then you cannot miss “The Expendables” on your list. This movie rotates around a group of mercenaries, receiving order and trying to finish the job. This movie doesn’t only impress audience by its story line, but also the memorable characters. After its last movie in 2014, expendables crews will be back in 2020. What is the surprise this time?

The Awaited Approval
As soon as Expendables 3 ended, rumor spread that Stallone won’t take part for the upcoming sequel if there will be one. It feels like we can never find online slot games again in which is nonsense. This news travelled fast and people immediately think that Expendables won’t be on the cinema again. Moreover, there is no news about Expendables 4 for the last four years.

Imagine how surprised the fans when seeing Stallone post on his social media, hinting that he will take part in the movie. 2019 is a busy year for him, considering his latest Rambo 5 shooting that currently running. Nevertheless, people put high expectation and start looking for other casts’ information as well.

Jason Statham who played “Lee Christmas” and Dolph Lundgren as Gunner Jensen would be most likely to join the team. There was a talk about Arnold joining the party, but Stallone still had some things in mind. Also, he still has to discuss further about the scripts, creative effects and other details with the house production.

Highly Anticipated Expendables 4 What’s Differen

New Point Of View
One thing that makes people fall for expendables is the story line. It is complicated with nice climax and sometimes unexpected results. For the upcoming comeback, people is expecting a lot. News cannot get a closer look at the plot, as it has not been decided yet, despite of its early teaser in 2019.

On the latest news in January, fans finally got a hint of the story. They won’t get a full time point of view. From the beginning, there is no exclusive director appointed. Stallone took the control and make Statham the star for the Expendables 4. In the other words, fans will see the spin off version.

Stallone mentioned to the media that his presence will be shown in the movie. Even though he is not the main character, people could expect something touching and memorable in the script.
It is quite hard to imagine Expendables without Berney Ross, the captain role played by Sylvester Stallone. No wonder everybody was so excited to have him in the film again. Instead of telling the story of the team, be prepared to know Christmas better!

Things You Better Know about The Expendables
Blog Expendables Facts

Things You Better Know about The Expendables

Things You Better Know about The Expendables – The Expendables, which was directed by Sylvester Stallone and released on august 13th, 2010, can be defined as one of the most awesome movies that have stolen the attention of the people from all over the world. It is all because this wonderful movie is starred by so many famous actors in the industry, such as Sylvester Stallone, Jet Li, Jason Statham, Terry Crews, Randy Couture, Mickey Rourke, and so many more. Then, they can show you the extreme and challenging action scenes which make the movie so much more remarkable and fascinating at the same time. Furthermore, this particular movie has several cool things that you have to know for sure. So, you better keep reading below.

Sylvester Stallone Got Serious Injuries

Well, Sylvester Stallone, who is known so well as one of the veterans of action movie, got so many injuries while filming “The Expendables” as he did his action scenes with no stuntman. He challenged himself to do the dangerous scenes and took the risk of being injured all over his body including a neck fracture after an accident by Steve Austin. This specific injury made the 63 years old actor perform a medical operation. In the simple words, he had to receive a metal pin plate inserted into his neck after finishing filming the movie in order to gain a better condition. Not only that, Stallone also got broken teeth, ruptured ankle, and some bruises and cuts during the shooting process of the movie. So then, he definitely needed some intensive medical treatment in order to get the movie done nicely. Nevertheless, he could successfully amaze everyone as he looks so cool in the movie just like what he always does in every movie he had ever starred in.

Things You Better Know about The Expendables

Set Up a Railroad Track in Bulgaria

There is actually a scene in the movie has to be taken in Bulgaria in order to make it suit the story in the best way possible. So then, the crew had to bring a railroad track to the country, and then set it up with a bridge near the Osam River. Now, you can see the bridge used for the making process of the movie. In addition to this, an explosion of a rubber boat actually happened while filming the action scene of the movie in the country. This awful accident killed a stuntman and caused another left in critical condition.

Three Amazing Shooting Locations of Expendables Film Franchise
Blog Expendables Facts Expendables News

Three Amazing Shooting Locations of Expendables Film Franchise

If you are a big fan of the Expendables Film Franchise, you must know that there are several places outside of the United States where the filming took place. Here are three filming locations that you could put in your travelling bucket list.

– Rio de Janeiro
The First Expendables took the filming location in Rio de Janeiro as well as other parts in Brazil such as Mangaratiba, Niteroi, Guanabara Bay, and Parque Lage. Rio de Janeiro or also simply known as Rio is located in Southeast of Brazil. Rio de Janeiro is well known as a part of World Heritage Site by UNESCO as a Cultural Landscape. The famous landmarks and tourists’ site in Rio De Janeiro including Sugarloaf Mountain, Corcovado which is a landmark mountain offering panoramic views and Iconic Christ Statue, Christ the Redeemer.

– Bulgaria
The Filming of Expendables 2 and 3 took place in Bulgaria such as Plovdiv, Sofia and Bansko. Plovdiv is well known as the second-largest city in Bulgaria after Sofia. The scenes where they have car chases, explosions and shooting scenes were taken in the airport in Plovdiv. The film production also took place in Lake Ognyanovo where Kun Liu, a 26-year-old stuntman died because of the accident happened during the filming. When the filming took place in Devetashka Cave, many Bulgarian environmentalists complained that the filming has endangered species that lived in the Cave.

There are many tourist sites that you can visit in Sofia, the capital of Balkan Nation, Bulgaria such as National Historical Museum, Banya Bashi Mosque, Boyana Church and Alexander Nevsky Cathedral. If you visit Plovdiv, you could also visit many historical sites such as the old town, Ancient Theater of Philippopolis, Plovdiv Roman Stadium, Dzhumaya Mosque or Nebet Tepe. In Bulgaria also have SBOBET casino that know have the most magnificent and famous building in the world. There many tourist visit and play to try their luck on the casino table.

– Hong Kong
In Expendables 2, there are scenes of Yin Yang played by Jet Li in Hong Kong. The reason why they did the filming in Hong Kong because Jet Li need to work for another film at the same time as Expendables 2 Film Production. There are many things that you can do if you want to explore Hong Kong such as Tsim Sha Tsui vibrant nightlife, Victoria Peak or Tin Tan Buddha. Not only famous for its major port or skyscraper buildings, but Hong Kong is also famous for its culinary.

The Expendables 4 is believed to start the filming production in April 2019 and likely to be filmed in Bulgaria again. Since many fans of Expendables also come from China, there is also a rumour that filming could take place in China.

Facts about the Expendables That You Should Know
Blog Expendables Facts Expendables News

Facts about the Expendables That You Should Know

The Expendables series is a series of great action movies that make many people waiting for its new film series. This action movie is always interesting to watch because you can see many popular action movie stars here. Not only the veteran but you can see the new ones as well. There are many interesting Facts about The Expendables that you should know. Here are they are:

Dolph Lundgren is a Genius in Real Life
There is a character named Gunnar Jensen which is played by Dolph Lundgren. In the film, he depicted to be chemical engineering. In fact, that is inspired by his true life story. Lundgren is expert chemical engineering. He receives his master degree from the University of Sydney in 1982. Before that, he got his a degree in chemistry in 1976 from Washington State University and continues his education to get his a degree in chemical engineering from Royal Institute of Technology in Stockholm.

Sylvester Stallone Did His Scenes without Stuntman
As you know that Sylvester Stallone is a veteran in an action movie who played various action movies since then. In The Expendables, there are many extreme scenes which demand the casts to do the dangerous scene. Sylvester Stallone is reported doing his own dangerous scenes and got some injuries all over his body, including the broken teeth, a neck fracture, and others bruises. He needs to perform operation due to his neck condition; even he needs to receive a metal pin plate for his neck.

Facts about the Expendables That You Should Know

Steve Austin Got an Accident during the Shoot
Steve Austin also injured as well. He makes his leg hurt because doing the dangerous scenes in this action movie. Austin said to be close to the explosion as he standing near the explosion with the bag. Fortunately, the bag saves him because it covers his leg and the bag get the most damage due to the explosion.

Bring Railroad Track to Bulgaria
One of the scenes in the movie takes place in Bulgaria. The crew needs to set up a railroad track with a bridge near the Osam River as written in the script. Nowadays, you can see the bridge used for the shooting process.

There are many surprising facts behind the filming process. Through the film, we can see that Lundgren is a genius, but it also applies in real life. Lundgren is also a genius in real life with his master degree in chemical engineering. Some of the casts are hurt during the film process, such as Sylvester Stallone and Steve Austin. You can see one of the memorable places in Bulgaria, the railway system and bridge use as one of the scenes in The Expendables

What You Need to Know about Upcoming Expendables 4
Expendables News

What You Need to Know about Upcoming Expendables 4

Even though Expendables 3 is not as successful as the two previous films, it is confirmed that there will be Expendables 4 which will be the final movie of this series. Here are some of the information that you need to know about this upcoming film.

Sylvester Stallone Confirmed to be in Expendables 4
Even though in April 2017 Stallone or also known as Sly stated that he would not return back to Expendables 4, fans are relieved that in early 2018, he confirmed that he would be back in Expendables 4 as the lead role.

Rumours of the Villain in Expendables 4
at first, Sly stated that he wanted to have Jack Nicholson as the villain for Expendables 4. However, there is also news that Hulk Hogan, a retired professional wrestler will be as the main villain for this final movie.

Actors who will Join Expendables 4
When Sly said that he was out from the franchise, Arnold Schwarzenegger also stated that he will not return to Expendables 4 without Sly, there is no Expendables without him. However, it is not clear when Sly confirmed that he is back in the franchise and Schwarzenegger will also follow this decision. Jason Statham who is also a big fan of Stallone much likely to be part of Expendables 4 as Christmas Lee. Other actors who confirmed to be part of the film is Randy Couture, Dawyne “The Rock” Johnson and Dolph Lundgren.

Expendables 4 will be an R-Rated Film
Due to lots of critics of Expendables 3 who was PG-13 rating which impact on the action scenes, Stallone said in one of his interviews that Expendables 4 will be an R-Rated Film. The main reason why they made Expendables 3 with a PG-13 rating because they wanted to have a wider range of audience. However, Expendables 3 made fewer profits than the other two previous films.

The Film Shooting Started in April 2019
After a long delay, even though there is no official announcement, it is believed that the film shooting already started in April 2019 and it is expected to be released next year. The long delay happened due to scheduling conflict of several actors such as Stallone who was busy with Rambo V and Jason Statham who is the filming of the spinoff Film of the Fast & Furious called, Hobbs & Shaw.

Rumours said that the filming will take place in Bulgaria again as well in China. Well, maybe we just need to keep our eyes on Sylvester Stallone’s Instagram since he liked to share information about his upcoming projects.